Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Apps » Samsung Messages Resmi Dihentikan, Ini Dampaknya untuk Pengguna Galaxy

Samsung Messages Resmi Dihentikan, Ini Dampaknya untuk Pengguna Galaxy

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 82
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, California – Samsung memastikan bahwa aplikasi pesan bawaannya, Samsung Messages, akan segera dihentikan. Aplikasi yang selama ini menjadi salah satu fitur standar di ponsel Galaxy itu dijadwalkan berakhir pada Juli 2026, setidaknya untuk pasar Amerika Serikat.

Langkah ini sebenarnya tidak datang tiba-tiba. Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung sudah mulai menggeser peran aplikasi pesannya dan lebih banyak mengandalkan Google Messages sebagai aplikasi default di perangkat terbaru. Kini, arah tersebut akhirnya dipastikan secara resmi.

Transisi ke Google Messages Masuk Tahap Akhir

Dalam pemberitahuan yang dipublikasikan di situs resminya, Samsung menyebut bahwa pengguna disarankan untuk mulai beralih ke Google Messages agar tetap mendapatkan pengalaman berkirim pesan yang konsisten di Android.

“The Samsung Messages application will be discontinued in July 2026. Upgrade to Google Messages as your default messaging app today to maintain a consistent messaging experience on Android,”, demikan tulis Samsung melalui pemberitahuan resmi di situsnya.

Pengguna juga diminta untuk mengecek aplikasi Samsung Messages di perangkat masing-masing untuk mengetahui tanggal pasti penghentian layanan, yang kemungkinan bisa berbeda tergantung wilayah dan perangkat.

Samsung memberi catatan bahwa tidak semua pengguna akan langsung terdampak perubahan ini. Perangkat yang masih menggunakan Android 11 atau versi lebih lama disebut tetap bisa menjalankan Samsung Messages seperti biasa. Namun untuk perangkat yang lebih baru, terutama yang sudah dirilis dalam beberapa generasi terakhir, transisi ke Google Messages pada dasarnya sudah berjalan.

Artinya, bagi sebagian pengguna, perubahan ini mungkin tidak terlalu terasa karena mereka sudah lebih dulu menggunakan aplikasi pesan dari Google sebagai default.

Google Messages Sudah Jadi Standar di Perangkat Baru

Sejak beberapa tahun terakhir, Samsung memang mulai menempatkan Google Messages sebagai aplikasi utama di lini Galaxy terbaru. Model-model seperti Galaxy S25, Galaxy Z Fold6, dan Galaxy Z Flip6 sudah hadir dengan Google Messages sebagai aplikasi pesan bawaan. Bahkan, pada beberapa perangkat terbaru, Samsung Messages tidak lagi diprioritaskan atau tidak disertakan sebagai aplikasi utama.

Di pasar Amerika Serikat, pergeseran ini sudah mulai terlihat sejak era Galaxy S22, ketika Samsung mulai secara bertahap mengurangi peran aplikasi pesannya sendiri. Dengan kata lain, penghentian Samsung Messages lebih merupakan kelanjutan dari strategi yang sudah berjalan cukup lama.

Alasan di Balik Keputusan Samsung

Secara strategis, keputusan ini bisa dipahami sebagai upaya Samsung untuk menyederhanakan pengalaman pengguna. Alih-alih mempertahankan dua aplikasi dengan fungsi serupa, Samsung tampaknya memilih untuk selaras dengan ekosistem Android yang kini semakin berpusat pada layanan Google.

Google Messages sendiri terus dikembangkan, termasuk dengan dukungan RCS (Rich Communication Services), fitur keamanan yang lebih kuat, serta integrasi dengan berbagai layanan lain di Android. Bagi pengguna, pendekatan ini juga berarti pengalaman berkirim pesan yang lebih seragam, terutama saat berpindah antar perangkat Android dari berbagai merek.

Meski secara umum transisinya terlihat sederhana, Samsung juga mengingatkan bahwa pada beberapa perangkat lama, perpindahan ke Google Messages bisa berdampak pada percakapan RCS yang sedang aktif. Namun untuk SMS dan MMS biasa, layanan tetap akan berjalan seperti biasa tanpa gangguan berarti.

Samsung juga menyebut bahwa perangkat Galaxy terbaru tidak lagi bisa mengunduh Samsung Messages dari Galaxy Store, dan setelah Juli 2026, akses unduhan aplikasi tersebut akan sepenuhnya dihentikan.

