Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Commerce » ByteDance Bangun Megaproyek Data Center Rp700 Triliun di Brasil

ByteDance Bangun Megaproyek Data Center Rp700 Triliun di Brasil

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 90
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Brasil – Kebutuhan ruang komputasi untuk kecerdasan buatan (AI) dan layanan digital global benar-benar telah mengubah peta infrastruktur dunia. ByteDance, raksasa teknologi di balik aplikasi TikTok, dilaporkan menjadi klien utama dalam megaproyek kompleks pusat data (data center) raksasa yang berlokasi di Ceará, Brasil.

Melansir laporan Bloomberg Línea, Senin (6/7/2026), ratusan pekerja saat ini sudah dikerahkan untuk membangun fasilitas masif tersebut di kawasan Pecém. Nilai investasinya pun tidak main-main, diperkirakan menembus R$200 miliar atau sekitar US$39 miliar.

Jika dikonversikan menggunakan kurs JISDOR Bank Indonesia saat ini (sekitar Rp17.960 per US$1), angka fantastis tersebut setara dengan Rp700,4 triliun! Sebagai gambaran, nilai investasi satu proyek ini saja sudah jauh melampaui anggaran pembangunan seluruh infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) tahap awal di Indonesia.

Gandeng Raksasa Investasi dan Energi

Dalam eksekusinya, ByteDance tidak membangun fasilitas ini seorang diri. Proyek raksasa ini dikembangkan oleh Omnia, platform data center milik perusahaan manajemen aset Pátria Investments.

Menjalankan data center skala raksasa tentu membutuhkan pasokan listrik yang luar biasa besar. Melansir laporan Reuters, Omnia telah meneken kontrak pasokan energi jangka panjang selama 20 tahun senilai US$2 miliar (sekitar Rp35,9 triliun) dengan Casa dos Ventos. Listrik inilah yang nantinya akan menghidupkan seluruh mesin komputasi yang disewa oleh ByteDance.

Proyek di Ceará ini diproyeksikan akan menjadi fasilitas data center terbesar milik ByteDance di luar China. Kapasitas awalnya dirancang sebesar 200 megawatt (MW) dan memiliki potensi skalabilitas hingga mencapai 1 gigawatt (GW). Jika berjalan sesuai rencana, gedung data center pertama ditargetkan mulai beroperasi pada akhir tahun 2027.

Pembangunan fisik pun sudah berjalan di lapangan. Wellysson Costa, kepala konstruksi untuk Omnia, menggambarkan bagaimana masifnya transformasi lahan di area tersebut.

“Aqui era tudo mato (Dulu area ini semuanya hanyalah semak-semak),” ujarnya kepada Bloomberg Línea.

Fokus pada Ekspor Data dan Isu Lingkungan

Langkah Brasil meluncurkan proyek ini terbilang unik. Berbeda dengan pusat data konvensional yang menyasar pengguna domestik, fasilitas ini dirancang khusus untuk pasar internasional.

“Ini akan menjadi data center pertama yang berfokus pada ekspor data di negara ini,” ungkap CEO Omnia, Rodrigo Abreu, dalam laporannya kepada Reuters.

Namun, proyek skala gigawatt seperti ini tidak lepas dari sorotan tajam. Kendati Omnia mengklaim proyek ini sudah mengantongi lisensi resmi dan akan menerapkan sistem pemakaian air seminimal mungkin (minimal water use), gelombang kekhawatiran dari kelompok aktivis lingkungan tetap muncul, terutama terkait dampak jangka panjang penggunaan air bumi terhadap komunitas adat di sekitar wilayah Caucaia.

Pada akhirnya, proyek bernilai Rp700,4 triliun di Ceará ini membawa pesan kuat bagi industri teknologi dunia. Kebutuhan komputasi berskala masif untuk algoritma AI tidak lagi bisa ditampung oleh pusat-pusat data tradisional di Amerika Serikat, China, atau Eropa Barat saja.

