Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Technology » Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Buka Jalan Baru bagi Kreator Indonesia Lewat AI

Kemenekraf, Indosat, dan Adobe Buka Jalan Baru bagi Kreator Indonesia Lewat AI

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Jakarta – Ekosistem kreator digital di Indonesia mendapat dorongan baru. Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Indosat Ooredoo Hutchison, dan Adobe resmi berkolaborasi untuk membantu kreator muda mengubah ide kreatif menjadi peluang ekonomi yang lebih nyata melalui teknologi, kecerdasan buatan atau AI, serta akses pembelajaran digital.

Kolaborasi ini diumumkan di Jakarta pada Senin (15/6/2026) kemarin. Fokusnya bukan hanya memperkenalkan tools kreatif, tetapi juga membangun jalur yang lebih lengkap: mulai dari belajar, membuat karya, meningkatkan kemampuan digital, sampai membuka peluang monetisasi bagi kreator lokal.

Langkah ini cukup relevan dengan kondisi Indonesia saat ini. Indeks Masyarakat Digital Indonesia atau IMDI 2025 tercatat naik menjadi 44,53, meningkat 1,19 poin dibanding tahun sebelumnya. Artinya, akses dan kemampuan digital masyarakat terus membaik, tetapi tantangan berikutnya adalah bagaimana keterampilan tersebut bisa menghasilkan nilai tambah, baik dalam bentuk karya, bisnis, karier, maupun kekayaan intelektual.

Melalui kerja sama ini, Indosat akan memberikan akses premium Adobe Express secara gratis selama enam bulan kepada seluruh pelanggan. Adobe Express sendiri merupakan platform desain dan konten berbasis AI yang dapat digunakan untuk membuat materi visual, konten media sosial, poster, video pendek, hingga kebutuhan komunikasi digital lainnya secara lebih cepat.

Materi Ramah untuk Semua

Tidak berhenti di akses aplikasi, Adobe dan Indosat juga menyiapkan materi pembelajaran dari Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia. Materi ini dirancang agar lebih mudah diikuti oleh pengguna lokal, termasuk pelajar, mahasiswa, kreator pemula, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan kemampuan storytelling digital, desain, komunikasi visual, dan pembuatan konten.

Yang menarik, Indonesia juga dipilih sebagai negara pertama untuk peluncuran program monetisasi kreator Adobe Express. Melalui program ini, kreator Indonesia dapat membuat template lokal di Adobe Express dan berpeluang memperoleh penghasilan langsung dari karya mereka. Peserta terpilih bahkan berkesempatan menampilkan karya di IDEAFEST, salah satu festival kreatif besar di Indonesia.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menekankan bahwa AI seharusnya dipakai untuk “memperkuat kreativitas manusia, bukan menggantikannya.” Menurutnya, ekonomi kreatif Indonesia bertumpu pada kekayaan intelektual yang lahir dari budaya dan kreativitas masyarakat.

Dari sisi Indosat, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha menyebut Indonesia memiliki talenta kreatif yang besar. Menurutnya, banyak anak muda saat ini membutuhkan akses terhadap perangkat, keterampilan, dan peluang yang tepat agar ide mereka bisa berkembang menjadi karya yang berdampak.

Sementara itu, Adobe melihat Indonesia sebagai pasar kreator yang penting di kawasan Asia Pasifik. President Adobe untuk kawasan Jepang dan Asia Pasifik, Ben Goodman, mengatakan kemitraan ini bertujuan membantu kreator mengubah ide menjadi bisnis yang dapat dimonetisasi.

Mengusung Dua Program Utama

Kolaborasi ini juga terhubung dengan dua program utama, yakni ECHOES dan GENSi. ECHOES atau Ekraf Creates Harmony on Education Sector merupakan program Kemenekraf untuk memperkenalkan ekosistem ekonomi kreatif kepada pelajar dan mahasiswa. Sementara GENSi atau Generasi Terkoneksi adalah platform pemberdayaan generasi muda milik Indosat. Setelah menjangkau lebih dari 10.000 anak muda, GENSi menargetkan 15.000 peserta di seluruh Indonesia pada tahun ini.

Konteks ekonominya juga besar. Kemenekraf mencatat ekonomi kreatif menyumbang Rp1.611,15 triliun atau 7,28% terhadap PDB nasional pada 2024. Memasuki 2025, sektor ini mencatat nilai ekspor US$31,94 miliar, realisasi investasi Rp183,01 triliun, dan menyerap hingga 27,4 juta tenaga kerja. Data BPS juga menunjukkan tenaga kerja ekonomi kreatif pada 2025 setara 18,70% dari total tenaga kerja nasional.

