Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Gadget » Penjualan Drone Dilarang, DJI Langsung Babak Belur

Penjualan Drone Dilarang, DJI Langsung Babak Belur

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Washington – Kabar burung yang selama ini beredar akhirnya kejadian juga. Pemerintah Amerika Serikat resmi mengetok palu larangan terhadap drone buatan luar negeri.

Tapi tunggu dulu, ini bukan serangan khusus ke satu merek saja. Aturan baru ini ternyata menyapu rata semua drone dan komponen buatan asing. Meskipun begitu, tak bisa dipungkiri kalau DJI, sebagai penguasa pasar drone konsumen adalah pihak yang paling “babak belur” gara-gara aturan ini.

Menurut Federal Communications Commission (FCC), keputusan berat ini diambil setelah berdiskusi dengan berbagai badan keamanan. Kesimpulannya? Drone buatan luar negeri beserta komponen-komponen kritis di dalamnya dianggap membawa risiko yang “tidak dapat diterima” bagi keamanan nasional Amerika Serikat.

Singkatnya, Paman Sam takut dimata-matai atau disabotase lewat “mata-mata terbang” ini. Segitu paranoid kah pemerintah setempat?

Nasib Pemilik Drone Saat Ini (Jangan Panik Dulu!)

Nah, ini bagian terpenting buat kamu yang hobi menerbangkan drone. Apakah drone kamu tiba-tiba jadi barang ilegal? Jawabannya: Tidak.

Aturan ini hanya berlaku untuk model baru dan penjualan di masa depan.

  1. Sudah punya drone asing? Aman. Kamu masih bebas menerbangkannya.
  2. Stok di toko? Aman. Retailer masih boleh menghabiskan stok model lama yang sertifikasinya sudah disetujui FCC sebelumnya.

Larangan ini secara spesifik menargetkan model-model anyar yang belum rilis atau belum dapat izin. Meski begitu, celah kecil masih dibuka. Departemen Pertahanan atau Keamanan Dalam Negeri AS (Homeland Security) bisa memberikan “lampu hijau” atau pengecualian untuk model-model tertentu di masa depan jika dianggap aman.

DJI Mengamuk: “Ini Cuma Proteksionisme!”

Tentu saja, DJI tidak tinggal diam melihat pasar terbesarnya digembosi. Dalam pernyataannya, raksasa teknologi asal China ini membela diri.

Mereka mengklaim bahwa produk mereka adalah “salah satu yang paling aman di pasar,” dan hal ini didukung oleh tinjauan bertahun-tahun baik oleh lembaga pemerintah AS maupun pihak ketiga independen.

DJI juga menembakkan serangan balik dengan menyebut bahwa kekhawatiran soal keamanan data ini “tidak berdasar bukti”. Menurut mereka, langkah AS ini murni tindakan proteksionisme dagang alias upaya mematikan persaingan pasar bebas, bukan soal keamanan.

Jadi, buat para pilot drone, mari kita pantau terus apakah drama teknologi vs geopolitik ini akan merembet ke negara lain atau hanya panas di Amerika saja.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • digitalisasi bansos ilustrasi orang

    Langkah Mudah dan Aman Cek Status Bansos Secara Online

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta -Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk periode Mei 2026 kini sedang dipacu oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui sistem digital yang lebih terintegrasi. Bagi yang ingin memastikan apakah sudah terdaftar sebagai penerima manfaat seperti PKH atau bantuan sembako, kini prosesnya jauh lebih transparan dan bisa dilakukan secara mandiri. Untuk memastikan bantuan sampai ke tangan yang […]

  • Data Pribadi fintech

    Mengapa Data Pribadi Menjadi Aset Paling Mahal di Industri Fintech?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakarta, Teknoloji – Di era layanan keuangan digital, data pribadi bukan lagi sekadar informasi pendukung, tapi telah menjelma menjadi aset strategis bernilai tinggi. Setiap nama, nomor identitas, riwayat transaksi, lokasi, hingga kebiasaan belanja membentuk profil perilaku dan risiko pengguna. Dari sudut pandang fintech, kumpulan data ini memungkinkan layanan keuangan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan […]

  • Google Chrome

    Update Terbesar dalam Sejarah Chrome: Kini Dilengkapi AI Bawaan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 95
    • 0Komentar

    San Fransisco – Google baru saja merilis pembaruan yang sangat signifikan untuk Chrome. Mereka menyematkan fitur berbasis AI langsung ke dalam browser, menjadikan teknologi ini sebagai bagian inti dari pengalaman berselancar di internet, bukan sekadar fitur tambahan atau ekstensi. Semua fitur baru ini ditenagai oleh model AI andalan Google, Gemini. Berikut adalah beberapa perubahan utamanya: […]

  • Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Kabar gembira buat kamu yang masih ragu beralih ke mobil listrik (EV) karena takut baterai cepat habis atau drop saat cuaca dingin. Sekelompok ilmuwan jenius dari Korea Selatan baru saja mengumumkan terobosan besar. Tim gabungan dari POSTECH, KAIST, dan Gyeongsang National University berhasil mengembangkan teknologi baterai logam lithium “tanpa anoda” (anode-free). Klaimnya […]

  • Kantor Meta

    Meta Resmi Gunakan Foto Pengguna Facebook dan Instagram untuk Latih Model AI Terbaru

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Bagi para pengguna Instagram dan Facebook, setiap foto liburan, potret estetik, hingga unggahan keseharian yang dibagikan ke media sosial ternyata punya fungsi baru. Bukan lagi sekadar untuk mendulang likes, konten-konten tersebut kini resmi menjadi “bahan bakar” mentah untuk melatih kecerdasan buatan (AI) milik Meta. Meta mengumumkan pembaruan kebijakan privasi yang menyatakan bahwa […]

  • Samsung Galaxy S26 series ok

    Samsung Galaxy S26 Series Resmi Meluncur dengan Harga Lebih Mahal

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco – Menjelang ajang Mobile World Congress (MWC), Samsung lebih dulu mencuri perhatian lewat gelaran Galaxy Unpacked di San Francisco. Dalam acara tersebut, perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini memperkenalkan lini terbaru Galaxy S26 yang terdiri dari Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra. Selain tiga smartphone flagship tersebut, Samsung juga mengumumkan Galaxy Buds […]

expand_less