Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gadget » Apple Siapkan Engsel 3D untuk iPhone Fold Printing demi Hilangkan Bekas Lipatan

Apple Siapkan Engsel 3D untuk iPhone Fold Printing demi Hilangkan Bekas Lipatan

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
  • visibility 15
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, China – Rumor mengenai iPhone Fold kembali mencuat. Laporan terbaru dari China menyebut bahwa ponsel lipat pertama Apple itu kemungkinan akan dibekali engsel berbasis 3D printing untuk membantu meminimalkan bekas lipatan (crease) pada layar.

Jika rumor yang dihembuskan salah satu akun Weibo ini benar, ini menjadi salah satu detail teknis paling penting sejauh ini soal perangkat foldable Apple. Sebab, salah satu kritik terbesar pada ponsel lipat hingga kini masih berkisar pada bekas lipatan layar yang terlihat atau terasa saat perangkat dibuka.

Weibo iPhone Fold

Informasi ini juga memperkuat rumor sebelumnya yang menyebut Apple sangat fokus pada kualitas tampilan layar lipat, terutama agar pengalaman visual saat perangkat dibuka bisa terasa lebih mulus.

Apple Diduga Ingin Samai Foldable dengan Lipatan Minim

Pendekatan seperti ini sebenarnya bukan hal baru di industri smartphone lipat. Beberapa vendor Android sudah lebih dulu mencoba berbagai metode untuk menyamarkan lipatan layar, termasuk lewat desain engsel yang lebih presisi.

Salah satu contoh yang sering disebut adalah Oppo, yang sempat memakai pendekatan serupa untuk menekan tampilan crease pada lini foldable miliknya.

Kalau Apple benar memilih solusi engsel 3D printing, langkah ini bisa dibaca sebagai upaya untuk mengatasi salah satu kelemahan paling mencolok dari perangkat foldable saat ini.

3D Printing Bukan Teknologi Asing bagi Apple

Apple sendiri bukan nama baru dalam penggunaan komponen berbasis 3D printing. Teknologi ini sebelumnya disebut sudah dipakai untuk beberapa bagian perangkat, termasuk material berbasis titanium pada lini produk tertentu.

Selain memberi fleksibilitas desain yang lebih tinggi, proses 3D printing juga dikenal lebih efisien dalam penggunaan material dibanding metode manufaktur konvensional.

Untuk komponen seperti engsel—yang kecil tetapi sangat menentukan pengalaman penggunaan—pendekatan seperti ini dinilai masuk akal.

Masih Rumor, tapi Arah Pengembangannya Kian Jelas

Hingga saat ini Apple memang belum mengonfirmasi keberadaan iPhone Fold. Namun jika rumor-rumor yang beredar terus mengarah ke detail teknis yang semakin spesifik, besar kemungkinan perangkat ini memang sedang dipersiapkan dengan serius.

Kalau benar Apple menjadikan lipatan layar sebagai fokus utama, iPhone Fold berpotensi hadir bukan hanya sebagai jawaban atas tren foldable, tetapi juga sebagai upaya Apple untuk menyempurnakan pengalaman yang selama ini masih dianggap belum matang.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsung Messages discontinue

    Samsung Messages Resmi Dihentikan, Ini Dampaknya untuk Pengguna Galaxy

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Samsung memastikan bahwa aplikasi pesan bawaannya, Samsung Messages, akan segera dihentikan. Aplikasi yang selama ini menjadi salah satu fitur standar di ponsel Galaxy itu dijadwalkan berakhir pada Juli 2026, setidaknya untuk pasar Amerika Serikat. Langkah ini sebenarnya tidak datang tiba-tiba. Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung sudah mulai menggeser peran aplikasi pesannya dan […]

  • Ilustrasi mobil otonom Avride menabrak seekor bebek (Foto: AI)

    Seekor Bebek Tewas Ditabrak Mobil Otonom Avride

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Teknoloji, Texas – Seekor bebek yang sudah dianggap warga lokal tewas terlindas oleh mobil otonom milik Avride. Peristiwa yang terjadi di kawasan Mueller Lake, Austin, Amerika Serikat ini memicu debat besar: Apakah kendaraan otonom (AV) benar-benar siap berbagi jalan dengan makhluk hidup? Berdasarkan informasi yang dilansir KXAN, Kamis (9/4/2026), seorang saksi mata menyebutkan bahwa kendaraan tersebut […]

  • Ford Renault

    Ford Gandeng Renault untuk Bikin Mobil Listrik Murah

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Paris – Persaingan pasar mobil listrik (EV) di Eropa makin panas, terutama dengan gempuran merek-merek Tiongkok yang menawarkan harga miring. Merespons hal ini, dua raksasa otomotif, Ford dan Renault, memutuskan untuk berhenti saling sikut dan justru bergandengan tangan. Keduanya baru saja resmi meneken kerja sama strategis untuk memproduksi mobil listrik yang lebih terjangkau dan praktis, […]

  • Wajah AI

    Studi: Banyak Orang Tak Mampu Membedakan Wajah AI dan Manusia

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Teknoloji, New South Wales – Kamu yakin bisa mengenali wajah hasil kecerdasan buatan (AI)? Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa keyakinan tersebut mungkin berlebihan. Ya, penelitian yang dilakukan oleh University of New South Wales (UNSW) dan Australian National University (ANU) menemukan bahwa sebagian besar orang kesulitan membedakan wajah manusia asli dengan wajah yang dihasilkan AI, meskipun […]

  • DJI Drone

    Penjualan Drone Dilarang, DJI Langsung Babak Belur

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Teknoloji, Washington – Kabar burung yang selama ini beredar akhirnya kejadian juga. Pemerintah Amerika Serikat resmi mengetok palu larangan terhadap drone buatan luar negeri. Tapi tunggu dulu, ini bukan serangan khusus ke satu merek saja. Aturan baru ini ternyata menyapu rata semua drone dan komponen buatan asing. Meskipun begitu, tak bisa dipungkiri kalau DJI, sebagai […]

  • Pavel Durov lead

    Pavel Durov Tawarkan Program Bayi Tabung dan Warisan Triliunan

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Teknoloji, Dubai – Kelakuan para miliarder teknologi memang sering bikin geleng-geleng kepala. Setelah Elon Musk yang rajin “mencetak” keturunan, kini giliran Pavel Durov, pendiri aplikasi pesan instan Telegram, yang bikin geger jagat maya. Pria berusia 41 tahun ini dikabarkan menawarkan biaya program bayi tabung (IVF) gratis bagi wanita yang bersedia menggunakan spermanya. Tawaran ini bukan […]

expand_less