Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Automotive » Ilmuwan Korea Temukan Solusi Baterai Mobil Listrik yang Bisa Terisi Penuh Hanya 12 Menit

Ilmuwan Korea Temukan Solusi Baterai Mobil Listrik yang Bisa Terisi Penuh Hanya 12 Menit

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Seoul – Sebuah tim peneliti dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) mengklaim telah menemukan solusi untuk salah satu hambatan terbesar mobil listrik (EV): pengisian daya super cepat tanpa mengorbankan keamanan dan usia baterai.

Selama ini, pengembangan baterai lithium-metal yang digadang-gadang sebagai generasi penerus lithium-ion terhambat oleh masalah dendrit. Kenapa?

Dendrit adalah kristal berbentuk jarum yang tumbuh di dalam baterai saat pengisian cepat. Struktur ini dapat memicu korsleting, memperpendek umur baterai, bahkan meningkatkan risiko kebakaran.

Masalah inilah yang membuat banyak baterai lithium-metal masih tertahan di tahap laboratorium.

Lapisan “Pintar” yang Mengatur Pergerakan Ion Lithium

Tim KAIST mengembangkan pendekatan baru dengan menambahkan senyawa thiophene ke dalam elektrolit baterai. Hasilnya adalah lapisan pelindung yang mampu menyesuaikan diri secara dinamis ketika arus listrik tinggi mengalir.

Secara sederhana, mekanisme ini bekerja seperti sistem lalu lintas pintar yang otomatis membuka jalur baru saat kendaraan menumpuk. Ketika ion lithium bergerak, distribusi muatan dalam lapisan tersebut berubah dan menciptakan jalur optimal secara real-time.

Simulasi menunjukkan desain ini mampu mempertahankan pengisian stabil pada arus di atas 8 mA/cm², lebih dari dua kali lipat batas yang biasanya dianggap tinggi dalam industri baterai.

Para peneliti tidak hanya mengandalkan model komputer. Mereka menggunakan teknik in-situ atomic force microscopy untuk mengamati proses pengisian pada skala nanometer secara langsung.

Hasilnya menunjukkan bahwa lithium dapat mengendap dan terlepas secara merata, bahkan dalam kondisi beban tinggi. Stabilitas mekanis ini menjadi syarat penting agar teknologi bisa digunakan dalam kondisi berkendara nyata.

Teknologi ini juga kompatibel dengan material katoda umum seperti lithium iron phosphate (LFP) dan lithium nickel-cobalt-manganese oxide (NCM). Artinya, integrasi ke lini produksi baterai EV saat ini berpotensi dilakukan tanpa perubahan total infrastruktur.

Dampaknya bagi Industri Mobil Listrik Global

Jika berhasil diproduksi massal, teknologi ini bisa membuka jalan bagi mobil listrik dengan jarak tempuh sangat panjang sekaligus waktu pengisian hanya sekitar 12 menit.

Saat ini, salah satu hambatan adopsi EV adalah waktu pengisian daya. Meski teknologi fast charging sudah berkembang, rata-rata pengisian hingga 80% masih memakan waktu 20-40 menit, tergantung kapasitas baterai dan infrastruktur.

Dengan stabilitas arus tinggi pada baterai lithium-metal, pengisian ultra-cepat menjadi lebih realistis secara teknis.

Tantangan Berikutnya: Skala Produksi

Meski hasil laboratorium menjanjikan, tahap selanjutnya adalah membuktikan bahwa teknologi ini dapat diproduksi dalam skala industri dengan biaya kompetitif.

Proses transisi dari demonstrasi ilmiah ke produksi massal sering kali menjadi tahap paling krusial dalam inovasi baterai.

Jika pengembangan berjalan lancar, bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun ke depan kita akan melihat mobil listrik dengan pengisian mendekati waktu isi bahan bakar konvensional.

Terobosan dari KAIST ini menjadi salah satu langkah paling menjanjikan dalam upaya menghadirkan mobil listrik ultra-cepat, aman, dan berdaya tahan tinggi di masa depan.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spotify Podcast Clips

    Spotify Rilis Podcast Clips, Berbagi Potongan Podcast Kini Semudah Kirim Reels

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Teknoloji, Stockholm – Spotify kembali memperkuat posisinya sebagai platform audio yang tidak hanya dipakai untuk mendengarkan musik, tetapi juga menjadi ruang penting bagi podcast dan kreator konten. Kali ini, Spotify memperkenalkan fitur baru bernama Podcast Clips, yang memungkinkan pengguna menyimpan dan membagikan bagian tertentu dari sebuah podcast dengan lebih praktis. Fitur ini terasa relevan di […]

  • XLSMART Lebaran

    Sambut Ramadan dan Lebaran, XLSMART Antisipasi Lonjakan Trafik hingga 30%

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Menjelang Ramadan dan Lebaran 2026, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) menegaskan komitmennya menghadirkan pengalaman digital yang optimal bagi pelanggan di seluruh Indonesia. Operator telekomunikasi ini telah menyiapkan infrastruktur jaringan, peningkatan kapasitas, serta layanan pelanggan siaga penuh untuk memastikan konektivitas tetap stabil selama periode dengan trafik tertinggi dalam setahun. Direktur & Chief […]

  • GameSir GameHub oke

    GameSir Siapkan Emulator Windows untuk macOS

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Teknoloji, Guangzhou – Perusahaan periferal gaming asal Hong Kong, GameSir, berencana menambah pilihan baru melalui versi macOS dari emulator Windows miliknya yang sebelumnya hadir di Android. Sebelumnya, pengguna Mac selama beberapa tahun terakhir sudah memiliki beberapa opsi untuk menjalankan game Windows, seperti CrossOver dan Game Porting Toolkit dari Apple. GameSir selama ini dikenal sebagai produsen […]

  • Music streaming

    Era Streaming Bikin Lagu Zaman Now Makin Simpel dan Narsis

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Teknoloji, Paris – Pernah nggak sih kamu merasa kalau lagu-lagu zaman now liriknya cuma diulang-ulang dan kurang puitis dibanding lagu jadul? Atau mungkin kamu sering dengar orang tua (atau bahkan diri sendiri) ngomel, “Duh, lagu sekarang liriknya nggak ada maknanya!” Tenang, itu bukan cuma perasaan kamu atau tanda kalau kamu makin tua dan cranky. Sebuah […]

  • Samsung Galaxy One UI 8.5

    Galaxy S25 Mulai Kebagian One UI 8.5, Bawa Fitur Baru dari Galaxy S26

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Samsung mulai menggulirkan One UI 8.5 ke lebih banyak perangkat Galaxy. Salah satu model pertama yang mendapat pembaruan ini adalah Galaxy S25 series. Dalam pengumuman resminya, Samsung menyebut rollout One UI 8.5 dimulai dari Korea pada 6 Mei 2026, lalu menyusul wilayah lain secara bertahap. Daftar perangkat yang masuk gelombang pembaruan mencakup […]

  • Kantor Meta

    Meta Resmi Gunakan Foto Pengguna Facebook dan Instagram untuk Latih Model AI Terbaru

    • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 14
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Bagi para pengguna Instagram dan Facebook, setiap foto liburan, potret estetik, hingga unggahan keseharian yang dibagikan ke media sosial ternyata punya fungsi baru. Bukan lagi sekadar untuk mendulang likes, konten-konten tersebut kini resmi menjadi “bahan bakar” mentah untuk melatih kecerdasan buatan (AI) milik Meta. Meta mengumumkan pembaruan kebijakan privasi yang menyatakan bahwa […]

expand_less