Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Apps » Friendster Kembali Hadir, Jadi Platform Media Sosial Anti Mainstream

Friendster Kembali Hadir, Jadi Platform Media Sosial Anti Mainstream

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, California – Bagi warganet yang tumbuh besar di awal era 2000-an, nama Friendster tentu bukan sekadar situs web biasa. Platform ini adalah gerbang nostalgia sekaligus saksi bisu awal mula kegandrungan masyarakat Indonesia terhadap media sosial.

Nah, setelah resmi menutup operasinya pada Juni 2018 karena kalah bersaing dengan raksasa seperti Facebook, kini Friendster mencoba “bangun dari kubur” dengan napas yang benar-benar baru. Namun, jangan harap kamu akan menemukan fitur Testimonial atau pilihan mengubah background profil seperti dulu.

Ya, Friendster versi masa depan ini hadir dengan filosofi yang berani melawan arus media sosial modern. Apa aja sih?

Tanpa Iklan, Tanpa Algoritma

Di saat platform lain berlomba-lomba membuat kita kecanduan dengan infinite scroll dan algoritma yang agresif, Friendster justru memilih jalan sepi. Platform ini mengklaim tidak lagi menggunakan algoritma untuk mengatur apa yang dilihat.

Beberapa poin unik dari “Friendster Baru” ini antara lain:

  • Fokus pada Koneksi Nyata: Tidak ada sistem rekomendasi yang memaksa pengguna terus menatap layar. Fokus utamanya adalah menjaga kualitas hubungan, bukan kuantitas waktu layar (screen time).

  • Privasi sebagai Prioritas: Pengembang menyatakan tidak akan menjual data pengguna dan platform ini beroperasi tanpa iklan sama sekali.

  • Model Bisnis Mandiri: Sang pengembang, Mike Carson, menyebut ia tidak mengejar profit besar dan berharap platform ini setidaknya bisa membiayai operasionalnya sendiri. Ke depan, ada wacana fitur premium berbayar, namun hal itu belum menjadi fokus utama.

Satu hal yang paling radikal dari Friendster versi Mike Carson adalah cara kita menambah teman. Pengguna tidak bisa lagi sekadar mengetik nama orang asing lalu menekan tombol add friend.

Koneksi hanya bisa terjalin jika kedua orang berada di lokasi yang sama secara fisik. Dengan memanfaatkan teknologi pada perangkat untuk terhubung langsung, sistem ini memastikan bahwa setiap teman di Friendster adalah orang nyata yang memang pernah kamu temui secara langsung. Mike Carson merancang konsep ini agar proses berteman kembali ke akarnya: interaksi tatap muka.

Nostalgia Friendster di Indonesia

Mengapa kembalinya Friendster terasa begitu spesial bagi publik Tanah Air? Sebelum Facebook mendominasi, Indonesia adalah salah satu pasar terbesar Friendster di dunia. Nostalgia mengganti lagu di profil atau menunggu kiriman Testi menjadi memori kolektif generasi milenial Indonesia.

Di tengah isu kesehatan mental akibat tekanan media sosial di Indonesia, kehadiran platform yang “tenang” dan tanpa dorongan untuk terus aktif menjadi alternatif yang menarik bagi mereka yang mulai lelah dengan hiruk-pikuk konten yang tak berujung.

Jauh mundur ke belakang, didirikan di California pada 2002, Friendster sempat dibeli oleh perusahaan Malaysia, MOL Global, pada 2009 sebelum akhirnya benar-benar redup. Mike Carson sendiri membeli domain dan merek dagang Friendster yang kedaluwarsa dalam rentang tahun 2023 hingga 2025.

Sayangnya, antusiasme ini harus sedikit tertahan. Saat ini, aplikasi Friendster baru tersedia secara terbatas untuk perangkat iOS dan belum dirilis secara luas di banyak negara, termasuk Indonesia. Belum ada kepastian kapan aplikasi ini akan menyambangi pengguna Android atau versi web.

