Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gadget » Penjualan Drone Dilarang, DJI Langsung Babak Belur

Penjualan Drone Dilarang, DJI Langsung Babak Belur

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Washington – Kabar burung yang selama ini beredar akhirnya kejadian juga. Pemerintah Amerika Serikat resmi mengetok palu larangan terhadap drone buatan luar negeri.

Tapi tunggu dulu, ini bukan serangan khusus ke satu merek saja. Aturan baru ini ternyata menyapu rata semua drone dan komponen buatan asing. Meskipun begitu, tak bisa dipungkiri kalau DJI, sebagai penguasa pasar drone konsumen adalah pihak yang paling “babak belur” gara-gara aturan ini.

Menurut Federal Communications Commission (FCC), keputusan berat ini diambil setelah berdiskusi dengan berbagai badan keamanan. Kesimpulannya? Drone buatan luar negeri beserta komponen-komponen kritis di dalamnya dianggap membawa risiko yang “tidak dapat diterima” bagi keamanan nasional Amerika Serikat.

Singkatnya, Paman Sam takut dimata-matai atau disabotase lewat “mata-mata terbang” ini. Segitu paranoid kah pemerintah setempat?

Nasib Pemilik Drone Saat Ini (Jangan Panik Dulu!)

Nah, ini bagian terpenting buat kamu yang hobi menerbangkan drone. Apakah drone kamu tiba-tiba jadi barang ilegal? Jawabannya: Tidak.

Aturan ini hanya berlaku untuk model baru dan penjualan di masa depan.

  1. Sudah punya drone asing? Aman. Kamu masih bebas menerbangkannya.
  2. Stok di toko? Aman. Retailer masih boleh menghabiskan stok model lama yang sertifikasinya sudah disetujui FCC sebelumnya.

Larangan ini secara spesifik menargetkan model-model anyar yang belum rilis atau belum dapat izin. Meski begitu, celah kecil masih dibuka. Departemen Pertahanan atau Keamanan Dalam Negeri AS (Homeland Security) bisa memberikan “lampu hijau” atau pengecualian untuk model-model tertentu di masa depan jika dianggap aman.

DJI Mengamuk: “Ini Cuma Proteksionisme!”

Tentu saja, DJI tidak tinggal diam melihat pasar terbesarnya digembosi. Dalam pernyataannya, raksasa teknologi asal China ini membela diri.

Mereka mengklaim bahwa produk mereka adalah “salah satu yang paling aman di pasar,” dan hal ini didukung oleh tinjauan bertahun-tahun baik oleh lembaga pemerintah AS maupun pihak ketiga independen.

DJI juga menembakkan serangan balik dengan menyebut bahwa kekhawatiran soal keamanan data ini “tidak berdasar bukti”. Menurut mereka, langkah AS ini murni tindakan proteksionisme dagang alias upaya mematikan persaingan pasar bebas, bukan soal keamanan.

Jadi, buat para pilot drone, mari kita pantau terus apakah drama teknologi vs geopolitik ini akan merembet ke negara lain atau hanya panas di Amerika saja.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Axios hacker korea utara

    Geger Axios Kena Bajak: Hacker Korea Utara Incar Developer, Apa Dampaknya di Indonesia?

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Ekosistem open source baru saja menerima “alarm” keras. Salah satu library JavaScript paling populer di dunia, Axios, dilaporkan sempat disusupi kode berbahaya oleh peretas yang diduga berafiliasi dengan Korea Utara. Insiden ini bukan masalah sepele, karena Axios adalah “tulang punggung” bagi jutaan aplikasi untuk terhubung ke internet. Kenapa Ini Menakutkan? Bagi kamu […]

  • Data Pribadi fintech

    Mengapa Data Pribadi Menjadi Aset Paling Mahal di Industri Fintech?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Jakarta, Teknoloji – Di era layanan keuangan digital, data pribadi bukan lagi sekadar informasi pendukung, tapi telah menjelma menjadi aset strategis bernilai tinggi. Setiap nama, nomor identitas, riwayat transaksi, lokasi, hingga kebiasaan belanja membentuk profil perilaku dan risiko pengguna. Dari sudut pandang fintech, kumpulan data ini memungkinkan layanan keuangan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan […]

  • Google Chrome

    Update Terbesar dalam Sejarah Chrome: Kini Dilengkapi AI Bawaan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 43
    • 0Komentar

    San Fransisco – Google baru saja merilis pembaruan yang sangat signifikan untuk Chrome. Mereka menyematkan fitur berbasis AI langsung ke dalam browser, menjadikan teknologi ini sebagai bagian inti dari pengalaman berselancar di internet, bukan sekadar fitur tambahan atau ekstensi. Semua fitur baru ini ditenagai oleh model AI andalan Google, Gemini. Berikut adalah beberapa perubahan utamanya: […]

  • Selfix

    Dockcase Selfix: Casing iPhone 17 Pro dengan Layar AMOLED

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco -Biasanya, tugas utama casing HP itu sederhana: menjaga ponsel kesayangan dari goresan atau benturan saat jatuh. Tapi, Dockcase mencoba mendobrak standar itu lewat produk terbarunya, Selfix. Khusus untuk pengguna iPhone 17 Pro, casing ini bukan sekadar pelindung, tapi juga mengubah cara kamu mengambil foto. Selfix menyematkan layar fungsional di bagian belakang bodi, […]

  • airpods charger

    Cara Mengatasi Baterai AirPods yang Mentok di 80%

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Pernah mengalami kejadian yang bikin bingung ini? Kamu sudah meletakkan AirPods di dalam casing pengisi daya selama berjam-jam, tapi saat mau dipakai, indikator baterai Airpods kamu tertahan di angka 80% dan tidak mau naik ke 100%. Tenang, AirPods Anda tidak rusak. Itu bukan bug atau kerusakan baterai, melainkan fitur pintar yang sedang bekerja. Sama seperti […]

  • Discord aplikasi

    Discord Tunda Peluncuran Verifikasi Usia Global Usia Dikritik Pengguna

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Platform komunitas digital Discord resmi menunda peluncuran sistem verifikasi usia secara global setelah menuai kebingungan dan kritik dari pengguna. Dalam pernyataan terbarunya melalui blog resmi, Discord mengakui bahwa mereka “kurang tepat” dalam menjelaskan rencana awal tersebut. Peluncuran global yang semula direncanakan dalam waktu dekat kini diundur hingga paruh kedua 2026. Keputusan ini […]

expand_less