Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Commerce » Google Mulai Pasang Label Khusus untuk Iklan Hasil Racikan AI

Google Mulai Pasang Label Khusus untuk Iklan Hasil Racikan AI

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, California – Pernahkah Teknolojiers melihat iklan produk di internet dengan foto yang tampak begitu sempurna, lalu bertanya-tanya: “Ini foto asli atau hasil buatan kecerdasan buatan (AI)?” Pertanyaan seperti ini tampaknya bakal segera terjawab.

Google resmi mengumumkan kebijakan baru yang mewajibkan adanya transparansi pada iklan digital. Raksasa teknologi ini meluncurkan fitur pelabelan otomatis untuk mendeteksi apakah sebuah konten iklan dibuat atau diedit menggunakan generative AI. Langkah ini akan diterapkan secara global di berbagai platform andalan mereka, mulai dari Google Search, YouTube, hingga Google Discover.

Nantinya, label transparansi ini tidak langsung mengotorisasi tampilan utama iklan secara mencolok, melainkan disematkan di dalam panel “My Ad Center” (Pusat Iklan Saya). Pengguna cukup mengetuk ikon titik tiga atau logo informasi yang ada pada iklan untuk melihat opsi baru bertajuk “How this ad was made” (Bagaimana iklan ini dibuat).

Sistem pelabelan ini bekerja secara frictionless alias otomatis jika pengiklan menggunakan ekosistem alat pembuat iklan berbasis AI milik Google sendiri (seperti Gemini). Namun, ada satu celah (catch) yang menarik: jika pengiklan menggunakan alat AI dari pihak ketiga di luar Google, sistem pelabelan ini akan berbasis honour system alias kejujuran dari pihak pengiklan untuk melaporkannya secara manual. Google menyatakan tidak akan melakukan verifikasi mandiri untuk mengecek kebenaran laporan tersebut.

Google Menekan Penyebaran Deepfake

Langkah ini memperluas kebijakan Google sebelumnya pada tahun 2024 yang saat itu hanya mewajibkan label AI untuk konten-konten iklan politik dan pemilu guna menekan penyebaran deepfake.

Dalam keterangan resminya, manajemen Google menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menciptakan keseimbangan ekosistem digital yang sehat bagi pengguna maupun para pelaku industri periklanan.

Kami ingin membantu masyarakat untuk lebih memahami iklan yang mereka lihat, sekaligus menyediakan sarana yang jelas bagi para pengiklan dalam menavigasi standar industri yang terus berevolusi,” tulis perwakilan Google dalam unggahan blog resminya, Jumat (10/7/2026).

Langkah Google ini dinilai sebagai respons cepat untuk mencuri start sebelum regulasi ketat seperti EU AI Act (Undang-Undang AI Uni Eropa) resmi memotong ruang gerak industri pada Agustus mendatang. Selain Google, raksasa teknologi lain seperti Meta juga sudah mulai menerapkan kebijakan serupa demi meredam banjirnya media sintetis di internet.

Melalui fitur baru ini, berselancar di Google Search atau menonton YouTube setidaknya bakal terasa lebih aman dari jebakan visual AI yang manipulatif. Apakah Teknolojiers setuju?

 

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Digitalisasi bansos ilustrasi ok

    Digitalisasi Bansos Meluas, Apakah Keamanan Data Masyarakat Sudah Siap?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Jakarta, Teknoloji – Pemerintah memperluas proyek percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) pada 2026 ke 41 kabupaten/kota di 25 provinsi. Menariknya, sekitar 78% lokasi piloting berada di luar Pulau Jawa yang diyakini menjadi sebuah langkah strategis untuk memastikan transformasi layanan publik menjangkau wilayah yang selama ini menghadapi tantangan akses dan infrastruktur digital. Perluasan ini menegaskan peran […]

  • Windows 11 logo

    Personalisasi Windows 11 Kini Lebih Mudah dengan Themes Terbaru

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Washington – Kabar baik bagi pengguna Windows 11 yang gemar mengutak-atik tampilan desktop. Microsoft baru saja memperkenalkan bagian khusus Themes di dalam Microsoft Store. Lewat fitur ini, pengguna bisa menemukan ratusan tema pilihan, mulai dari wallpaper, skema warna, hingga elemen visual lainnya yang bisa diunduh dan dipasang hanya dengan satu klik. Kehadiran menu ini bertujuan […]

  • Huawei Pura X Max

    Pura X Max Resmi Meluncur sebagai Ponsel Lipat “Wide-Style” Pertama di Dunia

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Teknoloji, Shenzhen – Huawei baru saja mengguncang panggung teknologi global dengan merilis Pura X Max di China pada Senin (20/4/2026) waktu setempat. Bukan sekadar ponsel lipat biasa, perangkat ini menyandang predikat prestisius sebagai wide-style foldable pertama di dunia yang tersedia secara komersial bagi konsumen. Langkah berani ini seolah menjadi “tamparan” bagi Samsung yang selama ini […]

  • Verifikasi usia Roblox

    Roblox Terapkan Verifikasi Usia di Indonesia, Anak di Bawah 16 Tahun Kini Lebih Terlindungi

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Platform game populer Roblox mulai menerapkan sistem verifikasi usia bagi pengguna di bawah 16 tahun di Indonesia. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di ruang digital, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap paparan konten tidak sesuai usia dan penggunaan layar yang berlebihan. Berdasarkan laporan dari Associated Press per hari ini, Selasa […]

  • Xbox Amazon TV

    Main Game Xbox Bisa Langsung di Smart TV

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Teknoloji, Washington – Kabar gembira buat kamu yang pengen main game AAA tapi dompet masih “teriak” kalau harus beli konsol mahal. Xbox baru saja membuat terobosan asik dengan membawa layanan cloud gaming mereka langsung ke perangkat Amazon Fire TV. Mulai minggu ini, aplikasi Xbox sudah tersedia di beberapa jajaran TV pintar dan perangkat streaming Amazon. […]

  • Samsung Galaxy S26 series ok

    Samsung Galaxy S26 Series Resmi Meluncur dengan Harga Lebih Mahal

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco – Menjelang ajang Mobile World Congress (MWC), Samsung lebih dulu mencuri perhatian lewat gelaran Galaxy Unpacked di San Francisco. Dalam acara tersebut, perusahaan teknologi asal Korea Selatan ini memperkenalkan lini terbaru Galaxy S26 yang terdiri dari Galaxy S26, S26+, dan S26 Ultra. Selain tiga smartphone flagship tersebut, Samsung juga mengumumkan Galaxy Buds […]

expand_less