Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Apps » Samsung Messages Resmi Dihentikan, Ini Dampaknya untuk Pengguna Galaxy

Samsung Messages Resmi Dihentikan, Ini Dampaknya untuk Pengguna Galaxy

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, California – Samsung memastikan bahwa aplikasi pesan bawaannya, Samsung Messages, akan segera dihentikan. Aplikasi yang selama ini menjadi salah satu fitur standar di ponsel Galaxy itu dijadwalkan berakhir pada Juli 2026, setidaknya untuk pasar Amerika Serikat.

Langkah ini sebenarnya tidak datang tiba-tiba. Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung sudah mulai menggeser peran aplikasi pesannya dan lebih banyak mengandalkan Google Messages sebagai aplikasi default di perangkat terbaru. Kini, arah tersebut akhirnya dipastikan secara resmi.

Transisi ke Google Messages Masuk Tahap Akhir

Dalam pemberitahuan yang dipublikasikan di situs resminya, Samsung menyebut bahwa pengguna disarankan untuk mulai beralih ke Google Messages agar tetap mendapatkan pengalaman berkirim pesan yang konsisten di Android.

“The Samsung Messages application will be discontinued in July 2026. Upgrade to Google Messages as your default messaging app today to maintain a consistent messaging experience on Android,”, demikan tulis Samsung melalui pemberitahuan resmi di situsnya.

Pengguna juga diminta untuk mengecek aplikasi Samsung Messages di perangkat masing-masing untuk mengetahui tanggal pasti penghentian layanan, yang kemungkinan bisa berbeda tergantung wilayah dan perangkat.

Samsung memberi catatan bahwa tidak semua pengguna akan langsung terdampak perubahan ini. Perangkat yang masih menggunakan Android 11 atau versi lebih lama disebut tetap bisa menjalankan Samsung Messages seperti biasa. Namun untuk perangkat yang lebih baru, terutama yang sudah dirilis dalam beberapa generasi terakhir, transisi ke Google Messages pada dasarnya sudah berjalan.

Artinya, bagi sebagian pengguna, perubahan ini mungkin tidak terlalu terasa karena mereka sudah lebih dulu menggunakan aplikasi pesan dari Google sebagai default.

Google Messages Sudah Jadi Standar di Perangkat Baru

Sejak beberapa tahun terakhir, Samsung memang mulai menempatkan Google Messages sebagai aplikasi utama di lini Galaxy terbaru. Model-model seperti Galaxy S25, Galaxy Z Fold6, dan Galaxy Z Flip6 sudah hadir dengan Google Messages sebagai aplikasi pesan bawaan. Bahkan, pada beberapa perangkat terbaru, Samsung Messages tidak lagi diprioritaskan atau tidak disertakan sebagai aplikasi utama.

Di pasar Amerika Serikat, pergeseran ini sudah mulai terlihat sejak era Galaxy S22, ketika Samsung mulai secara bertahap mengurangi peran aplikasi pesannya sendiri. Dengan kata lain, penghentian Samsung Messages lebih merupakan kelanjutan dari strategi yang sudah berjalan cukup lama.

Alasan di Balik Keputusan Samsung

Secara strategis, keputusan ini bisa dipahami sebagai upaya Samsung untuk menyederhanakan pengalaman pengguna. Alih-alih mempertahankan dua aplikasi dengan fungsi serupa, Samsung tampaknya memilih untuk selaras dengan ekosistem Android yang kini semakin berpusat pada layanan Google.

Google Messages sendiri terus dikembangkan, termasuk dengan dukungan RCS (Rich Communication Services), fitur keamanan yang lebih kuat, serta integrasi dengan berbagai layanan lain di Android. Bagi pengguna, pendekatan ini juga berarti pengalaman berkirim pesan yang lebih seragam, terutama saat berpindah antar perangkat Android dari berbagai merek.

Meski secara umum transisinya terlihat sederhana, Samsung juga mengingatkan bahwa pada beberapa perangkat lama, perpindahan ke Google Messages bisa berdampak pada percakapan RCS yang sedang aktif. Namun untuk SMS dan MMS biasa, layanan tetap akan berjalan seperti biasa tanpa gangguan berarti.

Samsung juga menyebut bahwa perangkat Galaxy terbaru tidak lagi bisa mengunduh Samsung Messages dari Galaxy Store, dan setelah Juli 2026, akses unduhan aplikasi tersebut akan sepenuhnya dihentikan.

