Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Telecommunication » Kinerja Indosat 2025 Tumbuh Positif Sampai Dobel Digit!

Kinerja Indosat 2025 Tumbuh Positif Sampai Dobel Digit!

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Jakarta – PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (IDX: ISAT) mengawali 2026 dengan momentum yang solid setelah menutup kuartal terakhir 2025 dengan kinerja keuangan yang menguat. Di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat, Indosat mencatat pertumbuhan pendapatan kuartalan sebesar 9% (quarter-on-quarter) menjadi Rp15,36 triliun.

Tak hanya pendapatan, laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk juga melonjak signifikan, tumbuh 53,5% secara kuartalan dan 12,2% secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp5,5 triliun. Sementara itu, EBITDA meningkat 12% menjadi Rp26,6 triliun, di manabertumbuh lebih cepat dibandingkan pendapatan, yang menunjukkan efisiensi operasional dan fundamental keuangan yang semakin kuat.

President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyebut capaian ini sebagai fondasi penting untuk melangkah ke 2026. Menurutnya, pertumbuhan pendapatan yang kuat, peningkatan profitabilitas, serta kinerja laba bersih yang solid mencerminkan strategi perusahaan yang berjalan konsisten.

“Kami menutup tahun 2025 dengan momentum yang kuat, mencapai panduan kinerja yang telah ditetapkan, serta mengakhiri tahun dengan fondasi yang solid untuk melaju ke 2026,” ujarnya melalui keterangan resmi yang diterima Teknoloji, Senin (9/2/2026).

AI Jadi Pendorong Utama

Indosat mencatat Average Revenue Per User (ARPU) meningkat menjadi Rp44 ribu. Kenaikan ini didorong oleh pendekatan personalisasi berbasis kecerdasan artifisial (AI), penguatan jaringan, serta peningkatan pengalaman pelanggan. Menurut Vikram, transformasi berbasis AI menjadi salah satu diferensiasi utama perusahaan.

“Pertumbuhan ARPU yang progresif didorong oleh personalisasi berbasis AI, penguatan jaringan, serta fokus konsisten kami dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang luar biasa,” jelasnya.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah fitur AI-powered 360 Scam and Spam Protection, yang dirancang melindungi pelanggan dari penipuan digital di berbagai kanal komunikasi. Inisiatif ini relevan dengan kondisi Indonesia, mengingat data OJK menunjukkan kerugian akibat penipuan digital telah mencapai triliunan rupiah dalam beberapa tahun terakhir.

Terkait implementasi AI,  Indosat menegaskan komitmennya untuk menjadi perusahaan berbasis AI dengan mengintegrasikan kecerdasan artifisial ke dalam operasional jaringan dan layanan pelanggan. Pendekatan ini mencakup pemanfaatan analitik data untuk meningkatkan kualitas layanan, optimasi kapasitas jaringan secara real-time, serta personalisasi penawaran.

Transformasi ini juga sejalan dengan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai US$ 130 miliar pada 2025 menurut laporan Google, Temasek, dan Bain & Company. Dalam ekosistem digital yang semakin kompetitif, kemampuan memanfaatkan data dan AI menjadi faktor kunci keberlanjutan bisnis.

Selain pertumbuhan bisnis, Indosat menempatkan keamanan dan kepercayaan digital sebagai prioritas utama. Hal ini penting mengingat tingginya tingkat adopsi layanan digital di Indonesia, termasuk mobile banking, e-commerce, dan aplikasi pesan instan.

Dengan investasi berkelanjutan pada infrastruktur digital, operasional berbasis data, serta inovasi yang berfokus pada pelanggan, Indosat berupaya menciptakan ekosistem digital yang tangguh, inklusif, dan siap menghadapi masa depan.

Dorong Pengalaman Pelanggan lewat 5G dan HiFi Air

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas digital, baik untuk bekerja, belajar, maupun berbisnis, Indosat memperluas layanan 5G dan solusi fixed wireless access (FWA) melalui brand HiFi Air.

