Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gadget » Huawei Watch GT Runner 2 Resmi Meluncur dengan Fitur Marathon Pintar

Huawei Watch GT Runner 2 Resmi Meluncur dengan Fitur Marathon Pintar

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • visibility 68
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Shenzhen – Huawei kembali menyasar segmen olahraga serius lewat peluncuran Watch GT Runner 2 dalam ajang bertajuk “Now is Your Run”. Perangkat ini merupakan penerus Watch GT Runner (2021) dan dirancang khusus dari nol untuk pelari, bukan sekadar smartwatch umum dengan fitur lari tambahan.

Dalam peluncurannya, Huawei menjanjikan peningkatan signifikan pada akurasi GPS, insight kesehatan yang lebih mendalam, serta fitur pelatihan khusus marathon yang lebih komprehensif.

Desain Premium, Ringan, dan Tahan Air

Watch GT Runner 2 dibekali layar AMOLED 1,32 inci dengan casing 43,5mm. Tingkat kecerahan puncaknya mencapai 3.000 nits, membuat tampilan tetap jelas meski digunakan di bawah terik matahari—kondisi yang umum dialami pelari outdoor di Indonesia.

Layar dilindungi Kunlun Glass generasi kedua, sementara bodinya menggunakan material titanium dengan bezel metal. Bobotnya hanya 43,5 gram dengan ketebalan 10,7mm, serta ketahanan air hingga kedalaman 40 meter.

Material ringan namun kokoh menjadi penting, terutama bagi pelari jarak jauh yang membutuhkan kenyamanan dalam sesi latihan panjang.

Dikembangkan Bersama Eliud Kipchoge

Tidak main-main, Huawei menggandeng legenda marathon peraih dua medali emas Olimpiade, Eliud Kipchoge, serta DSM-Firmenich Running Team dalam pengembangan perangkat ini.

Sebagai perangkat yang diharapkan hadir lebih baik dari pendahulunya salah satu fokus utama GT Runner 2 adalah akurasi posisi. Itulah sebabnya perangkat ini dilengkapi antena 3D floating terbaru dengan desain gasket antena yang dioptimalkan.

Huawei mengklaim performa antena meningkat hingga 3,5 kali dibanding generasi sebelumnya. Teknologi ini dirancang untuk tetap akurat di area menantang seperti terowongan, jalan layang, atau area dengan banyak gedung tinggi.

Selain antena baru, Watch GT Runner 2 dilengkapi algoritma positioning inersial yang memanfaatkan sensor accelerometer dan gyroscope untuk menjaga akurasi pelacakan rute meski sinyal satelit terganggu.

Smartwatch ini mendukung dual-band satellite positioning serta navigasi independen tanpa perlu terhubung ke smartphone. Fitur ini penting bagi pelari yang ingin berlatih tanpa membawa ponsel.

Mode Marathon Pintar

Huawei Watch GT Runner 2

Huawei Watch GT Runner 2 (foto: Huawei)

Dalam mendukung aktivitas dan program lari pengguna, Huawei menyematkan TruSense sensor generasi terbaru yang mampu memantau:

  • Detak jantung

  • Saturasi oksigen (SpO2)

  • ECG

  • Laju pernapasan

  • Kualitas tidur

  • Tingkat stres

Fitur unggulan lainnya adalah Intelligent Marathon Mode, yang memberikan panduan pacing dinamis, pengukuran running power, hingga pengingat waktu asupan energi (refuel reminder).

Yang paling menarik, Watch GT Runner 2 menjadi smartwatch Huawei pertama dengan algoritma deteksi ambang laktat (lactate threshold) secara real-time. Metrik ini penting bagi pelari untuk mengetahui batas intensitas sebelum kelelahan meningkat secara signifikan.

Penting untuk diketahui, fitur ini biasanya hanya tersedia pada perangkat olahraga profesional kelas atas. Jadi kehadirannya tentu membuat perangkat ini bisa diperhitungkan di jajaran sportwatch yang serius.

Baterai Tahan Lama dan Fitur Tambahan

Watch GT Runner 2 dibekali baterai 540mAh berbasis teknologi Si-C yang diklaim mampu bertahan hingga 14 hari untuk penggunaan ringan, atau 32 jam penggunaan GPS kontinu.

