Berubah Jadi Lebih Pintar, Siri Resmi Berubah Nama Jadi ‘Siri AI’
- account_circle Dara Harun Assegaf
- calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

Siri AI di perangkat Apple (foto: Apple)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Teknoloji, California – Setelah bertahun-tahun dinilai tertinggal dari kompetitor seperti Google Assistant, Apple akhirnya memberikan perombakan paling masif sepanjang sejarah untuk asisten virtualnya di ajang WWDC 2026. Lewat pengumuman resminya di Apple Newsroom, Apple memperkenalkan Siri AI, sebuah versi asisten digital yang dibangun ulang dari nol (rebuilt from the ground up) berbasis arsitektur Apple Intelligence generasi terbaru.
Bukan sekadar ganti nama, Siri AI kini dirancang menjadi asisten yang jauh lebih luwes, memahami konteks personal pengguna, hingga memiliki kemampuan “melihat” apa yang ada di layar perangkat Anda.
Tiga Senjata Utama Siri AI
Apple menyuntikkan tiga pilar kemampuan utama yang membuat Siri AI terasa seperti asisten pribadi nyata, bukan lagi sekadar program bot suara yang kaku:
-
Pemahaman Konteks Personal (Personal Context Understanding): Siri AI kini bisa menjelajahi pesan teks, email, foto, hingga catatan pengguna secara privat untuk mencari informasi spesifik. Misalnya, Anda bisa bertanya, “Siri, jam berapa jadwal penerbangan yang dikirimkan kakak saya minggu lalu?” dan Siri akan langsung mencarinya di tumpukan email tanpa Anda perlu membuka aplikasinya.
-
Kesadaran On-Screen (Onscreen Awareness): Siri kini punya “mata”. Asisten ini bisa memahami apa pun konten yang sedang Anda buka di layar. Jika Anda sedang melihat foto tempat wisata di Safari, pengguna cukup berkata, “Berapa tiket masuk ke tempat ini?” dan Siri langsung tahu objek apa yang dimaksud.
-
Pengetahuan Dunia yang Luas (Broad World Knowledge): Siri AI terintegrasi dengan web untuk menyajikan informasi terkini secara real-time, mulai dari jadwal konser musisi favorit hingga fenomena alam seperti gerhana matahari secara akurat.
“Kami sangat antusias memperkenalkan Siri AI, sebuah asisten yang jauh lebih mumpuni dan interaktif yang dirancang untuk membantu pengguna mencari informasi dan menyelesaikan tugas sepanjang hari,” ungkap Craig Federighi, Senior Vice President of Software Engineering Apple.”
Dengan akses ke pengetahuan dunia yang luas untuk jawaban yang selalu diperbarui, ditambah kesadaran layar dan pemahaman konteks personal, Siri AI diklaim dapat membantu pengguna mengambil tindakan di berbagai aplikasi secara lebih alami dari sebelumnya.
Hadir dengan Aplikasi Khusus dan Fitur Visual Intelligence
Salah satu kejutan terbesar dalam pengumuman ini adalah kehadiran Aplikasi Siri Khusus. Melalui integrasi iCloud, riwayat percakapan pengguna dengan Siri AI akan tersinkronisasi secara aman di semua perangkat. Pengguna bisa memulai obrolan atau perintah pengerjaan draf dokumen di Mac, lalu melanjutkannya saat sedang di jalan via iPhone atau Apple Watch.
Tak hanya itu, fitur Visual Intelligence kini tidak lagi eksklusif di ponsel. Apple memboyong kemampuan ini ke lini iPad dan Mac.
-
Di iPad, fitur ini terintegrasi langsung dalam menu screenshot.
-
Di Mac, pengguna cukup menekan pintasan (keyboard shortcut) khusus, memilih objek di layar, dan langsung mengetikkan pertanyaan ke Siri untuk mendapatkan analisis instan.
Bagi pengguna Apple Vision Pro, Siri AI memanfaatkan teknologi spatial computing dengan visualisasi 3D yang bisa diletakkan di mana saja dalam ruang virtual. Pengguna cukup menatap jendela aplikasi atau objek fisik di sekitar mereka dan langsung berbicara untuk mengaktifkan Siri.
Siri AI dijadwalkan meluncur sebagai bagian dari pembaruan iOS 27, iPadOS 27, macOS 27 Golden Gate, watchOS 27, dan visionOS 27 pada musim gugur tahun 2026 ini.
- Penulis: Dara Harun Assegaf

Saat ini belum ada komentar