Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Commerce » Google Mulai Pasang Label Khusus untuk Iklan Hasil Racikan AI

Google Mulai Pasang Label Khusus untuk Iklan Hasil Racikan AI

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 22
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, California – Pernahkah Teknolojiers melihat iklan produk di internet dengan foto yang tampak begitu sempurna, lalu bertanya-tanya: “Ini foto asli atau hasil buatan kecerdasan buatan (AI)?” Pertanyaan seperti ini tampaknya bakal segera terjawab.

Google resmi mengumumkan kebijakan baru yang mewajibkan adanya transparansi pada iklan digital. Raksasa teknologi ini meluncurkan fitur pelabelan otomatis untuk mendeteksi apakah sebuah konten iklan dibuat atau diedit menggunakan generative AI. Langkah ini akan diterapkan secara global di berbagai platform andalan mereka, mulai dari Google Search, YouTube, hingga Google Discover.

Nantinya, label transparansi ini tidak langsung mengotorisasi tampilan utama iklan secara mencolok, melainkan disematkan di dalam panel “My Ad Center” (Pusat Iklan Saya). Pengguna cukup mengetuk ikon titik tiga atau logo informasi yang ada pada iklan untuk melihat opsi baru bertajuk “How this ad was made” (Bagaimana iklan ini dibuat).

Sistem pelabelan ini bekerja secara frictionless alias otomatis jika pengiklan menggunakan ekosistem alat pembuat iklan berbasis AI milik Google sendiri (seperti Gemini). Namun, ada satu celah (catch) yang menarik: jika pengiklan menggunakan alat AI dari pihak ketiga di luar Google, sistem pelabelan ini akan berbasis honour system alias kejujuran dari pihak pengiklan untuk melaporkannya secara manual. Google menyatakan tidak akan melakukan verifikasi mandiri untuk mengecek kebenaran laporan tersebut.

Google Menekan Penyebaran Deepfake

Langkah ini memperluas kebijakan Google sebelumnya pada tahun 2024 yang saat itu hanya mewajibkan label AI untuk konten-konten iklan politik dan pemilu guna menekan penyebaran deepfake.

Dalam keterangan resminya, manajemen Google menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menciptakan keseimbangan ekosistem digital yang sehat bagi pengguna maupun para pelaku industri periklanan.

Kami ingin membantu masyarakat untuk lebih memahami iklan yang mereka lihat, sekaligus menyediakan sarana yang jelas bagi para pengiklan dalam menavigasi standar industri yang terus berevolusi,” tulis perwakilan Google dalam unggahan blog resminya, Jumat (10/7/2026).

Langkah Google ini dinilai sebagai respons cepat untuk mencuri start sebelum regulasi ketat seperti EU AI Act (Undang-Undang AI Uni Eropa) resmi memotong ruang gerak industri pada Agustus mendatang. Selain Google, raksasa teknologi lain seperti Meta juga sudah mulai menerapkan kebijakan serupa demi meredam banjirnya media sintetis di internet.

Melalui fitur baru ini, berselancar di Google Search atau menonton YouTube setidaknya bakal terasa lebih aman dari jebakan visual AI yang manipulatif. Apakah Teknolojiers setuju?

 

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsung Messages discontinue

    Samsung Messages Resmi Dihentikan, Ini Dampaknya untuk Pengguna Galaxy

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Samsung memastikan bahwa aplikasi pesan bawaannya, Samsung Messages, akan segera dihentikan. Aplikasi yang selama ini menjadi salah satu fitur standar di ponsel Galaxy itu dijadwalkan berakhir pada Juli 2026, setidaknya untuk pasar Amerika Serikat. Langkah ini sebenarnya tidak datang tiba-tiba. Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung sudah mulai menggeser peran aplikasi pesannya dan […]

  • Speaker OpenAI ChatGPT

    Bukan Kacamata Pintar, Perangkat Hardware Pertama OpenAI Ternyata Sebuah Speaker!

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Jagat teknologi sempat dibuat penasaran selama berbulan-bulan tentang wujud perangkat keras (hardware) pertama yang sedang digarap oleh OpenAI. Banyak yang berspekulasi bahwa sang kreator ChatGPT akan merilis kacamata pintar (smart glasses) penantang Meta, atau bahkan ponsel pintar berbasis kecerdasan buatan (AI-native smartphone). Namun, rumor terbaru justru mengungkap arah yang berbeda. Berdasarkan laporan […]

  • Axios hacker korea utara

    Geger Axios Kena Bajak: Hacker Korea Utara Incar Developer, Apa Dampaknya di Indonesia?

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Ekosistem open source baru saja menerima “alarm” keras. Salah satu library JavaScript paling populer di dunia, Axios, dilaporkan sempat disusupi kode berbahaya oleh peretas yang diduga berafiliasi dengan Korea Utara. Insiden ini bukan masalah sepele, karena Axios adalah “tulang punggung” bagi jutaan aplikasi untuk terhubung ke internet. Kenapa Ini Menakutkan? Bagi kamu […]

  • xiaomi-yu7-ok

    Xiaomi YU7 Standard Meluncur, SUV Listrik Murah Penantang Tesla Model Y

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Teknoloji, Beijing – Xiaomi kembali membuat panas persaingan mobil listrik di China. Setelah sukses mencuri perhatian lewat sedan listrik SU7 dan SUV YU7, perusahaan teknologi asal Beijing itu kini memperkenalkan Xiaomi YU7 Standard Edition, varian baru dengan harga lebih agresif untuk menantang Tesla Model Y. Langkah ini menarik karena Xiaomi tidak hanya bermain di desain […]

  • Samsung Galaxy Unpacked 2026 ok

    Samsung Umumkan Galaxy Unpacked 2026 Digelar di London

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Teknoloji, London – Teka-teki seputar langkah misterius Samsung yang sempat mengosongkan kanal YouTube resminya tempo hari akhirnya terjawab lunas. Samsung Electronics secara resmi telah menyebarkan undangan global untuk perhelatan akbar mereka yang paling dinanti tahun ini, yaitu Galaxy Unpacked 2026. Kali ini, raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut memilih kota London, Inggris, sebagai panggung utama […]

  • Ilustrasi Perusahaan Spyware

    Sadap Puluhan Pejabat, Bos Perusahaan Spyware Dijatuhi Vonis 126 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Teknoloji, Athena – Pengadilan di Athena, Yunani, pada Kamis waktu setempat menyatakan pendiri perusahaan spyware pengawasan digital Intellexa dan tiga orang lainnya bersalah atas pelanggaran data pribadi pada periode 2020-2021. Putusan ini menjadi perkembangan terbaru dalam skandal penyadapan yang mengguncang politik Yunani sejak 2022. Seperti dilansir Reuters, Kamis (26/2/2026), kasus ini mencuat setelah jurnalis keuangan […]

expand_less