Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gaming » GameSir Siapkan Emulator Windows untuk macOS

GameSir Siapkan Emulator Windows untuk macOS

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Guangzhou – Perusahaan periferal gaming asal Hong Kong, GameSir, berencana menambah pilihan baru melalui versi macOS dari emulator Windows miliknya yang sebelumnya hadir di Android. Sebelumnya, pengguna Mac selama beberapa tahun terakhir sudah memiliki beberapa opsi untuk menjalankan game Windows, seperti CrossOver dan Game Porting Toolkit dari Apple.

GameSir selama ini dikenal sebagai produsen controller dan aksesori gaming, bahkan menyebut diri mereka sebagai “Anti-Stick Drift Experts.” Namun pada awal 2024, perusahaan ini meluncurkan aplikasi GameHub untuk Android yang dilengkapi emulator bernama GameFusion, yang diklaim mampu menjalankan game Windows di perangkat Android melalui sistem kompatibilitas khusus.

Kini, GameSir mengumumkan bahwa teknologi serupa akan segera hadir untuk macOS, dengan janji memungkinkan pengguna “membuka seluruh koleksi Steam” dan menjalankan game Windows secara native di Mac. Meski terdengar menjanjikan, pengalaman GameFusion di Android mendapat respons beragam.

Seperti dikutip Teknoloji dari Arstechnica, Jumat (20/2/2026), sejumlah pengguna di forum seperti Reddit melaporkan kompatibilitas yang tidak konsisten. Beberapa game berbasis Unity, Godot, atau Game Maker disebut berjalan cukup baik, tetapi banyak judul populer lainnya mengalami masalah performa atau tidak dapat dijalankan sama sekali.

GameSir mencoba meningkatkan performa dengan menghadirkan “native rendering mode” di Android yang diklaim meningkatkan frame rate. Untuk versi macOS, perusahaan juga menjanjikan fitur “AI frame interpolation” milik mereka sendiri guna meningkatkan kelancaran visual.

Jika teknologi ini bekerja optimal, ia bisa menjadi solusi tambahan bagi pengguna Mac yang ingin memainkan game Windows tanpa harus menginstal sistem operasi Windows secara terpisah atau menggunakan Boot Camp (yang kini tidak tersedia untuk Mac berbasis Apple Silicon).

Isu Privasi dan Kontroversi

GameSir GameHub Windows

GameHub Windows emulator yang berjalan di Android (foto: GameSir)

Meski membawa peluang baru, GameHub untuk Android sempat menuai kontroversi karena dilaporkan mengandung sejumlah pelacak (trackers) invasif. Versi komunitas “Lite” bahkan dibuat untuk menghapus komponen tersebut. GameSir menyatakan bahwa praktik tersebut lazim di pasar Tiongkok dan telah dihapus dalam versi terbaru.

Perusahaan juga membantah tudingan penggunaan kode open-source secara tidak sah. Mereka menyatakan emulator dikembangkan secara internal dengan lapisan kompatibilitas sendiri, meskipun mengakui menggunakan komponen antarmuka dari proyek open-source Winlator untuk menjaga kompatibilitas ekosistem.

Isu transparansi dan keamanan tentu menjadi faktor penting, terutama di pasar seperti Indonesia yang semakin sensitif terhadap perlindungan data. Berdasarkan laporan keamanan siber nasional, kesadaran terhadap privasi digital terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Alternatif, Bukan Pengganti SteamOS atau Proton

Secara realistis, GameHub untuk macOS kemungkinan belum akan menjadi “momen Proton” seperti yang dihadirkan Valve melalui SteamOS di perangkat berbasis Linux. Tantangan kompatibilitas dan reputasi perusahaan menjadi catatan tersendiri.

Namun, kehadiran opsi tambahan tetap menjadi kabar baik bagi pengguna Mac. Semakin banyak solusi emulasi dan kompatibilitas berarti semakin besar peluang MacBook digunakan sebagai perangkat gaming ringan tanpa harus berpindah ke Windows.

