Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Automotive » Ilmuwan Korea Temukan Solusi Baterai Mobil Listrik yang Bisa Terisi Penuh Hanya 12 Menit

Ilmuwan Korea Temukan Solusi Baterai Mobil Listrik yang Bisa Terisi Penuh Hanya 12 Menit

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 54
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Seoul – Sebuah tim peneliti dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) mengklaim telah menemukan solusi untuk salah satu hambatan terbesar mobil listrik (EV): pengisian daya super cepat tanpa mengorbankan keamanan dan usia baterai.

Selama ini, pengembangan baterai lithium-metal yang digadang-gadang sebagai generasi penerus lithium-ion terhambat oleh masalah dendrit. Kenapa?

Dendrit adalah kristal berbentuk jarum yang tumbuh di dalam baterai saat pengisian cepat. Struktur ini dapat memicu korsleting, memperpendek umur baterai, bahkan meningkatkan risiko kebakaran.

Masalah inilah yang membuat banyak baterai lithium-metal masih tertahan di tahap laboratorium.

Lapisan “Pintar” yang Mengatur Pergerakan Ion Lithium

Tim KAIST mengembangkan pendekatan baru dengan menambahkan senyawa thiophene ke dalam elektrolit baterai. Hasilnya adalah lapisan pelindung yang mampu menyesuaikan diri secara dinamis ketika arus listrik tinggi mengalir.

Secara sederhana, mekanisme ini bekerja seperti sistem lalu lintas pintar yang otomatis membuka jalur baru saat kendaraan menumpuk. Ketika ion lithium bergerak, distribusi muatan dalam lapisan tersebut berubah dan menciptakan jalur optimal secara real-time.

Simulasi menunjukkan desain ini mampu mempertahankan pengisian stabil pada arus di atas 8 mA/cm², lebih dari dua kali lipat batas yang biasanya dianggap tinggi dalam industri baterai.

Para peneliti tidak hanya mengandalkan model komputer. Mereka menggunakan teknik in-situ atomic force microscopy untuk mengamati proses pengisian pada skala nanometer secara langsung.

Hasilnya menunjukkan bahwa lithium dapat mengendap dan terlepas secara merata, bahkan dalam kondisi beban tinggi. Stabilitas mekanis ini menjadi syarat penting agar teknologi bisa digunakan dalam kondisi berkendara nyata.

Teknologi ini juga kompatibel dengan material katoda umum seperti lithium iron phosphate (LFP) dan lithium nickel-cobalt-manganese oxide (NCM). Artinya, integrasi ke lini produksi baterai EV saat ini berpotensi dilakukan tanpa perubahan total infrastruktur.

Dampaknya bagi Industri Mobil Listrik Global

Jika berhasil diproduksi massal, teknologi ini bisa membuka jalan bagi mobil listrik dengan jarak tempuh sangat panjang sekaligus waktu pengisian hanya sekitar 12 menit.

Saat ini, salah satu hambatan adopsi EV adalah waktu pengisian daya. Meski teknologi fast charging sudah berkembang, rata-rata pengisian hingga 80% masih memakan waktu 20-40 menit, tergantung kapasitas baterai dan infrastruktur.

Dengan stabilitas arus tinggi pada baterai lithium-metal, pengisian ultra-cepat menjadi lebih realistis secara teknis.

Tantangan Berikutnya: Skala Produksi

Meski hasil laboratorium menjanjikan, tahap selanjutnya adalah membuktikan bahwa teknologi ini dapat diproduksi dalam skala industri dengan biaya kompetitif.

Proses transisi dari demonstrasi ilmiah ke produksi massal sering kali menjadi tahap paling krusial dalam inovasi baterai.

Jika pengembangan berjalan lancar, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat mobil listrik dengan pengisian mendekati waktu isi bahan bakar konvensional.

Terobosan dari KAIST ini menjadi salah satu langkah paling menjanjikan dalam upaya menghadirkan mobil listrik ultra-cepat, aman, dan berdaya tahan tinggi di masa depan.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide ok

    Samsung Galaxy Z Fold Wide Tidak Membawa Kamera 200 MP dan Tanpa Telefoto

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Samsung Galaxy Z Fold Wide kembali menjadi bahan pembicaraan. Kali ini, bocoran terbaru menyoroti sektor kamera yang kemungkinan tidak akan semewah Galaxy Z Fold reguler. Seperti dilansir Andriod Authority, Rabu (13/4/2026), perangkat lipat yang belum diumumkan resmi tersebut disebut tidak memakai kamera utama 200 MP, melainkan kamera utama 50 MP dengan bukaan […]

  • iPhone 18 Pro ok

    iPhone 18 Standar Hadir dengan RAM 12GB dan Harga yang Tidak Mahal

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Setelah sempat dibuat ketar-ketir dengan kabar bahwa fitur AI on-device paling canggih milik Apple hanya eksklusif untuk perangkat dengan RAM 12GB, para pemburu iPhone model standar kini bisa bernapas lega. Sebuah bocoran terbaru kembali memperkuat kepastian bahwa Apple akan memberikan peningkatan kapasitas RAM secara merata pada lini iPhone 18 Series yang siap […]

  • Telkomsel Si Cepat

    Telkomsel Luncurkan Paket Internet Khusus Kurir SiCepat

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Bagi seorang kurir ekspedisi, smartphone dan koneksi internet sudah seperti kompas di tengah lautan. Bayangkan saja, mulai dari membuka aplikasi operasional, mengecek peta digital demi mencari alamat yang “nyempil”, hingga menghubungi pelanggan untuk konfirmasi penerimaan barang, semuanya membutuhkan kuota. Sedikit saja gangguan sinyal atau kehabisan paket data, alur pengiriman bisa langsung tersendat. […]

  • Barista Bot Artly

    Secangkir Kopi Bisa Kini Bisa Disajikan Lewat Barista Bot Berbasis AI

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seattle – Bagi sebagian besar penikmat kopi, ritual pergi ke coffee shop bukan sekadar membeli asupan kafein demi mengusir kantuk. Ada seni dan pengalaman (experience) mendalam yang dicari: melihat barista menggiling biji kopi pilihan, mengatur tekanan espresso, memanaskan susu, hingga menuangkan latte art dengan gerakan tangan yang tampak presisi dan personal. Semua keahlian tersebut […]

  • Oppo Find X9 Teaser

    Bocoran Oppo Find X9 Series Muncul, Kamera dan Layar Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Teknoloji, China – Oppo bersiap merilis lini flagship terbarunya pada 21 April mendatang. Dua model yang paling banyak disorot adalah Oppo Find X9 Ultra dan Oppo Find X9s Pro, dengan model Ultra disebut juga akan langsung meluncur ke pasar global pada hari yang sama. Menjelang peluncurannya, bocoran spesifikasi kedua perangkat ini mulai bermunculan dan memberi […]

  • Data Pribadi fintech

    Mengapa Data Pribadi Menjadi Aset Paling Mahal di Industri Fintech?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Jakarta, Teknoloji – Di era layanan keuangan digital, data pribadi bukan lagi sekadar informasi pendukung, tapi telah menjelma menjadi aset strategis bernilai tinggi. Setiap nama, nomor identitas, riwayat transaksi, lokasi, hingga kebiasaan belanja membentuk profil perilaku dan risiko pengguna. Dari sudut pandang fintech, kumpulan data ini memungkinkan layanan keuangan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan […]

expand_less