Bagi Indonesia, inisiatif seperti ini penting karena ekonomi kreatif tidak lagi hanya bergantung pada bakat, tetapi juga pada kemampuan mengelola teknologi, memahami hak kekayaan intelektual, dan membangun model bisnis yang berkelanjutan. Di tengah maraknya penggunaan AI untuk desain, video, musik, hingga konten media sosial, kreator lokal perlu dibekali agar tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta yang bisa mendapatkan manfaat ekonomi.

Dengan kombinasi akses tools, pelatihan, jaringan komunitas, dan peluang monetisasi, kerja sama Kemenekraf, Indosat, dan Adobe bisa menjadi pintu masuk baru bagi kreator Indonesia. Tantangannya kini adalah memastikan program ini benar-benar menjangkau kreator di berbagai daerah, bukan hanya mereka yang sudah berada di pusat ekosistem digital kota besar.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tron 2 Robot

    Tron 2: Robot Humanoid dari LimX yang Bisa Salto dan Angkat Manusia

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Shenzhen, Teknoloji – Dunia robotik kembali dibuat heboh oleh LimX Dynamics. Baru empat bulan lalu mereka memukau kita dengan robot humanoid bernama Oli, sekarang startup teknologi yang baru berumur tiga tahun ini sudah merilis mainan barunya: Tron 2. Sesuai namanya, ini adalah penerus dari Tron 1. Namun, berdasarkan video demo yang dirilis LimX hari Kamis […]

  • Ford Renault

    Ford Gandeng Renault untuk Bikin Mobil Listrik Murah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Paris – Persaingan pasar mobil listrik (EV) di Eropa makin panas, terutama dengan gempuran merek-merek Tiongkok yang menawarkan harga miring. Merespons hal ini, dua raksasa otomotif, Ford dan Renault, memutuskan untuk berhenti saling sikut dan justru bergandengan tangan. Keduanya baru saja resmi meneken kerja sama strategis untuk memproduksi mobil listrik yang lebih terjangkau dan praktis, […]

  • Soundcore Boom Go 3i

    Soundcore Boom Go 3i Resmi Masuk Indonesia, Bawa Fitur Power Bank dan Sirine Darurat

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Tren aktivitas luar ruangan seperti hiking, bersepeda, hingga tren glamping (camping mewah) kini tengah digandrungi oleh masyarakat Indonesia, khususnya kalangan urban yang mendambakan short escape di akhir pekan. Seiring dengan menjamurnya hobi outdoor ini, kebutuhan akan gawai tangguh yang tahan banting pun ikut meningkat. Melihat peluang besar tersebut, Soundcore, yang merupakan lini […]

  • Google Gemini Chrome

    Google Gemini Resmi Hadir di Sidebar Chrome Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Kabar gembira bagi para “penjelajah” dunia maya di Tanah Air. Google secara resmi memperluas ketersediaan asisten cerdasnya, Gemini, ke dalam peramban (browser) Chrome di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari gelombang perluasan kedua di kawasan Asia Pasifik, menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara teknologi maju lainnya seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura. Kini, […]

  • Speaker OpenAI ChatGPT

    Bukan Kacamata Pintar, Perangkat Hardware Pertama OpenAI Ternyata Sebuah Speaker!

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Jagat teknologi sempat dibuat penasaran selama berbulan-bulan tentang wujud perangkat keras (hardware) pertama yang sedang digarap oleh OpenAI. Banyak yang berspekulasi bahwa sang kreator ChatGPT akan merilis kacamata pintar (smart glasses) penantang Meta, atau bahkan ponsel pintar berbasis kecerdasan buatan (AI-native smartphone). Namun, rumor terbaru justru mengungkap arah yang berbeda. Berdasarkan laporan […]

  • Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Kabar gembira buat kamu yang masih ragu beralih ke mobil listrik (EV) karena takut baterai cepat habis atau drop saat cuaca dingin. Sekelompok ilmuwan jenius dari Korea Selatan baru saja mengumumkan terobosan besar. Tim gabungan dari POSTECH, KAIST, dan Gyeongsang National University berhasil mengembangkan teknologi baterai logam lithium “tanpa anoda” (anode-free). Klaimnya […]

expand_less