Harus diakui, kehadiran emulator Windows di macOS menambah dinamika baru dalam dunia Mac gaming. Meski masih perlu pembuktian dari sisi kompatibilitas dan stabilitas, langkah ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap game lintas platform semakin kuat.

Bagi pengguna Mac di Indonesia, terutama yang ingin memainkan koleksi Steam tanpa instalasi Windows, solusi seperti ini bisa menjadi alternatif menarik. Namun, seperti halnya teknologi emulasi lainnya, hasil akhirnya akan sangat bergantung pada performa nyata dan dukungan developer ke depan.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi bansos Luhut Binsar

    Digitalisasi Bansos dengan AI Bikin Negara Hemat Rp300 Triliun

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Siapa sangka, sentuhan teknologi pada birokrasi ternyata bisa menyelamatkan uang negara dalam jumlah fantastis. Tidak tanggung-tanggung, potensi penghematannya mencapai Rp300 triliun! Angka mencengangkan ini diungkapkan langsung oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam diskusi Sustainable Growth in Indonesia yang digelar LPEM UI, Senin (15/12/2025). Menurut Luhut, kunci dari efisiensi raksasa […]

  • Instagram Tips

    Ini Cara Reset Algoritma Instagram Biar Feed Segar Lagi!

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Pernah nggak sih mengalami kejadian menyebalkan ini: Kamu cuma iseng nonton satu video joget-joget random, eh tiba-tiba besoknya isi tab Reels dan Explore kamu penuh dengan video serupa? Atau mungkin kamu habis meminjamkan HP ke keponakan, dan sekarang feed Instagram kamu malah dibanjiri konten game yang nggak kamu mengerti? Tenang, kamu nggak sendirian. Algoritma Instagram […]

  • Ilustrasi mobil otonom Avride menabrak seekor bebek (Foto: AI)

    Seekor Bebek Tewas Ditabrak Mobil Otonom Avride

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Teknoloji, Texas – Seekor bebek yang sudah dianggap warga lokal tewas terlindas oleh mobil otonom milik Avride. Peristiwa yang terjadi di kawasan Mueller Lake, Austin, Amerika Serikat ini memicu debat besar: Apakah kendaraan otonom (AV) benar-benar siap berbagi jalan dengan makhluk hidup? Berdasarkan informasi yang dilansir KXAN, Kamis (9/4/2026), seorang saksi mata menyebutkan bahwa kendaraan tersebut […]

  • Lyria 3 Gemini

    Pengguna Gemini Bisa Bikin Musik dari Teks Lewat Lyria 3

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Google kembali memperluas kemampuan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) melalui Gemini, yang kini mampu membuat trek musik berdurasi 30 detik hanya dari deskripsi teks (prompt). Fitur ini ditenagai oleh Lyria 3, model generatif musik terbaru dari Google DeepMind, dan mulai dirilis dalam versi beta di aplikasi Gemini. Peluncuran awal mendukung berbagai bahasa, termasuk […]

  • Elon Musk AI

    Mengungkap Ambisi Elon Musk Bangun Data Center Berbasis AI di Luar Angkasa

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Teknoloji, Washington – Wacana pusat data kecerdasan buatan (AI) di luar angkasa kembali mencuri perhatian setelah laporan eksklusif Reuters mengungkap rencana penggabungan SpaceX dan xAI, dua perusahaan milik Elon Musk. Jika terealisasi, langkah ini berpotensi mempercepat ambisi Musk membangun data center berbasis satelit untuk mendukung pengembangan AI, sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan global melawan raksasa […]

  • Bill Gates

    Bill Gates, Microsoft, dan Bayang-Bayang Kekuasaan Global

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Siapa tak kenal Bill Gates? Nama ini sudah jadi sinonim dengan kekayaan dan revolusi komputer. Sering tampil sederhana dengan kacamata bingkai tebal dan sweater rajut, Gates terlihat seperti kakek yang ramah. Namun, jangan tertipu penampilan kalemnya. Di balik itu, tersimpan perjalanan hidup yang penuh intrik: dari seorang dropout nekat, pengusaha yang dituding “kejam”, hingga filantropis […]

expand_less