Akhir dari Salah Satu Ciri Khas Galaxy

Bagi pengguna lama, Samsung Messages mungkin bukan sekadar aplikasi, tetapi bagian dari identitas Galaxy itu sendiri.

Namun seperti banyak hal lain di industri teknologi, perubahan arah produk sering kali mengikuti kebutuhan yang lebih besar, dalam hal ini, efisiensi, konsistensi pengalaman, dan integrasi ekosistem.

Dengan keputusan ini, Samsung tampaknya memilih untuk tidak lagi bersaing di ranah aplikasi pesan, dan menyerahkan peran tersebut sepenuhnya ke Google.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spesifikasi Tecno Pova 8 Pro Terungkap, Bawa Baterai 6.340 mAh dan Bodi Tipis

    Spesifikasi Tecno Pova 8 Pro Terungkap, Bawa Baterai 6.340 mAh dan Bodi Tipis

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 774
    • 0Komentar

    Teknoloji, Shenzhen – Tecno Pova 8 Pro mulai terlihat dari dokumen sertifikasi global, memberi gambaran awal soal arah perangkat berikutnya di lini Pova. Ya, berdasarkan dokumen TUV Rheinland dan FCC yang dilansir GSM Arena, Senin (18/5/2026),  tercantum model LK7 dengan baterai berkapasitas terukur 6.340 mAh. Angka ini kemungkinan akan dipasarkan sebagai baterai tipikal 6.500 mAh […]

  • Digitalisasi bansos Luhut Binsar

    Digitalisasi Bansos dengan AI Bikin Negara Hemat Rp300 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Siapa sangka, sentuhan teknologi pada birokrasi ternyata bisa menyelamatkan uang negara dalam jumlah fantastis. Tidak tanggung-tanggung, potensi penghematannya mencapai Rp300 triliun! Angka mencengangkan ini diungkapkan langsung oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam diskusi Sustainable Growth in Indonesia yang digelar LPEM UI, Senin (15/12/2025). Menurut Luhut, kunci dari efisiensi raksasa […]

  • xiaomi-yu7-ok

    Xiaomi YU7 Standard Meluncur, SUV Listrik Murah Penantang Tesla Model Y

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Teknoloji, Beijing – Xiaomi kembali membuat panas persaingan mobil listrik di China. Setelah sukses mencuri perhatian lewat sedan listrik SU7 dan SUV YU7, perusahaan teknologi asal Beijing itu kini memperkenalkan Xiaomi YU7 Standard Edition, varian baru dengan harga lebih agresif untuk menantang Tesla Model Y. Langkah ini menarik karena Xiaomi tidak hanya bermain di desain […]

  • Redmi 17 5G ok

    Redmi 17 Segera Debut dengan Baterai Badak 7.000 mAh

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Teknoloji, Beijing – Tahun 2026 tampaknya benar-benar menjadi tahunnya “baterai monster” di industri ponsel pintar. Setelah jagat maya sempat dihebohkan oleh iQOO Z11 5G yang membawa daya raksasa 9.020 mAh serta Oppo Reno16 Pro dengan kapasitas 7.000 mAh, kini giliran Xiaomi yang tidak mau tinggal diam. Kabar ini menarik karena Redmi selama ini dikenal agresif […]

  • Ilustrasi kantor Tiktok yang melakukan PHK massal

    Efisiensi Pasca-Merger, TikTok Resmi Konfirmasi PHK Karyawan di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Dunia startup dan e-commerce Tanah Air kembali dikejutkan oleh langkah restrukturisasi besar-besaran. TikTok, raksasa media sosial di bawah naungan ByteDance, secara resmi mengonfirmasi adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap sejumlah karyawannya di Indonesia. Langkah perampingan ini diambil sebagai dampak langsung dari proses integrasi operasional pasca-merger antara TikTok Shop dan Tokopedia. Kombinasi strategis […]

  • vivo TWS 5 Pro

    vivo TWS 5 Pro Resmi Meluncur, Bawa Wi-Fi Lossless, ANC 60dB, dan Baterai Badak

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Teknoloji, China – Pasar perangkat audio nirkabel (True Wireless Stereo/TWS) premium tampaknya baru saja kedatangan standar baru yang radikal. Bersamaan dengan debut ponsel lipat terbarunya di China, vivo secara resmi memperkenalkan vivo TWS 5 Pro. Alih-alih hanya mengandalkan koneksi Bluetooth konvensional yang kerap membatasi laju data (bit-rate) lagu, TWS kasta tertinggi dari vivo ini membawa […]

expand_less