Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Commerce » Google Mulai Pasang Label Khusus untuk Iklan Hasil Racikan AI

Google Mulai Pasang Label Khusus untuk Iklan Hasil Racikan AI

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 39
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, California – Pernahkah Teknolojiers melihat iklan produk di internet dengan foto yang tampak begitu sempurna, lalu bertanya-tanya: “Ini foto asli atau hasil buatan kecerdasan buatan (AI)?” Pertanyaan seperti ini tampaknya bakal segera terjawab.

Google resmi mengumumkan kebijakan baru yang mewajibkan adanya transparansi pada iklan digital. Raksasa teknologi ini meluncurkan fitur pelabelan otomatis untuk mendeteksi apakah sebuah konten iklan dibuat atau diedit menggunakan generative AI. Langkah ini akan diterapkan secara global di berbagai platform andalan mereka, mulai dari Google Search, YouTube, hingga Google Discover.

Nantinya, label transparansi ini tidak langsung mengotorisasi tampilan utama iklan secara mencolok, melainkan disematkan di dalam panel “My Ad Center” (Pusat Iklan Saya). Pengguna cukup mengetuk ikon titik tiga atau logo informasi yang ada pada iklan untuk melihat opsi baru bertajuk “How this ad was made” (Bagaimana iklan ini dibuat).

Sistem pelabelan ini bekerja secara frictionless alias otomatis jika pengiklan menggunakan ekosistem alat pembuat iklan berbasis AI milik Google sendiri (seperti Gemini). Namun, ada satu celah (catch) yang menarik: jika pengiklan menggunakan alat AI dari pihak ketiga di luar Google, sistem pelabelan ini akan berbasis honour system alias kejujuran dari pihak pengiklan untuk melaporkannya secara manual. Google menyatakan tidak akan melakukan verifikasi mandiri untuk mengecek kebenaran laporan tersebut.

Google Menekan Penyebaran Deepfake

Langkah ini memperluas kebijakan Google sebelumnya pada tahun 2024 yang saat itu hanya mewajibkan label AI untuk konten-konten iklan politik dan pemilu guna menekan penyebaran deepfake.

Dalam keterangan resminya, manajemen Google menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menciptakan keseimbangan ekosistem digital yang sehat bagi pengguna maupun para pelaku industri periklanan.

“Kami ingin membantu masyarakat untuk lebih memahami iklan yang mereka lihat, sekaligus menyediakan sarana yang jelas bagi para pengiklan dalam menavigasi standar industri yang terus berevolusi,” tulis perwakilan Google dalam unggahan blog resminya, Jumat (10/7/2026).

Langkah Google ini dinilai sebagai respons cepat untuk mencuri start sebelum regulasi ketat seperti EU AI Act (Undang-Undang AI Uni Eropa) resmi memotong ruang gerak industri pada Agustus mendatang. Selain Google, raksasa teknologi lain seperti Meta juga sudah mulai menerapkan kebijakan serupa demi meredam banjirnya media sintetis di internet.

Melalui fitur baru ini, berselancar di Google Search atau menonton YouTube setidaknya bakal terasa lebih aman dari jebakan visual AI yang manipulatif. Apakah Teknolojiers setuju?

 

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsung Galaxy Unpacked 2026 ok

    Samsung Umumkan Galaxy Unpacked 2026 Digelar di London

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Teknoloji, London – Teka-teki seputar langkah misterius Samsung yang sempat mengosongkan kanal YouTube resminya tempo hari akhirnya terjawab lunas. Samsung Electronics secara resmi telah menyebarkan undangan global untuk perhelatan akbar mereka yang paling dinanti tahun ini, yaitu Galaxy Unpacked 2026. Kali ini, raksasa teknologi asal Korea Selatan tersebut memilih kota London, Inggris, sebagai panggung utama […]

  • Apple Siri AI

    Berubah Jadi Lebih Pintar, Siri Resmi Berubah Nama Jadi ‘Siri AI’

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Setelah bertahun-tahun dinilai tertinggal dari kompetitor seperti Google Assistant, Apple akhirnya memberikan perombakan paling masif sepanjang sejarah untuk asisten virtualnya di ajang WWDC 2026. Lewat pengumuman resminya di Apple Newsroom, Apple memperkenalkan Siri AI, sebuah versi asisten digital yang dibangun ulang dari nol (rebuilt from the ground up) berbasis arsitektur Apple Intelligence […]

  • Friendster baru

    Friendster Kembali Hadir, Jadi Platform Media Sosial Anti Mainstream

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Bagi warganet yang tumbuh besar di awal era 2000-an, nama Friendster tentu bukan sekadar situs web biasa. Platform ini adalah gerbang nostalgia sekaligus saksi bisu awal mula kegandrungan masyarakat Indonesia terhadap media sosial. Nah, setelah resmi menutup operasinya pada Juni 2018 karena kalah bersaing dengan raksasa seperti Facebook, kini Friendster mencoba “bangun […]

  • Megahnya kantor ByteDance di China (Foto: ByteDance).

    ByteDance Bangun Megaproyek Data Center Rp700 Triliun di Brasil

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Teknoloji, Brasil – Kebutuhan ruang komputasi untuk kecerdasan buatan (AI) dan layanan digital global benar-benar telah mengubah peta infrastruktur dunia. ByteDance, raksasa teknologi di balik aplikasi TikTok, dilaporkan menjadi klien utama dalam megaproyek kompleks pusat data (data center) raksasa yang berlokasi di Ceará, Brasil. Melansir laporan Bloomberg Línea, Senin (6/7/2026), ratusan pekerja saat ini sudah […]

  • Threads social media

    Threads Uji Coba Fitur “DM Me”, Kirim Pesan Jadi Lebih Praktis

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Platform media sosial Meta, Threads, tengah menguji fitur baru yang memudahkan pengguna memulai percakapan pribadi (direct message/DM). Lewat fitur ini, pengguna cukup mengetik “DM me” atau “Message me” di dalam postingan atau balasan. Sistem kemudian otomatis mengubahnya menjadi tautan (hyperlink) yang bisa diklik orang lain untuk langsung membuka ruang chat pribadi. Dengan […]

  • IndiHome Gamer

    Telkomsel Luncurkan The New IndiHome Gamer, Hadirkan Internet Simetris 1:1

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Telkomsel melalui layanan fixed broadband unggulannya, IndiHome, resmi memperkenalkan varian terbaru IndiHome Gamer, Selasa (27/1/2026) di Jakarta. Paket terbaru yang diberi nama The New IndiHome Gamer ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan konektivitas para gamer Tanah Air yang semakin menuntut kecepatan dan stabilitas jaringan. Dalam peluncuran ini, Telkomsel menggandeng Nuon Digital Indonesia […]

expand_less