“Tantangan Friendster saat ini bukan lagi soal menghidupkan nama besar, melainkan membuktikan apakah konsep ‘sosial media lambat’ ini relevan bagi pengguna masa kini yang terbiasa dengan kecepatan tinggi,” demikian ujar Carson dalam blog-nya.

Akankah Friendster berhasil menjadi pelarian bagi mereka yang rindu akan ketenangan, atau justru tenggelam karena syarat “harus bertemu” yang terlalu berat? Hanya waktu yang bisa menjawab.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mercedes-Benz CLA 2026

    Mercedes-Benz CLA 2026: Entry-Level yang Justru Paling Canggih

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Teknoloji, Stuttgard – Biasanya, Mercedes-Benz punya aturan main yang saklek: teknologi paling mutakhir itu jatahnya S-Class atau mobil-mobil flagship mereka yang harganya selangit. Nanti, baru sisa-sisa teknologinya “diturunkan” ke model yang lebih murah setelah balik modal. Tapi, aturan itu resmi dibuang ke tong sampah. Mercedes kini memasuki era baru yang lebih egaliter lewat Mercedes-Benz CLA […]

  • Samsung Galaxy Z Fold 8 Wide ok

    Samsung Galaxy Z Fold Wide Tidak Membawa Kamera 200 MP dan Tanpa Telefoto

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Samsung Galaxy Z Fold Wide kembali menjadi bahan pembicaraan. Kali ini, bocoran terbaru menyoroti sektor kamera yang kemungkinan tidak akan semewah Galaxy Z Fold reguler. Seperti dilansir Andriod Authority, Rabu (13/4/2026), perangkat lipat yang belum diumumkan resmi tersebut disebut tidak memakai kamera utama 200 MP, melainkan kamera utama 50 MP dengan bukaan […]

  • WhatsApp ujicoba

    WhatsApp Uji Coba Cloud Storage Terenkripsi untuk Privasi Makin Ketat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Kabar terbaru menyebutkan bahwa WhatsApp tengah menguji fitur revolusioner bertajuk “Encrypted Cloud Storage”. Langkah ini menandai pergeseran besar dalam cara platform milik Meta ini mengelola data pengguna, beralih dari sistem cadangan (backup) konvensional menuju penyimpanan berbasis awan (cloud) yang jauh lebih terintegrasi dan aman. Seperti diketahui, selama ini kita mengenal fitur backup […]

  • Bocoran vivo x300e

    Bocoran vivo X300e Terungkap: Bawa Snapdragon 8 Gen 5

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Teknologi, China – vivo tampaknya belum mau mengerem inovasi mereka dalam lini seri X300. Setelah meluncurkan beberapa varian, vendor asal China ini dilaporkan tengah bersiap merilis jagoan keenamnya yang diberi nama vivo X300e. Kabar mengenai kehadiran perangkat ini sebenarnya sudah terendus sejak Februari lalu lewat kebocoran nomor IMEI di database GSMA, namun kini spesifikasi kuncinya […]

  • Indosat Scam Spam

    Indosat Klaim Blokir 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam dalam 6 Bulan

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Enam bulan sejak diluncurkan, fitur Anti-Spam dan Anti-Scam milik Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) diklaim telah mendeteksi lebih dari 2 miliar panggilan, SMS, dan tautan berisiko yang terindikasi spam maupun penipuan. Teknologi ini berbasis kecerdasan buatan (AI) dan dikembangkan bersama mitra teknologi Tanla melalui platform Wisely AI, dengan tujuan melindungi seluruh pelanggan dari […]

  • Speaker OpenAI ChatGPT

    Bukan Kacamata Pintar, Perangkat Hardware Pertama OpenAI Ternyata Sebuah Speaker!

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Jagat teknologi sempat dibuat penasaran selama berbulan-bulan tentang wujud perangkat keras (hardware) pertama yang sedang digarap oleh OpenAI. Banyak yang berspekulasi bahwa sang kreator ChatGPT akan merilis kacamata pintar (smart glasses) penantang Meta, atau bahkan ponsel pintar berbasis kecerdasan buatan (AI-native smartphone). Namun, rumor terbaru justru mengungkap arah yang berbeda. Berdasarkan laporan […]

expand_less