Tersedia pula speaker internal untuk panggilan hands-free serta dukungan NFC untuk pembayaran digital. Selain itu, Huawei mengonfirmasi dukungan Curve Pay di Inggris.

Smartwatch ini kompatibel dengan Android dan iOS, yang tentunya memperluas jangkauan pengguna.

Harga dan Ketersediaan Watch GT Runner 2

Huawei Watch GT Runner 2 hadir dalam tiga warna:

  • Dawn Orange

  • Dusk Blue

  • Midnight Black

Seperti dikutip Teknoloji dari GSMArena, Jumat (27/2/2026), harga global smartwatch ini dipatok £350. Penjualan resmi sudah dimulai, dengan promo terbatas hingga 19 April berupa diskon £30 dan bonus strap tambahan bagi pembeli awal.

Jika masuk ke pasar Indonesia, perangkat ini kemungkinan akan bersaing di segmen smartwatch premium khusus olahraga, bersanding dengan brand global lainnya.

Bagi pelari yang menginginkan akurasi tinggi, insight performa mendalam, dan desain ringan premium, Huawei Watch GT Runner 2 menawarkan kombinasi fitur yang cukup menjanjikan di 2026.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apple Ultra

    Jelang Era Ultra, Apple Siapkan iPhone Fold dan MacBook Layar Sentuh

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Jika kamu mengira label “Pro Max” adalah kasta tertinggi di ekosistem Apple, sebaiknya mulailah bersiap untuk standar baru yang lebih prestisius. Raksasa teknologi asal Cupertino dikabarkan tengah menyusun strategi branding ultra-premium yang akan menjadi identitas baru bagi jajaran produk tercanggih mereka. Dalam dua belas bulan ke depan, Apple diprediksi akan memperkenalkan dua […]

  • Google Gemini Chrome

    Google Gemini Resmi Hadir di Sidebar Chrome Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Kabar gembira bagi para “penjelajah” dunia maya di Tanah Air. Google secara resmi memperluas ketersediaan asisten cerdasnya, Gemini, ke dalam peramban (browser) Chrome di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari gelombang perluasan kedua di kawasan Asia Pasifik, menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara teknologi maju lainnya seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura. Kini, […]

  • Samsung One UI 8

    Samsung One UI Jadi Android Skin Favorit Tahun Ini!

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 28
    • 0Komentar

    San Fransico, Teknoloji – Samsung One UI berhasi menempati urutan teratas sebagai Skin Andorid terbaik tahun ini. Apa sih yang bikin UI ini jadi favorit? Adalah GSM Arena yang telah melakukan voting kepada pembacanya pada minggu lalu. Hingga akhirnya hasil voting dikeluarkan, ternyata menempatkan Samsung One UI sebagai pemenangnya dengan meraup 41% dari total suara, […]

  • Ford Renault

    Ford Gandeng Renault untuk Bikin Mobil Listrik Murah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Paris – Persaingan pasar mobil listrik (EV) di Eropa makin panas, terutama dengan gempuran merek-merek Tiongkok yang menawarkan harga miring. Merespons hal ini, dua raksasa otomotif, Ford dan Renault, memutuskan untuk berhenti saling sikut dan justru bergandengan tangan. Keduanya baru saja resmi meneken kerja sama strategis untuk memproduksi mobil listrik yang lebih terjangkau dan praktis, […]

  • Samsung Galaxy S26

    Samsung Galaxy S26 Bisa Terhubung dengan Sinyal Satelit?

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco – Seri Samsung Galaxy S26 yang diperkirakan akan diperkenalkan dalam waktu dekat mulai menunjukkan petunjuk penting terkait fitur barunya. Seluruh model dalam lini ini, seperti Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra terpantau telah muncul dalam database Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat, sekaligus mengungkap detail awal soal kemampuan konektivitasnya. Berdasarkan […]

  • airpods charger

    Cara Mengatasi Baterai AirPods yang Mentok di 80%

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Pernah mengalami kejadian yang bikin bingung ini? Kamu sudah meletakkan AirPods di dalam casing pengisi daya selama berjam-jam, tapi saat mau dipakai, indikator baterai Airpods kamu tertahan di angka 80% dan tidak mau naik ke 100%. Tenang, AirPods Anda tidak rusak. Itu bukan bug atau kerusakan baterai, melainkan fitur pintar yang sedang bekerja. Sama seperti […]

expand_less