Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Beranda » Telecommunication » Indosat Klaim Blokir 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam dalam 6 Bulan

Indosat Klaim Blokir 2 Miliar Ancaman Spam dan Scam dalam 6 Bulan

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • visibility 38
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Jakarta – Enam bulan sejak diluncurkan, fitur Anti-Spam dan Anti-Scam milik Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) diklaim telah mendeteksi lebih dari 2 miliar panggilan, SMS, dan tautan berisiko yang terindikasi spam maupun penipuan. Teknologi ini berbasis kecerdasan buatan (AI) dan dikembangkan bersama mitra teknologi Tanla melalui platform Wisely AI, dengan tujuan melindungi seluruh pelanggan dari ancaman kejahatan digital yang kian meningkat.

Di tengah peran ponsel yang semakin vital, mulai dari komunikasi, transaksi keuangan, hingga operasional bisnis—keamanan ruang digital kini menjadi kebutuhan mendasar. Melalui penguatan fitur ini, Indosat tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga rasa aman bagi pelanggan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Data internal Indosat menunjukkan bahwa sebagian besar ancaman berasal dari modus penipuan OTP, phishing, dan undian palsu, dengan saluran utama melalui SMS dan panggilan suara. Aktivitas mencurigakan juga cenderung meningkat pada periode tertentu, seperti menjelang hari raya, musim belanja daring, dan masa pencairan bantuan sosial.

Fenomena ini sejalan dengan temuan Global Anti-Scam Alliance (GASA) 2025, yang menyebut hampir dua pertiga masyarakat Indonesia pernah menghadapi upaya penipuan, dan lebih dari sepertiga menjadi korban dalam 12 bulan terakhir. Rata-rata korban bahkan mengalami penipuan hingga 2,2 kali.

Sementara itu, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa sejak berdirinya Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) pada November 2024 hingga Januari 2026, total kerugian akibat penipuan mencapai sekitar Rp9,1 triliun. Angka ini menegaskan bahwa kejahatan digital bukan sekadar gangguan, tetapi ancaman nyata bagi stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Perlindungan Berbasis AI dengan Akurasi Tinggi

Sebagai mitra strategis, Tanla mengembangkan sistem deteksi berbasis AI yang adaptif terhadap pola kejahatan digital, dengan tingkat akurasi hingga 99%. Sistem ini terus belajar dari pola ancaman baru, sehingga mampu menyaring potensi penipuan sebelum menjangkau pelanggan.

Indosat menyebut lebih dari 2,5 juta pengguna telah mengaktifkan aplikasi pendukung keamanan, serta melaporkan lebih dari 124.000 nomor yang terindikasi penipuan. Pendekatan kolaboratif ini memperkuat sistem deteksi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.

Dari sisi dampak, fitur ini diperkirakan membantu mencegah potensi kerugian finansial hingga US$500 juta. Manfaatnya terasa signifikan, terutama bagi segmen UMKM, lansia, dan pengguna di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi, yang sering menjadi target utama pelaku penipuan.

Dukungan Pemerintah dan Industri untuk Ekosistem Digital Aman

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, mengapresiasi langkah Indosat sebagai contoh pemanfaatan AI yang tepat guna dalam perlindungan konsumen. Ia mendorong pelaku industri lain untuk mengadopsi pendekatan serupa demi menciptakan ekosistem digital yang lebih aman.

“Kami mendorong pelaku industri untuk mengimplementasikan hal serupa demi terciptanya ekosistem digital yang lebih aman,” ujarnya seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima Teknoloji, Sabtu (6/2/2026).

Sementara itu, President Director & CEO Indosat, Vikram Sinha, menegaskan bahwa penguatan fitur ini merupakan respons terhadap kebutuhan nyata pelanggan. Kolaborasi dengan Tanla memungkinkan penyaringan ancaman secara proaktif di tingkat jaringan, sebelum berdampak pada pengguna.

“Kami melihat bahwa ponsel telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia. Melalui kolaborasi dengan mitra teknologi seperti Tanla, kami menghadirkan perlindungan yang lebih proaktif dan adaptif. Teknologi AI di jaringan kami membantu menyaring ancaman sebelum berdampak pada pelanggan,” jelas Vikram.

