Vivo V80 Rumornya Bakal Rilis Bulan Depan Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh
- account_circle Dara Harun Assegaf
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
- visibility 215
- comment 0 komentar
- print Cetak

Apakah ini desain dari Vivo V80? (Foto: Vivo).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Teknoloji, Jakarta – Pasar smartphone premium mid-range tampaknya bersiap menyambut standar baru dalam urusan daya tahan baterai. Vivo, yang dikenal konsisten memperbarui lini V-series mereka dua kali setahun, dilaporkan sedang bersiap meluncurkan suksesor terbarunya: Vivo V80.
Bocoran terbaru dari informan gadget kenamaan di platform X, Sanju Choudhary, Jumat (10/7/2026), menyebutkan bahwa Vivo V80 dijadwalkan meluncur pada pertengahan Agustus mendatang. Menariknya, ponsel ini membawa peningkatan spesifikasi yang terbilang ekstrem, terutama di sektor kapasitas baterai.
Lompatan Kapasitas Baterai Terbesar di Kelasnya
Jika rumor ini akurat, sorotan utama dari Vivo V80 jelas ada di sektor dayanya. Vivo kabarnya menyematkan baterai raksasa berkapasitas 7.200 mAh pada V80. Angka ini merupakan lompatan masif dibandingkan pendahulunya, Vivo V70, yang “hanya” mengemas baterai 6.500 mAh.
Untuk mengimbangi kapasitasnya yang bongsor, ponsel ini dirumorkan bakal dibekali pengisian daya cepat 90W wired fast charging. Tidak ketinggalan, fitur bypass charging juga diprediksi hadir yang merupakan sebuah fitur yang sangat dicari oleh para gamer karena memungkinkan daya listrik langsung mengaliri motherboard tanpa melewati baterai saat bermain game, sehingga menjaga suhu ponsel tetap adem.
Layar Lebih Mulus, Performa Tetap Stabil
Beralih ke sektor visual, Vivo V80 dilaporkan masih mempertahankan panel layar AMOLED flat seluas 6,59 inci. Namun, Vivo memberikan upgrade pada kenyamanan mata dengan menaikkan refresh rate menjadi 144Hz (naik dari 120Hz pada seri V70). Peningkatan ini menjanjikan pengalaman navigasi yang jauh lebih smooth dan potensi gameplay hingga 144 fps pada judul-judul game yang mendukung.
Untuk dapur pacunya, V80 kabarnya masih mempercayakan chipset Snapdragon 7 Gen 4, prosesor yang juga memperkuat dua generasi sebelumnya. Sebagai gambaran performa, pengujian Geekbench pada seri pendahulu menunjukkan peningkatan performa multi-core sekitar 14 persen dibandingkan generasi sebelumnya, sementara performa single-core-nya cenderung stabil.
Sektor Kamera dan Fitur Premium Lainnya
Untuk urusan fotografi yang selama ini menjadi jualan utama V-series, Vivo V80 membawa konfigurasi kamera yang cukup menjanjikan di atas kertas:
-
Kamera Utama: 50 MP
-
Kamera Telephoto: 50 MP dengan 3x optical zoom
-
Kamera Ultrawide: 8 MP
-
Kamera Selfie: 50 MP
Secara resolusi, angka ini mirip dengan pendahulunya, namun belum ada informasi detail mengenai ukuran sensor maupun bukaan lensa (aperture) yang digunakan.
Bocoran lain menyebutkan bahwa Vivo V80 kemungkinan besar merupakan versi rebrand dari Vivo S60 yang dirilis eksklusif untuk pasar Tiongkok awal tahun ini. Bedanya terletak pada pemilihan chipset, di mana versi Tiongkok menggunakan Snapdragon 8s Gen 3. Fitur pelengkap premium lainnya yang dinanti adalah sertifikasi ketahanan air dan debu IP68/IP69 serta sensor pemindai sidik jari 3D ultrasonic di dalam layar.
Tren Baterai Bongsor Melanda Indonesia
Langkah Vivo menghadirkan baterai di atas 7.000 mAh ini sangat relevan dengan lanskap pengguna smartphone di Indonesia. Berdasarkan data lanskap digital terkini, durasi rata-rata orang Indonesia menatap layar ponsel (screen time) per hari kini mencapai lebih dari 5 hingga 6 jam, salah satu yang tertinggi di dunia. Aktivitas intensif seperti maraton streaming video pendek, gaming, hingga mobilitas tinggi para pekerja lapangan membuat kebutuhan akan baterai berkapasitas raksasa menjadi kebutuhan riil, bukan sekadar komoditas di atas kertas spesifikasi.
Jika Vivo V80 masuk resmi ke Indonesia dengan membawa kapasitas 7.200 mAh serta bodi yang tetap ergonomis, ponsel ini berpotensi besar menjadi game changer di kelas menengah ke atas. Kita tunggu saja kejutannya bulan depan.
- Penulis: Dara Harun Assegaf

Saat ini belum ada komentar