Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Technology » Digitalisasi Bansos Meluas, Apakah Keamanan Data Masyarakat Sudah Siap?

Digitalisasi Bansos Meluas, Apakah Keamanan Data Masyarakat Sudah Siap?

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Teknoloji – Pemerintah memperluas proyek percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) pada 2026 ke 41 kabupaten/kota di 25 provinsi. Menariknya, sekitar 78% lokasi piloting berada di luar Pulau Jawa yang diyakini menjadi sebuah langkah strategis untuk memastikan transformasi layanan publik menjangkau wilayah yang selama ini menghadapi tantangan akses dan infrastruktur digital.

Perluasan ini menegaskan peran penting pemerintah daerah dalam memastikan bansos digital berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Dengan pendekatan berbasis teknologi, pemerintah berharap proses penyaluran bantuan menjadi lebih efisien sekaligus meminimalkan potensi kesalahan data penerima.

Penasehat Khusus Presiden Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan bahwa digitalisasi bansos berbasis kecerdasan buatan (AI) dirancang untuk meningkatkan ketepatan sasaran sekaligus menjaga keamanan data pribadi. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi pusat dan daerah dalam menyiapkan digital ID, interoperabilitas data, serta kesiapan operasional di lapangan.

“Keberhasilan perluasan bansos digital ditentukan oleh sinergi pusat-daerah dalam menyiapkan digital ID, interoperabilitas data, dan kesiapan operasional daerah,” ujar Luhut dalam Sosialisasi Piloting Digitalisasi Bantuan Sosial dan Peran Pemerintah Daerah, di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Langkah ini sejalan dengan agenda transformasi digital nasional. Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika, nilai ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$ 130 miliar pada 2025, dengan layanan publik digital menjadi salah satu pendorong efisiensi anggaran dan peningkatan kualitas layanan.

Proses Lebih Sederhana, Layanan Lebih Cepat

Digitalisasi bansos Rini

Menteri PANRB Rini Widyantini (foto: KemenPANRB)

Dari sisi tata kelola, Menteri PANRB Rini Widyantini menekankan bahwa proses pengajuan bansos kini disederhanakan dari tujuh tahapan menjadi tiga langkah utama: pendaftaran, validasi dan verifikasi, serta penyaluran bantuan. Penyederhanaan ini diharapkan mempermudah masyarakat sekaligus mengurangi birokrasi berbelit yang selama ini menjadi keluhan utama.

“Yang menjadi penentu adalah kolaborasi dan komitmen kita bersama, baik di tingkat pusat maupun di daerah. Ketika semua pihak bergerak searah, saling mendukung, dan menjaga tujuan yang sama, di situlah transformasi benar-benar dapat berjalan,” ujar Rini.

Pendekatan ini juga berfungsi sebagai strategi manajemen perubahan untuk memastikan transformasi berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan. Uji coba dalam skala lebih luas bertujuan meningkatkan akurasi penetapan penerima bantuan, sekaligus menekan risiko inclusion error (penerima tidak berhak) dan exclusion error (penerima berhak yang terlewat).

Program ini mengandalkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diperkaya dengan data administrasi kependudukan sebagai rujukan utama seleksi penerima bansos. Integrasi dengan sistem kependudukan dinilai mampu meningkatkan validitas data dan mengurangi duplikasi penerima.

Fakta menariknya, menurut Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat kemiskinan Indonesia per September 2024 berada di kisaran 9%, di mana  menjadi angka yang terus menurun dalam satu dekade terakhir. Digitalisasi bansos diharapkan mempercepat tren positif ini dengan memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau kelompok rentan secara lebih akurat.

Tantangan Keamanan Data dan Kesenjangan Digital

Di balik optimisme tersebut, tantangan tetap ada. Keamanan data pribadi menjadi isu krusial, mengingat bansos digital mengelola informasi sensitif masyarakat. Selain itu, kesenjangan infrastruktur dan literasi digital di sejumlah daerah masih menjadi pekerjaan rumah.

Berdasarkan survei APJII 2024, penetrasi internet Indonesia telah mencapai lebih dari 78 persen, tetapi kualitas akses masih timpang antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Tanpa penguatan infrastruktur dan edukasi digital, transformasi bansos berisiko meninggalkan kelompok yang justru paling membutuhkan bantuan.