Industri kini mulai bergerak keluar, mencari wilayah baru yang menawarkan ketersediaan lahan luas dan pasokan energi hijau melimpah. Indonesia, dengan potensi energi terbarukan dan pasar digitalnya yang sangat agresif, jelas memiliki peluang besar untuk mengambil peran serupa di panggung global.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Lipa Samsung TV ok

    Wajahnya Muncul di Kardus TV, Dua Lipa Gugat Samsung US$15 Juta

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Bintang pop global, Dua Lipa, baru saja melayangkan gugatan fantastis sebesar US$15 juta (sekitar Rp240 miliar) terhadap Samsung Electronics. Menariknya, pemicu perselisihan ini bukanlah kampanye iklan besar yang gagal, melainkan kemunculan wajah sang penyanyi pada kemasan fisik televisi Samsung. Gugatan yang diajukan pada 8 Mei 2026 di pengadilan federal California ini menyeret […]

  • Oppo Reno 16 Pro

    OPPO Reno16 Pro dan Reno16 Go Resmi Meluncur dengan Kamera Utama 200 MP

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Teknoloji, Shenzhen – Seolah tidak ingin kehilangan momentum di pasar kelas menengah atas (mid-range premium), OPPO secara resmi mengumumkan kehadiran duo jagoan terbarunya: OPPO Reno16 Pro dan Reno16 Go. Langkah ini menjadi lompatan yang sangat agresif bagi OPPO. Bukan sekadar penyegaran eksterior biasa, daya tarik utama yang dibawa oleh kedua perangkat ini terletak pada konfigurasi kamera […]

  • Infinix XBOOK 15

    Infinix XBOOK 15 Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai dari Rp7 Jutaan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Infinix kembali bermanuver di pasar laptop Tanah Air. Kali ini, mereka memperkenalkan Infinix XBOOK 15, sebuah perangkat yang dirancang spesifik untuk menjawab kebutuhan produktivitas harian—mulai dari mengerjakan tugas kuliah, rapat online, hingga presentasi bisnis—tanpa harus menguras tabungan. Laptop ini hadir sebagai jawaban bagi pengguna yang mendambakan layar luas dan performa mumpuni dalam […]

  • Lazada Nestle AI LazzieCHat

    Lazada dan Nestlé Hadirkan Asisten AI LazzieChat di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Pernahkah kamu merasa bingung saat memilih produk nutrisi di aplikasi belanja? Deskripsi yang panjang dan istilah medis yang rumit sering kali membuat kita ragu. Memahami dilema ini, Lazada kembali berkolaborasi dengan Nestlé dalam ajang Regional Super Brand Day 2026 yang digelar serentak pada 23 April di lima negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. […]

  • Apple Ultra

    Jelang Era Ultra, Apple Siapkan iPhone Fold dan MacBook Layar Sentuh

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Jika kamu mengira label “Pro Max” adalah kasta tertinggi di ekosistem Apple, sebaiknya mulailah bersiap untuk standar baru yang lebih prestisius. Raksasa teknologi asal Cupertino dikabarkan tengah menyusun strategi branding ultra-premium yang akan menjadi identitas baru bagi jajaran produk tercanggih mereka. Dalam dua belas bulan ke depan, Apple diprediksi akan memperkenalkan dua […]

  • Anbernic RG G01 lead

    Anbernic RG G01: Controller Gaming dengan Sensor Detak Jantung

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Teknoloji, Shenzhen – Nama Anbernic selama ini identik dengan konsol retro handheld. Brand ini dikenal rajin merilis perangkat emulator bergaya Game Boy yang menyasar penggemar game klasik. Namun kali ini, Anbernic mengambil langkah yang cukup mengejutkan lewat RG G01, sebuah controller nirkabel yang dibekali fitur tak biasa: sensor detak jantung bawaan. Di tengah pasar controller […]

expand_less