Akhir dari Salah Satu Ciri Khas Galaxy

Bagi pengguna lama, Samsung Messages mungkin bukan sekadar aplikasi, tetapi bagian dari identitas Galaxy itu sendiri.

Namun seperti banyak hal lain di industri teknologi, perubahan arah produk sering kali mengikuti kebutuhan yang lebih besar, dalam hal ini, efisiensi, konsistensi pengalaman, dan integrasi ekosistem.

Dengan keputusan ini, Samsung tampaknya memilih untuk tidak lagi bersaing di ranah aplikasi pesan, dan menyerahkan peran tersebut sepenuhnya ke Google.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • iQOO Z11 5G ok

    Bawa Baterai ‘Monster’ 9,020 mAh, iQOO Z11 5G Siap Masuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Bagi masyarakat urban Indonesia, ketergantungan pada powerbank atau sibuk mencari colokan di kafe sudah menjadi bagian dari rutinitas harian. Fenomena “anxiety baterai lemah” ini tampaknya ditangkap dengan sangat baik oleh iQOO. Brand yang populer dengan performa kencangnya ini baru saja menggebrak pasar global lewat peluncuran iQOO Z11 5G. Bukan sekadar peningkatan minor, […]

  • Samsung Galaxy Unpacked 2026 ok

    Samsung Umumkan Galaxy Unpacked 2026 Digelar di London

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Teknoloji, London – Teka-teki seputar langkah misterius Samsung yang sempat mengosongkan kanal YouTube resminya tempo hari akhirnya terjawab lunas. Samsung Electronics secara resmi telah menyebarkan undangan global untuk perhelatan akbar mereka yang paling dinanti tahun ini, yaitu Galaxy Unpacked 2026. Kali ini, raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut memilih kota London, Inggris, sebagai panggung utama […]

  • Oppo Reno 16 Pro

    OPPO Reno16 Pro dan Reno16 Go Resmi Meluncur dengan Kamera Utama 200 MP

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Teknoloji, Shenzhen – Seolah tidak ingin kehilangan momentum di pasar kelas menengah atas (mid-range premium), OPPO secara resmi mengumumkan kehadiran duo jagoan terbarunya: OPPO Reno16 Pro dan Reno16 Go. Langkah ini menjadi lompatan yang sangat agresif bagi OPPO. Bukan sekadar penyegaran eksterior biasa, daya tarik utama yang dibawa oleh kedua perangkat ini terletak pada konfigurasi kamera […]

  • GameSir GameHub oke

    GameSir Siapkan Emulator Windows untuk macOS

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Teknoloji, Guangzhou – Perusahaan periferal gaming asal Hong Kong, GameSir, berencana menambah pilihan baru melalui versi macOS dari emulator Windows miliknya yang sebelumnya hadir di Android. Sebelumnya, pengguna Mac selama beberapa tahun terakhir sudah memiliki beberapa opsi untuk menjalankan game Windows, seperti CrossOver dan Game Porting Toolkit dari Apple. GameSir selama ini dikenal sebagai produsen […]

  • Indosat Scam Spam

    Indosat Klaim Blokir 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam dalam 6 Bulan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Enam bulan sejak diluncurkan, fitur Anti-Spam dan Anti-Scam milik Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) diklaim telah mendeteksi lebih dari 2 miliar panggilan, SMS, dan tautan berisiko yang terindikasi spam maupun penipuan. Teknologi ini berbasis kecerdasan buatan (AI) dan dikembangkan bersama mitra teknologi Tanla melalui platform Wisely AI, dengan tujuan melindungi seluruh pelanggan dari […]

  • Apple Ultra

    Jelang Era Ultra, Apple Siapkan iPhone Fold dan MacBook Layar Sentuh

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Jika kamu mengira label “Pro Max” adalah kasta tertinggi di ekosistem Apple, sebaiknya mulailah bersiap untuk standar baru yang lebih prestisius. Raksasa teknologi asal Cupertino dikabarkan tengah menyusun strategi branding ultra-premium yang akan menjadi identitas baru bagi jajaran produk tercanggih mereka. Dalam dua belas bulan ke depan, Apple diprediksi akan memperkenalkan dua […]

expand_less