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Huluk menegaskan bahwa keberhasilan digitalisasi bansos sangat bergantung pada komitmen kepala daerah dan kolaborasi lintas sektor. Ketika pemerintah pusat, daerah, dan lembaga terkait bergerak searah, transformasi layanan sosial tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap negara.

“Sistem yang sudah kami bangun, khususnya Kependudukan dan Pencatatan Sipil, ini sangat aman dan bisa dipertanggungjawabkan,” pungkas Ribka.

Dengan begitu, bisa dibilang digitalisasi bansos bukan sekadar proyek teknologi, karena merupakan langkah strategis dalam upaya pengentasan kemiskinan dan modernisasi layanan publik. Jika dijalankan dengan tata kelola yang kuat, keamanan data yang terjamin, serta inklusi digital yang merata, program ini berpotensi menjadi fondasi baru sistem perlindungan sosial Indonesia di era digital.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Google Pixel 10a lead

    Google Pixel 10a Hadir dengan Material Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco – Google kembali merilis lini ponsel kelas menengahnya melalui Pixel 10a, dengan fokus besar pada keberlanjutan lingkungan. Perangkat ini diklaim menggunakan material daur ulang lebih banyak dibandingkan model Pixel a-series sebelumnya. Namun di sisi lain, spesifikasinya masih sangat mirip dengan Pixel 9a, sehingga peningkatan utama justru datang dari aspek desain berkelanjutan dan […]

  • NTT Data AWS

    NTT DATA dan AWS Berkolaborasi Dorong Adopsi Agentic AI di Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Teknoloji, Tokyo – NTT DATA dan Amazon Web Services (AWS) resmi menandatangani kerja sama strategis multi-tahun yang berfokus pada modernisasi sistem lama (legacy systems), adopsi agentic AI, serta percepatan inovasi lintas industri. Kolaborasi ini menyasar perusahaan besar yang ingin bertransformasi dari sekadar uji coba teknologi menuju penerapan AI berskala besar yang berdampak nyata pada bisnis. […]

  • Oppo Find X9 Teaser

    Bocoran Oppo Find X9 Series Muncul, Kamera dan Layar Jadi Sorotan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Teknoloji, China – Oppo bersiap merilis lini flagship terbarunya pada 21 April mendatang. Dua model yang paling banyak disorot adalah Oppo Find X9 Ultra dan Oppo Find X9s Pro, dengan model Ultra disebut juga akan langsung meluncur ke pasar global pada hari yang sama. Menjelang peluncurannya, bocoran spesifikasi kedua perangkat ini mulai bermunculan dan memberi […]

  • iPhone Fold

    Apple Tetap Bakal Luncurkan iPhone Fold di Bulan September

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco – Rumor soal iPhone Fold kembali panas. Setelah sempat muncul kabar bahwa ponsel lipat pertama Apple itu mengalami masalah dalam tahap pengembangan dan berpotensi mundur dari jadwal rilis, bocoran terbaru justru menyebut sebaliknya. Berdasarkan laporan dari jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, yang dikutip Teknoloji, Kamis (9/4/2026),  proyek iPhone Fold masih berjalan sesuai rencana. […]

  • Samsung Headquarter

    Pasar AI Global Meledak, Laba Samsung Tembus Rekor Baru

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul -Demam kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) tampaknya masih menjadi mesin uang utama bagi raksasa teknologi dunia. Samsung Electronics diperkirakan bakal kembali mencetak rekor laba operasional baru pada kuartal II 2026. Ya, berdasarkan laporan Reuters yang merangkum LSEG SmartEstimate dari 30 analis memproyeksikan laba operasional raksasa teknologi asal Korea Selatan ini bakal menyentuh angka fantastis, […]

  • Mercedes-Benz CLA 2026

    Mercedes-Benz CLA 2026: Entry-Level yang Justru Paling Canggih

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Teknoloji, Stuttgard – Biasanya, Mercedes-Benz punya aturan main yang saklek: teknologi paling mutakhir itu jatahnya S-Class atau mobil-mobil flagship mereka yang harganya selangit. Nanti, baru sisa-sisa teknologinya “diturunkan” ke model yang lebih murah setelah balik modal. Tapi, aturan itu resmi dibuang ke tong sampah. Mercedes kini memasuki era baru yang lebih egaliter lewat Mercedes-Benz CLA […]

expand_less