Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Automotive » Ford Gandeng Renault untuk Bikin Mobil Listrik Murah

Ford Gandeng Renault untuk Bikin Mobil Listrik Murah

  • account_circle Fajar Surya
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Paris – Persaingan pasar mobil listrik (EV) di Eropa makin panas, terutama dengan gempuran merek-merek Tiongkok yang menawarkan harga miring. Merespons hal ini, dua raksasa otomotif, Ford dan Renault, memutuskan untuk berhenti saling sikut dan justru bergandengan tangan.

Keduanya baru saja resmi meneken kerja sama strategis untuk memproduksi mobil listrik yang lebih terjangkau dan praktis, khusus untuk pasar Benua Biru.

Pembagian Tugas: Mesin Renault, Rasa Ford

Skema kerja samanya cukup menarik. Renault akan memproduksi dua model mobil listrik baru untuk Ford menggunakan platform EV Ampere milik mereka. Produksinya sendiri akan dilakukan di pusat ElectriCity Renault di Prancis utara.

Lantas, apa peran Ford? Ford akan bertanggung jawab penuh pada sektor desain, tuning performa, dan memastikan “rasa” berkendaranya tetap khas Ford. Jadi, meskipun “tulangnya” buatan Renault, “jiwanya” tetap Ford.

Mengapa Harus Kolaborasi?

Langkah ini bisa dibilang sebagai taktik “survival” atau bertahan hidup bagi pemain lama (legacy automakers).

  • Bagi Ford: Mereka mendapatkan akses instan ke platform EV yang sudah teruji dan hemat biaya, tanpa harus membakar duit triliunan dan waktu bertahun-tahun untuk riset dari nol.
  • Bagi Renault: Pabrik perakitan mereka akan jadi lebih sibuk dan produktif, yang tentunya bagus untuk bisnis.

Keuntungan Buat Konsumen

Jika Anda mengikuti perkembangan dunia otomotif, kolaborasi ini adalah kabar baik. Konsumen di Eropa berpotensi mendapatkan mobil dengan desain gagah dan karakter mengemudi Ford yang solid, tapi dengan harga yang lebih masuk akal berkat efisiensi produksi Renault. Ini solusi pas bagi mereka yang ingin beralih ke mobil listrik tapi enggan merogoh kocek terlalu dalam.

Selain mobil penumpang, kedua pabrikan ini juga menandatangani Letter of Intent untuk menjajaki pembuatan van listrik komersial. Ini jelas angin segar bagi pelaku bisnis logistik dan armada angkutan.

Kapan Meluncur?

Mobil listrik pertama berlogo Ford hasil “perkawinan” dengan Renault ini diprediksi baru akan mengaspal pada awal 2028.

Bagi pengamat industri (termasuk kita di Indonesia), aliansi ini menunjukkan betapa cepatnya peta industri otomotif berubah. Para pemain besar kini sadar bahwa untuk melawan kompetitor baru yang agresif, kolaborasi lebih menguntungkan daripada kompetisi sendirian.

Jika proyek 2028 ini sukses, bukan tidak mungkin kita akan melihat lebih banyak model hasil kolaborasi antar-pabrikan di masa depan, demi menghadirkan mobil listrik yang makin murah dan canggih ke pasaran.

  • Penulis: Fajar Surya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apple Ultra

    Jelang Era Ultra, Apple Siapkan iPhone Fold dan MacBook Layar Sentuh

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Jika kamu mengira label “Pro Max” adalah kasta tertinggi di ekosistem Apple, sebaiknya mulailah bersiap untuk standar baru yang lebih prestisius. Raksasa teknologi asal Cupertino dikabarkan tengah menyusun strategi branding ultra-premium yang akan menjadi identitas baru bagi jajaran produk tercanggih mereka. Dalam dua belas bulan ke depan, Apple diprediksi akan memperkenalkan dua […]

  • Verifikasi usia Roblox

    Roblox Terapkan Verifikasi Usia di Indonesia, Anak di Bawah 16 Tahun Kini Lebih Terlindungi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Platform game populer Roblox mulai menerapkan sistem verifikasi usia bagi pengguna di bawah 16 tahun di Indonesia. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di ruang digital, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap paparan konten tidak sesuai usia dan penggunaan layar yang berlebihan. Berdasarkan laporan dari Associated Press per hari ini, Selasa […]

  • YouTube Watch Later

    Cara Menghapus Daftar “Watch Later” YouTube Secara Total dengan Aman

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 1.855
    • 0Komentar

    Sama halnya dengan fitur Bookmark di X (Twitter), tombol “Watch Later” YouTube sering kali jadi tempat penampungan digital favorit kita. Niat hati ingin menonton videonya nanti saat senggang, tapi realitanya? Video menumpuk sampai ratusan, bahkan ribuan, dan tidak pernah disentuh sama sekali. Jujur saja, saat daftar itu sudah mencapai angka ribuan, kita pasti sadar bahwa […]

  • Pengguna Claude Code (Ilustrasi: WenHao Yu).

    Bikin Alibaba Was-was, Claude Code Besutan Anthropic Diduga Punya Fitur Deteksi Pengguna di China

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Teknoloji, China – Peta persaingan alat bantu pemrograman berbasis kecerdasan buatan (AI coding tool) kembali memanas. Namun, kali ini sorotan utamanya bukan soal adu kecanggihan fitur, melainkan isu sensitif seputar kedaulatan data dan privasi digital. Alat coding berbasis AI milik Anthropic, Claude Code, mendadak menjadi perbincangan hangat global setelah ditemukannya mekanisme tersembunyi yang dapat menandai […]

  • Ilustrasi game fisik yang tak lagi ada di Playstation (Foto: Istimewa).

    Sony Matikan Kepingan Kaset Game, Gamer PlayStation Siapkan Aksi Boikot Global

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Teknoloji – Kabar kurang menyenangkan datang untuk para kolektor fisik game PlayStation. Rencana Sony untuk menghentikan produksi kepingan kaset game atau cakram fisik pada beberapa tahun mendatang memicu gelombang protes keras dari komunitas gamer di seluruh dunia. Puncaknya, sebuah aksi boikot massal kini tengah digulirkan. Seperti dikutip Teknoloji dari Press Start, Senin (24/8/2026), aksi ini […]

  • Digitalisasi bansos ilustrasi ok

    Digitalisasi Bansos Meluas, Apakah Keamanan Data Masyarakat Sudah Siap?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Jakarta, Teknoloji – Pemerintah memperluas proyek percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) pada 2026 ke 41 kabupaten/kota di 25 provinsi. Menariknya, sekitar 78% lokasi piloting berada di luar Pulau Jawa yang diyakini menjadi sebuah langkah strategis untuk memastikan transformasi layanan publik menjangkau wilayah yang selama ini menghadapi tantangan akses dan infrastruktur digital. Perluasan ini menegaskan peran […]

expand_less