Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Gadget » Bodi iPhone 18 Pro Dikabarkan Bakal Lebih Tebal

Bodi iPhone 18 Pro Dikabarkan Bakal Lebih Tebal

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
  • visibility 83
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, California – Perbincangan hangat seputar lini gawai masa depan Apple kembali memicu perdebatan di kalangan pemerhati teknologi. Bukan lagi soal pilihan warna baru atau peningkatan sensor performa, fokus rumor kali ini justru tertuju pada dimensi fisik yang dinilai tidak biasa: lini iPhone 18 Pro dikabarkan bakal hadir dengan bodi yang jauh lebih tebal dibanding generasi sebelumnya.

Lanskap rumor mengenai ketebalan ini sebenarnya sempat bergerak dinamis. Ketika bocoran dummy unit pertama kali mencuat pada April lalu, indikasi awal memang memperlihatkan bodi iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max yang tampak lebih tebal.

Spekulasi tersebut sempat mereda pada Juni setelah seorang pembocor mengklaim perangkat ini akan mempertahankan ketebalan yang sama dengan iPhone 17 Pro di angka 8,75 mm. Namun, informasi terbaru kini yang dilansir GSMArena, Rabu (8/7/2026),  justru memperkuat kembali prediksi awal dan menyebut adanya pembengkakan dimensi sekitar 2 mm.

 Bodi iPhone 18 Pro Tembus Batas 1 Cm

Jika rumor penambahan ketebalan sebesar 2 mm ini terbukti akurat, maka total ketebalan iPhone 18 Pro akan menyentuh angka 10,75 mm. Ini merupakan sebuah lompatan besar yang membuat profil ponsel premium Apple tersebut resmi menembus batas psikologis 1 cm.

Bagi konsumen di Indonesia, dimensi bodi di atas 1 cm biasanya lebih identik dengan karakteristik ponsel kelas pemula (entry-level) yang membawa baterai badak, atau ponsel tangguh (rugged phone) untuk aktivitas ekstrem. Faktor ini berpotensi menjadi tantangan tersendiri dalam hal kenyamanan genggaman (ergonomics).

Mengingat tingginya mobilitas masyarakat urban di kota-kota besar seperti Jakarta, di mana aktivitas mengetik satu tangan saat berada di dalam transportasi umum komuter atau ojek online sudah menjadi pemandangan sehari-hari, ponsel dengan ketebalan di atas 1 cm akan terasa sangat padat dan berbobot di saku maupun di telapak tangan. Apple tentu harus memutar otak agar angka tebal ini tidak terlihat mengintimidasi atau terkesan kuno di lembar spesifikasi resmi mereka.

Alasan Teknis di Balik Desain yang Membengkak

Mengapa Apple rela mengorbankan pakem desain tipis yang selama ini menjadi identitas estetika mereka? Jawabannya terletak pada dua peningkatan komponen internal yang sangat masif:

  • Kamera Utama Variable Aperture: iPhone 18 Pro dan Pro Max dirumorkan akan mengadopsi mekanisme bukaan lensa dinamis (variable aperture) pada kamera utamanya. Struktur mekanis lensa yang bergerak maju-mundur ini secara otomatis membutuhkan ruang vertikal yang lebih dalam di dalam sasis ponsel.
  • Kapasitas Baterai Lebih Besar: Apple juga dilaporkan menanamkan sel baterai dengan kapasitas yang lebih besar dibanding model tahun lalu demi mengejar ketahanan daya yang lebih tangguh, yang secara fisik memerlukan ruang kompartemen yang lebih luas.

Melihat alasan di balik perubahan tersebut, kompromi pada sektor ketebalan bodi sebenarnya menjadi langkah yang cukup logis demi menghadirkan lompatan teknologi fitur yang sepadan. Meskipun demikian, validitas angka mutlak penambahan 2 mm ini tentu masih harus diperlakukan sebagai spekulasi awal industri.

Seperti biasa, pembuktian finalnya baru akan terjawab secara resmi di panggung Apple Event mendatang. Apakah Teknolojiers rela menukar bodi ponsel yang tipis demi mendapatkan kamera profesional dan baterai yang jauh lebih awet?

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Spotify Podcast Clips

    Spotify Rilis Podcast Clips, Berbagi Potongan Podcast Kini Semudah Kirim Reels

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Teknoloji, Stockholm – Spotify kembali memperkuat posisinya sebagai platform audio yang tidak hanya dipakai untuk mendengarkan musik, tetapi juga menjadi ruang penting bagi podcast dan kreator konten. Kali ini, Spotify memperkenalkan fitur baru bernama Podcast Clips, yang memungkinkan pengguna menyimpan dan membagikan bagian tertentu dari sebuah podcast dengan lebih praktis. Fitur ini terasa relevan di […]

  • Wajah AI

    Studi: Banyak Orang Tak Mampu Membedakan Wajah AI dan Manusia

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Teknoloji, New South Wales – Kamu yakin bisa mengenali wajah hasil kecerdasan buatan (AI)? Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa keyakinan tersebut mungkin berlebihan. Ya, penelitian yang dilakukan oleh University of New South Wales (UNSW) dan Australian National University (ANU) menemukan bahwa sebagian besar orang kesulitan membedakan wajah manusia asli dengan wajah yang dihasilkan AI, meskipun […]

  • SK Telecom

    Data Pengguna Bocor, SK Telecom Wajib Bayar Kompensasi Triliunan Won

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Kabar kurang sedap datang dari raksasa telekomunikasi Korea Selatan, SK Telecom. Setelah sempat bikin heboh karena kasus peretasan besar-besaran, kini mereka harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam untuk ganti rugi. Seperti dilansir Reuters, Badan perlindungan konsumen Korea Selatan pada hari Minggu (21/12/2025) secara resmi menyatakan akan memerintahkan SK Telecom untuk memberikan kompensasi […]

  • Google Gemini Chrome

    Google Gemini Resmi Hadir di Sidebar Chrome Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Kabar gembira bagi para “penjelajah” dunia maya di Tanah Air. Google secara resmi memperluas ketersediaan asisten cerdasnya, Gemini, ke dalam peramban (browser) Chrome di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari gelombang perluasan kedua di kawasan Asia Pasifik, menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara teknologi maju lainnya seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura. Kini, […]

  • Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Kabar gembira buat kamu yang masih ragu beralih ke mobil listrik (EV) karena takut baterai cepat habis atau drop saat cuaca dingin. Sekelompok ilmuwan jenius dari Korea Selatan baru saja mengumumkan terobosan besar. Tim gabungan dari POSTECH, KAIST, dan Gyeongsang National University berhasil mengembangkan teknologi baterai logam lithium “tanpa anoda” (anode-free). Klaimnya […]

  • Google Ads AI

    Google Mulai Pasang Label Khusus untuk Iklan Hasil Racikan AI

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Pernahkah Teknolojiers melihat iklan produk di internet dengan foto yang tampak begitu sempurna, lalu bertanya-tanya: “Ini foto asli atau hasil buatan kecerdasan buatan (AI)?” Pertanyaan seperti ini tampaknya bakal segera terjawab. Google resmi mengumumkan kebijakan baru yang mewajibkan adanya transparansi pada iklan digital. Raksasa teknologi ini meluncurkan fitur pelabelan otomatis untuk mendeteksi […]

expand_less