Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Geek » “Bapak Internet” Dunia Vint Cerf Resmi Pensiun dari Google

“Bapak Internet” Dunia Vint Cerf Resmi Pensiun dari Google

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, California – Sebuah era penting dalam sejarah teknologi resmi berganti. Vinton “Vint” Cerf, sosok legendaris yang menyandang gelar Chief Internet Evangelist di Google, memutuskan untuk mundur dari jabatannya setelah lebih dari dua dekade mengabdi.

Melansir laporan dari TechCrunch, Senin (6/7/2026), raksasa teknologi Google telah mengonfirmasi kepergian salah satu figur paling berpengaruh dalam ekosistem digital dunia ini. Adapun kabar mengejutkan ini pertama kali mencuat saat Vint Cerf menghadiri konferensi Open Frontier yang diselenggarakan oleh Laude Institute via panggilan video.

Dalam forum tersebut, Profesor dari UC Berkeley, Dave Patterson, membocorkan bahwa Cerf akan resmi pensiun seminggu dari hari itu, yang langsung disambut riuh tepuk tangan penghormatan dari para peserta.

Mengenal Sang Arsitek Utama “Jalan Tol” Digital

Bagi generasi muda atau pengguna internet awam, nama Vint Cerf mungkin terdengar asing. Namun, tanpa sumbangsihnya, dunia digital yang kita nikmati hari ini, mulai dari scrolling media sosial hingga bekerja via cloud tidak akan pernah ada.

Cerf bergabung dengan Google pada tahun 2005 sebagai Vice President sekaligus Chief Internet Evangelist. Di luar Google, ia adalah salah satu perancang utama TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) bersama Robert Kahn. Protokol inilah yang menjadi fondasi dasar, semacam bahasa universal, yang memungkinkan miliaran komputer dan jaringan berbeda di seluruh dunia bisa saling terhubung satu sama lain.

Berkat jasa besar tersebut, ACM (Association for Computing Machinery) menganugerahi Cerf dan Kahn penghargaan Turing Award pada tahun 2004, sebuah penghargaan yang kerap dijuluki sebagai “Piala Nobel-nya bidang ilmu komputer”. Tak heran jika dunia sepakat menyematkan gelar “Bapak Internet” kepada dirinya.

Warisan Terakhir: Peringatan Kritis untuk Masa Depan AI

Menariknya, menjelang masa pensiunnya, Cerf tidak memilih untuk diam. Ia justru membawa kearifan lokal dari arsitektur internet terbuka untuk menyoroti masa depan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), yang saat ini sedang naik daun.

Dalam panel Open Frontier, Cerf memperingatkan tantangan besar saat teknologi beralih ke model AI Agentic, di mana sistem AI bisa mengambil keputusan dan bertindak sendiri secara mandiri. Menurutnya, kondisi ini akan memaksa terjadinya komposabilitas (composability), serta memicu kebutuhan mendesak akan interoperabilitas dan standardisasi karena jutaan agen AI dari berbagai vendor akan saling berinteraksi.

Ia juga menyoroti risiko penggunaan bahasa natural (bahasa manusia sehari-hari) dalam komunikasi antar-mesin AI yang dinilainya kurang presisi.

“Komunikasi antar-agen AI menggunakan bahasa natural bisa menjadi sesuatu yang mengerikan (kind of terrifying) jika pesan yang telah disepakati justru berubah makna saat diteruskan dari satu agen ke agen lainnya,” cetus Vint Cerf memberikan peringatan.

Mundurnya Vint Cerf dari Google bukan sekadar berita pergantian kepemimpinan korporat biasa. Ini adalah momen refleksi bagi industri teknologi global.

Langkah pensiun sang legenda seolah mengingatkan kita pada visi awal pembuatan internet: sebuah sistem terbuka membutuhkan aturan main bersama agar bisa terus tumbuh subur secara adil, tanpa dikunci atau dimonopoli oleh segelintir pihak. Sebuah pekerjaan rumah besar yang kini diwariskan kepada generasi pengembang teknologi berikutnya, termasuk para inovator muda di Indonesia.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsung Galaxy S26 Ultra camera ok

    Samsung Galaxy S27 Ultra Baterainya Naik Kelas Jadi 5.800 mAh?

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Perbincangan hangat mengenai lini flagship masa depan Samsung mulai memanas. Kali ini, Samsung Galaxy Z Fold8 dan Flip8 bukan lagi satu-satunya yang mencuri perhatian; lini konvensional premium Samsung Galaxy S27 Ultra dilaporkan kembali masuk ke dalam pusaran rumor terkait komponen vitalnya, yaitu kapasitas daya tahan baterai. Laporan terbaru dari Gizmochina, yang mengutip […]

  • Instagram Tips

    Ini Cara Reset Algoritma Instagram Biar Feed Segar Lagi!

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Pernah nggak sih mengalami kejadian menyebalkan ini: Kamu cuma iseng nonton satu video joget-joget random, eh tiba-tiba besoknya isi tab Reels dan Explore kamu penuh dengan video serupa? Atau mungkin kamu habis meminjamkan HP ke keponakan, dan sekarang feed Instagram kamu malah dibanjiri konten game yang nggak kamu mengerti? Tenang, kamu nggak sendirian. Algoritma Instagram […]

  • Ford Renault

    Ford Gandeng Renault untuk Bikin Mobil Listrik Murah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Paris – Persaingan pasar mobil listrik (EV) di Eropa makin panas, terutama dengan gempuran merek-merek Tiongkok yang menawarkan harga miring. Merespons hal ini, dua raksasa otomotif, Ford dan Renault, memutuskan untuk berhenti saling sikut dan justru bergandengan tangan. Keduanya baru saja resmi meneken kerja sama strategis untuk memproduksi mobil listrik yang lebih terjangkau dan praktis, […]

  • poco-x8-pro-max-etc-kv

    Jelang Peluncuran Poco X8 Pro, Poco Sindir Samsung

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Teknoloji, India – Hari ini Samsung resmi memperkenalkan Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra. Namun peluncuran tersebut rupanya tidak luput dari perhatian kompetitor. Brand asal Tiongkok, Poco, langsung merespons dengan unggahan bernada sindiran di platform X, Rabu (25/2/2026). Sindiran tersebut menyasar kampanye Samsung yang menyebut lini terbarunya bukan lagi sekadar smartphone, melainkan “AI phone”. Poco […]

  • Speaker OpenAI ChatGPT

    Bukan Kacamata Pintar, Perangkat Hardware Pertama OpenAI Ternyata Sebuah Speaker!

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Jagat teknologi sempat dibuat penasaran selama berbulan-bulan tentang wujud perangkat keras (hardware) pertama yang sedang digarap oleh OpenAI. Banyak yang berspekulasi bahwa sang kreator ChatGPT akan merilis kacamata pintar (smart glasses) penantang Meta, atau bahkan ponsel pintar berbasis kecerdasan buatan (AI-native smartphone). Namun, rumor terbaru justru mengungkap arah yang berbeda. Berdasarkan laporan […]

  • Infinix XBOOK 15

    Infinix XBOOK 15 Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai dari Rp7 Jutaan

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Infinix kembali bermanuver di pasar laptop Tanah Air. Kali ini, mereka memperkenalkan Infinix XBOOK 15, sebuah perangkat yang dirancang spesifik untuk menjawab kebutuhan produktivitas harian—mulai dari mengerjakan tugas kuliah, rapat online, hingga presentasi bisnis—tanpa harus menguras tabungan. Laptop ini hadir sebagai jawaban bagi pengguna yang mendambakan layar luas dan performa mumpuni dalam […]

expand_less