iOS 27 Bikin iPhone Bisa Pilih AI Selain ChatGPT
- account_circle Dara Harun Assegaf
- calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
- visibility 11
- comment 0 komentar
- print Cetak

iOS 27 di iPhone (foto: Ilustrasi)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Teknoloji, California – Apple nampaknya mulai melunak dengan kebijakan “taman tertutup” yang selama ini menjadi ciri khasnya. Kabar terbaru menyebutkan bahwa raksasa teknologi asal Cupertino ini sedang menyiapkan perubahan fundamental untuk Apple Intelligence pada iOS 27. Jika selama ini ChatGPT menjadi pemain tunggal yang terintegrasi secara mendalam, nantinya pengguna iPhone diprediksi bisa memilih model AI favorit mereka untuk menjalankan berbagai fitur sistem.
Laporan dari Bloomberg mengungkapkan bahwa fitur ini dikenal secara internal dengan nama “Extensions”. Melalui inovasi ini, pengguna tidak hanya sekadar mengunduh aplikasi, tetapi bisa “mencangkokkan” kemampuan AI generatif dari pihak ketiga langsung ke dalam jantung fitur bawaan Apple, mulai dari Siri, Writing Tools, hingga Image Playground.
AI “Prasmanan”: Dari Gemini hingga Claude
Perubahan ini bukan hanya monopoli pengguna iPhone. Fitur serupa kabarnya juga tengah disiapkan untuk iPadOS 27 dan macOS 27, yang direncanakan meluncur pada pembaruan sistem operasi tahun ini.
Berikut adalah beberapa detail menarik mengenai cara kerja fitur “Extensions”:
-
Akses via Pengaturan: Pengguna nantinya bisa menentukan layanan AI mana yang ingin dijadikan “asisten utama” melalui menu Settings.
-
Syarat Pengembang: Model AI pihak ketiga harus menambahkan dukungan khusus melalui aplikasi mereka di App Store agar bisa bersinergi dengan Apple Intelligence.
-
Kandidat Kuat: Apple dilaporkan sedang menguji integrasi dengan Google Gemini dan Anthropic (Claude) secara internal. Artinya, model-model canggih ini berpotensi menjadi opsi resmi di masa depan.
Saat ini, ChatGPT memang masih menjadi mitra utama Apple Intelligence, terhubung mulai dari Siri hingga Image Playground. Namun, jika “Extensions” benar-benar hadir, posisi ChatGPT akan berubah dari opsi default menjadi salah satu dari sekian banyak pilihan. Apple tetap menekankan aspek privasi, di mana pengguna memiliki kendali penuh kapan informasi akan dibagikan ke layanan pihak ketiga tersebut.
Menanti Konfirmasi Resmi
Meskipun arahnya terlihat jelas, penting untuk diingat bahwa informasi ini masih bersifat laporan dan belum menjadi pengumuman resmi dari Apple. Detail mengenai daftar model yang tersedia, dukungan bahasa, hingga ketersediaan wilayah, termasuk apakah fitur ini akan langsung mendarat di Indonesia, tentunya masih menunggu konfirmasi langsung.
Selain itu, Apple Intelligence memerlukan spesifikasi perangkat tertentu dan performanya sangat bergantung pada koneksi internet serta model bahasa yang didukung. Namun satu hal yang pasti: Apple ingin menjadikan perangkatnya sebagai tempat AI bekerja di level sistem, sambil tetap memberi ruang bagi inovasi dari perusahaan lain.
iOS 27 berpotensi menjadi langkah besar Apple untuk mengejar ketertinggalan di bidang AI tanpa harus membangun semua model sendirian. Cukup dengan menjaga pengalaman pengguna dan keamanan sistem, Apple membiarkan ekosistem aplikasi yang luas bertarung memberikan “otak” terbaik bagi penggunanya.
- Penulis: Dara Harun Assegaf

Saat ini belum ada komentar