Fitur Baru: Perlindungan Lebih Cerdas dan Mudah Diakses

Untuk meningkatkan perlindungan, Indosat menghadirkan layanan keamanan digital melalui:

Untuk pelanggan IM3

  • SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam)

Untuk pelanggan Tri

  • TRI AI: Anti-Spam/Scam dengan identifikasi visual berbasis kode warna

Fitur terbaru yang tersedia:

  • Auto-blokir SMS penipuan

  • Deteksi panggilan berisiko berbasis VoIP

  • Notifikasi pop-up panggilan sesuai tingkat risiko

  • Ringkasan aktivitas mencurigakan di aplikasi

  • Integrasi perlindungan Plus+ di myIM3 dan bima+

Seluruh fitur dirancang inklusif dan ringan agar dapat digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat, termasuk pengguna dengan literasi digital terbatas.

Dengan meningkatnya transaksi digital dan adopsi layanan keuangan berbasis ponsel, perlindungan terhadap spam dan scam menjadi kebutuhan mendesak. Inisiatif seperti yang dilakukan Indosat menunjukkan bahwa operator telekomunikasi memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan ekosistem digital nasional.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • YouTube Watch Later

    Cara Menghapus Daftar “Watch Later” YouTube Secara Total dengan Aman

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Sama halnya dengan fitur Bookmark di X (Twitter), tombol “Watch Later” YouTube sering kali jadi tempat penampungan digital favorit kita. Niat hati ingin menonton videonya nanti saat senggang, tapi realitanya? Video menumpuk sampai ratusan, bahkan ribuan, dan tidak pernah disentuh sama sekali. Jujur saja, saat daftar itu sudah mencapai angka ribuan, kita pasti sadar bahwa […]

  • Friendster baru

    Friendster Kembali Hadir, Jadi Platform Media Sosial Anti Mainstream

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Bagi warganet yang tumbuh besar di awal era 2000-an, nama Friendster tentu bukan sekadar situs web biasa. Platform ini adalah gerbang nostalgia sekaligus saksi bisu awal mula kegandrungan masyarakat Indonesia terhadap media sosial. Nah, setelah resmi menutup operasinya pada Juni 2018 karena kalah bersaing dengan raksasa seperti Facebook, kini Friendster mencoba “bangun […]

  • Music streaming

    Era Streaming Bikin Lagu Zaman Now Makin Simpel dan Narsis

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Teknoloji, Paris – Pernah nggak sih kamu merasa kalau lagu-lagu zaman now liriknya cuma diulang-ulang dan kurang puitis dibanding lagu jadul? Atau mungkin kamu sering dengar orang tua (atau bahkan diri sendiri) ngomel, “Duh, lagu sekarang liriknya nggak ada maknanya!” Tenang, itu bukan cuma perasaan kamu atau tanda kalau kamu makin tua dan cranky. Sebuah […]

  • Redmi 17 5G ok

    Redmi 17 Segera Debut dengan Baterai Badak 7.000 mAh

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Teknoloji, Beijing – Tahun 2026 tampaknya benar-benar menjadi tahunnya “baterai monster” di industri ponsel pintar. Setelah jagat maya sempat dihebohkan oleh iQOO Z11 5G yang membawa daya raksasa 9.020 mAh serta Oppo Reno16 Pro dengan kapasitas 7.000 mAh, kini giliran Xiaomi yang tidak mau tinggal diam. Kabar ini menarik karena Redmi selama ini dikenal agresif […]

  • Samsung Galaxy S26 series

    Pre-Order Samsung Galaxy S26 Series Resmi Dibuka di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Setelah sukses diperkenalkan secara global di San Francisco, Samsung melalui Samsung Indonesia resmi membuka masa pre-order untuk lini flagship terbarunya: Samsung Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra. Per hari ini, Kamis (26/2/2026), konsumen di Indonesia sudah dapat melakukan pemesanan melalui situs resmi Samsung Indonesia, berbagai platform e-commerce, hingga jaringan ritel […]

  • IndiHome Gamer

    Telkomsel Luncurkan The New IndiHome Gamer, Hadirkan Internet Simetris 1:1

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Telkomsel melalui layanan fixed broadband unggulannya, IndiHome, resmi memperkenalkan varian terbaru IndiHome Gamer, Selasa (27/1/2026) di Jakarta. Paket terbaru yang diberi nama The New IndiHome Gamer ini dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan konektivitas para gamer Tanah Air yang semakin menuntut kecepatan dan stabilitas jaringan. Dalam peluncuran ini, Telkomsel menggandeng Nuon Digital Indonesia […]

expand_less