Hingga akhir 2025, layanan 5G dan HiFi Air telah tersedia di 24 kota di Indonesia, dengan total pelanggan Home Broadband (HBB) mencapai sekitar 400.000. Langkah ini sejalan dengan tren konsumsi data nasional yang terus meningkat.

Berdasarkan laporan APJII 2024, penetrasi internet Indonesia telah melampaui 78% populasi, dengan konsumsi data seluler menjadi pendorong utama pertumbuhan trafik. Kondisi ini tentunya membuat operator telekomunikasi perlu berinvestasi pada jaringan yang lebih cepat, stabil, dan adaptif.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tron 2 Robot

    Tron 2: Robot Humanoid dari LimX yang Bisa Salto dan Angkat Manusia

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Shenzhen, Teknoloji – Dunia robotik kembali dibuat heboh oleh LimX Dynamics. Baru empat bulan lalu mereka memukau kita dengan robot humanoid bernama Oli, sekarang startup teknologi yang baru berumur tiga tahun ini sudah merilis mainan barunya: Tron 2. Sesuai namanya, ini adalah penerus dari Tron 1. Namun, berdasarkan video demo yang dirilis LimX hari Kamis […]

  • Soundcore Boom Go 3i

    Soundcore Boom Go 3i Resmi Masuk Indonesia, Bawa Fitur Power Bank dan Sirine Darurat

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Tren aktivitas luar ruangan seperti hiking, bersepeda, hingga tren glamping (camping mewah) kini tengah digandrungi oleh masyarakat Indonesia, khususnya kalangan urban yang mendambakan short escape di akhir pekan. Seiring dengan menjamurnya hobi outdoor ini, kebutuhan akan gawai tangguh yang tahan banting pun ikut meningkat. Melihat peluang besar tersebut, Soundcore, yang merupakan lini […]

  • Oracle PHK massal

    Oracle Mendadak PHK Massal Karyawan, Tapi Kedapatan Rekrut Tenaga Asing

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Teknoloji, Austin – Oracle tengah menjadi sorotan setelah laporan mengenai gelombang PHK di perusahaan itu muncul hampir bersamaan dengan data yang menunjukkan bahwa raksasa teknologi asal Amerika Serikat tersebut masih aktif mengajukan visa kerja H-1B untuk tenaga asing. Dua isu itu, yakni pemangkasan karyawan dan pengajuan visa kerja, langsung memicu respons keras, terutama di kalangan […]

  • Apple Siri AI

    Berubah Jadi Lebih Pintar, Siri Resmi Berubah Nama Jadi ‘Siri AI’

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Setelah bertahun-tahun dinilai tertinggal dari kompetitor seperti Google Assistant, Apple akhirnya memberikan perombakan paling masif sepanjang sejarah untuk asisten virtualnya di ajang WWDC 2026. Lewat pengumuman resminya di Apple Newsroom, Apple memperkenalkan Siri AI, sebuah versi asisten digital yang dibangun ulang dari nol (rebuilt from the ground up) berbasis arsitektur Apple Intelligence […]

  • LG CES 2026

    LG Siap Mengguncang CES 2026 dengan Teknologi Tercanggih

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Las Vegas – Gelaran akbar CES 2026 sudah di depan mata. Tepat pada 6 Januari 2026, pameran teknologi terbesar di dunia ini akan dibuka, dan LG diprediksi bakal menjadi salah satu bintang utamanya. Raksasa teknologi asal Korea ini siap memamerkan jajaran produk terbarunya, mulai dari TV, monitor, speaker, hingga peralatan rumah tangga pintar. LG telah […]

  • Axios hacker korea utara

    Geger Axios Kena Bajak: Hacker Korea Utara Incar Developer, Apa Dampaknya di Indonesia?

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Ekosistem open source baru saja menerima “alarm” keras. Salah satu library JavaScript paling populer di dunia, Axios, dilaporkan sempat disusupi kode berbahaya oleh peretas yang diduga berafiliasi dengan Korea Utara. Insiden ini bukan masalah sepele, karena Axios adalah “tulang punggung” bagi jutaan aplikasi untuk terhubung ke internet. Kenapa Ini Menakutkan? Bagi kamu […]

expand_less