Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gadget » Samsung Galaxy S26 Bisa Terhubung dengan Sinyal Satelit?

Samsung Galaxy S26 Bisa Terhubung dengan Sinyal Satelit?

  • account_circle Fajar Surya
  • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
  • visibility 79
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, San Fransisco – Seri Samsung Galaxy S26 yang diperkirakan akan diperkenalkan dalam waktu dekat mulai menunjukkan petunjuk penting terkait fitur barunya. Seluruh model dalam lini ini, seperti Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra terpantau telah muncul dalam database Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat, sekaligus mengungkap detail awal soal kemampuan konektivitasnya.

Berdasarkan dokumen FCC untuk varian AS yang dilansir dari GSMArena, Kamis (29/1/2026), ketiga model Galaxy S26 tercatat mendukung teknologi Supplemental Coverage from Space (SCS) dan Non-Terrestrial Network (NTN). Kehadiran dua teknologi tersebut menjadi indikasi kuat bahwa Samsung tengah menyiapkan dukungan komunikasi satelit pada generasi flagship terbarunya.

Bisa Kirim Pesan Tanpa Sinyal Seluler

Dengan dukungan SCS dan NTN, Galaxy S26 berpotensi memungkinkan pengguna mengirim dan menerima pesan teks melalui satelit, terutama di wilayah yang tidak terjangkau jaringan seluler konvensional. Konsep ini sejalan dengan pengembangan standar NTN oleh 3GPP, yang memang dirancang untuk menghadirkan konektivitas dasar di area terpencil, kondisi darurat, atau wilayah dengan infrastruktur terbatas.

Meski demikian, fitur komunikasi satelit ini diperkirakan tidak langsung tersedia secara global. Seperti yang terjadi pada beberapa ponsel flagship lain, implementasinya kemungkinan akan dibatasi pada negara atau wilayah tertentu, tergantung regulasi dan dukungan operator setempat.

Konektivitas Lengkap: Wi-Fi 7 hingga UWB

Selain kemampuan satelit, dokumen FCC juga mengonfirmasi bahwa seri Galaxy S26 akan dibekali fitur konektivitas terkini. Ponsel ini tercatat mendukung Wi-Fi 7, yang menawarkan kecepatan lebih tinggi dan latensi lebih rendah dibanding Wi-Fi 6E. Teknologi ini ideal untuk aktivitas berat seperti streaming resolusi tinggi, cloud gaming, hingga transfer data berukuran besar.

Tak hanya itu, Galaxy S26 juga akan membawa Bluetooth Low Energy (LE) untuk efisiensi daya, NFC untuk pembayaran digital dan akses pintar, serta Ultra Wideband (UWB) yang mendukung pelacakan perangkat secara presisi dan fitur ekosistem pintar Samsung.

Potensi Kerja Sama Samsung dan Skylo

Menariknya, muncul indikasi bahwa Samsung kemungkinan akan bermitra dengan Skylo, perusahaan penyedia layanan konektivitas satelit berbasis NTN. Dugaan ini menguat setelah laporan sebelumnya mengaitkan Exynos Modem 5410 dengan dukungan komunikasi satelit.

Skylo sendiri dikenal sebagai salah satu pemain utama dalam layanan NTN yang telah bekerja sama dengan berbagai produsen chipset dan operator global. Jika kolaborasi ini terwujud, Samsung berpeluang menghadirkan layanan pesan dan panggilan darurat via satelit secara lebih luas dan terintegrasi.

Langkah Strategis Galaxy S26 di Pasar Flagship

Kehadiran komunikasi satelit pada Galaxy S26 menandai langkah strategis Samsung dalam memperkuat posisi di pasar smartphone premium. Fitur ini tidak hanya menambah nilai dari sisi teknologi, tetapi juga relevan untuk kebutuhan keselamatan, perjalanan, dan penggunaan di area dengan konektivitas terbatas.

Baca juga: Samsung One UI Jadi Android Skin Favorit Tahun Ini!

Dengan kombinasi dukungan satelit, Wi-Fi 7, dan teknologi konektivitas mutakhir, Galaxy S26 berpotensi menjadi salah satu ponsel flagship paling lengkap yang dirilis Samsung sejauh ini. Tinggal menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui sejauh mana fitur-fitur tersebut akan tersedia bagi pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia.

  • Penulis: Fajar Surya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Data Pribadi fintech

    Mengapa Data Pribadi Menjadi Aset Paling Mahal di Industri Fintech?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, Teknoloji – Di era layanan keuangan digital, data pribadi bukan lagi sekadar informasi pendukung, tapi telah menjelma menjadi aset strategis bernilai tinggi. Setiap nama, nomor identitas, riwayat transaksi, lokasi, hingga kebiasaan belanja membentuk profil perilaku dan risiko pengguna. Dari sudut pandang fintech, kumpulan data ini memungkinkan layanan keuangan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan […]

  • iQOO Z11 5G ok

    Bawa Baterai ‘Monster’ 9,020 mAh, iQOO Z11 5G Siap Masuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Bagi masyarakat urban Indonesia, ketergantungan pada powerbank atau sibuk mencari colokan di kafe sudah menjadi bagian dari rutinitas harian. Fenomena “anxiety baterai lemah” ini tampaknya ditangkap dengan sangat baik oleh iQOO. Brand yang populer dengan performa kencangnya ini baru saja menggebrak pasar global lewat peluncuran iQOO Z11 5G. Bukan sekadar peningkatan minor, […]

  • XLSmart

    XLSMART Resmi Luncurkan XL Ultra 5G+, Hadirkan Layanan 5G yang Merata

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi meluncurkan layanan XL Ultra 5G+ pada hari ini, Jumat (30/1/2026). Peluncuran ini menandai langkah penting dalam pengembangan jaringan 5G di Indonesia, sekaligus menjadi tonggak awal kiprah XLSMART sebagai entitas baru hasil penggabungan XL Axiata, Smartfren, dan Smart Telecom. Berbeda dari pendekatan sebelumnya yang masih bersifat […]

  • Digitalisasi bansos ilustrasi ok

    Digitalisasi Bansos Meluas, Apakah Keamanan Data Masyarakat Sudah Siap?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta, Teknoloji – Pemerintah memperluas proyek percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) pada 2026 ke 41 kabupaten/kota di 25 provinsi. Menariknya, sekitar 78% lokasi piloting berada di luar Pulau Jawa yang diyakini menjadi sebuah langkah strategis untuk memastikan transformasi layanan publik menjangkau wilayah yang selama ini menghadapi tantangan akses dan infrastruktur digital. Perluasan ini menegaskan peran […]

  • Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8

    Samsung Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 Bakal Dibekali Fitur Anti Scam

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Samsung dilaporkan tengah menyiapkan senjata rahasia untuk melawan maraknya telepon penipuan (scam) pada lini foldable terbarunya, yakni Galaxy Z Fold 8, Galaxy Z Flip 8, dan model misterius yang disebut-sebut sebagai “Wide Fold”. Bocoran ini terendus melalui kode di versi beta terbaru aplikasi Phone by Google. Kode tersebut mengindikasikan bahwa fitur Scam Detection […]

  • Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Kabar gembira buat kamu yang masih ragu beralih ke mobil listrik (EV) karena takut baterai cepat habis atau drop saat cuaca dingin. Sekelompok ilmuwan jenius dari Korea Selatan baru saja mengumumkan terobosan besar. Tim gabungan dari POSTECH, KAIST, dan Gyeongsang National University berhasil mengembangkan teknologi baterai logam lithium “tanpa anoda” (anode-free). Klaimnya […]

expand_less