Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Beranda » Technology » Digitalisasi Bansos dengan AI Bikin Negara Hemat Rp300 Triliun

Digitalisasi Bansos dengan AI Bikin Negara Hemat Rp300 Triliun

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 42
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Jakarta – Siapa sangka, sentuhan teknologi pada birokrasi ternyata bisa menyelamatkan uang negara dalam jumlah fantastis. Tidak tanggung-tanggung, potensi penghematannya mencapai Rp300 triliun!

Angka mencengangkan ini diungkapkan langsung oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam diskusi Sustainable Growth in Indonesia yang digelar LPEM UI, Senin (15/12/2025).

Menurut Luhut, kunci dari efisiensi raksasa ini adalah digitalisasi bantuan sosial (Bansos).

Ini bukan sekadar wacana di atas kertas. Pemerintah ternyata sudah “curi start” dengan melakukan uji coba sistem bansos digital ini di Banyuwangi, Jawa Timur, pada September hingga Oktober 2025 lalu.

Proyek ini keroyokan melibatkan banyak pihak, mulai dari Kementerian Sosial, Kementerian PANRB, Bapanas, hingga Bank Indonesia (BI).

“Dari Bapanas melakukan beberapa analisis, kita dapat menghemat sekitar Rp300 triliun setiap tahun dari program ini. Jadi Anda bisa membayangkan dampaknya terhadap perekonomian kita,” ujar Luhut penuh optimisme.

“Otak” AI Buatan Lokal

Sebagai penggemar teknologi, ini bagian yang paling menarik. Luhut menegaskan bahwa sistem canggih yang dipakai untuk mengawasi triliunan rupiah uang rakyat ini bukanlah barang impor.

Sistem ini digerakkan oleh Artificial Intelligence (AI) yang dirancang sepenuhnya oleh talenta-talenta jenius Indonesia.

“Ini dikelola oleh AI. AI yang dirancang oleh orang-orang Indonesia… Karena kita adalah otaknya. Kita memiliki begitu banyak orang cerdas di negara ini,” puji Luhut.

Salah satu fitur kuncinya adalah penggunaan Face Recognition (pengenalan wajah). Teknologi ini memastikan bansos diterima oleh orang yang tepat, memangkas risiko “bansos hantu” atau salah sasaran yang selama ini jadi penyakit kronis.

Lalu, kapan sistem ini bisa kita rasakan secara menyeluruh? Pemerintah menargetkan bansos digital ini beroperasi secara nasional mulai Oktober 2026.

Luhut memprediksi, dalam dua hingga tiga tahun setelah peluncuran tersebut, tingkat transparansi di Indonesia akan meroket, dan angka korupsi, khususnya di sektor bansos bisa ditekan drastis.

Jika teknologi bisa membuat negara lebih hemat, transparan, dan adil, rasanya tidak ada alasan untuk tidak mendukungnya, bukan?

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NTT Data AWS

    NTT DATA dan AWS Berkolaborasi Dorong Adopsi Agentic AI di Perusahaan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Teknoloji, Tokyo – NTT DATA dan Amazon Web Services (AWS) resmi menandatangani kerja sama strategis multi-tahun yang berfokus pada modernisasi sistem lama (legacy systems), adopsi agentic AI, serta percepatan inovasi lintas industri. Kolaborasi ini menyasar perusahaan besar yang ingin bertransformasi dari sekadar uji coba teknologi menuju penerapan AI berskala besar yang berdampak nyata pada bisnis. […]

  • baterai mobil listrik ok

    Ilmuwan Korea Temukan Solusi Baterai Mobil Listrik yang Bisa Terisi Penuh Hanya 12 Menit

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Sebuah tim peneliti dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) mengklaim telah menemukan solusi untuk salah satu hambatan terbesar mobil listrik (EV): pengisian daya super cepat tanpa mengorbankan keamanan dan usia baterai. Selama ini, pengembangan baterai lithium-metal yang digadang-gadang sebagai generasi penerus lithium-ion terhambat oleh masalah dendrit. Kenapa? Dendrit adalah […]

  • Apple Siapkan Engsel 3D untuk iPhone Fold Printing demi Hilangkan Bekas Lipatan

    Apple Siapkan Engsel 3D untuk iPhone Fold Printing demi Hilangkan Bekas Lipatan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Teknoloji, China – Rumor mengenai iPhone Fold kembali mencuat. Laporan terbaru dari China menyebut bahwa ponsel lipat pertama Apple itu kemungkinan akan dibekali engsel berbasis 3D printing untuk membantu meminimalkan bekas lipatan (crease) pada layar. Jika rumor yang dihembuskan salah satu akun Weibo ini benar, ini menjadi salah satu detail teknis paling penting sejauh ini […]

  • Google Pixel 10a lead

    Google Pixel 10a Hadir dengan Material Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco – Google kembali merilis lini ponsel kelas menengahnya melalui Pixel 10a, dengan fokus besar pada keberlanjutan lingkungan. Perangkat ini diklaim menggunakan material daur ulang lebih banyak dibandingkan model Pixel a-series sebelumnya. Namun di sisi lain, spesifikasinya masih sangat mirip dengan Pixel 9a, sehingga peningkatan utama justru datang dari aspek desain berkelanjutan dan […]

  • Kantor Meta

    Meta Pindahkan 7.000 Karyawan ke Tim AI di Tengah Badai PHK massal

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Langkah agresif sekaligus ironis kembali dipertontonkan oleh sang induk Instagram dan WhatsApp, Meta Platforms. Di pekan yang sama ketika mereka bersiap merumahkan sekitar 8.000 karyawan (hampir 10% dari total tenaga kerjanya), perusahaan besutan Mark Zuckerberg ini justru mengumumkan “mobilisasi massa” internal secara besar-besaran. Seperti diberitakan Endgadget, Selasa (19/5/2026), melalui memo internal yang […]

  • Ilustrasi Perusahaan Spyware

    Sadap Puluhan Pejabat, Bos Perusahaan Spyware Dijatuhi Vonis 126 Tahun Penjara

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Teknoloji, Athena – Pengadilan di Athena, Yunani, pada Kamis waktu setempat menyatakan pendiri perusahaan spyware pengawasan digital Intellexa dan tiga orang lainnya bersalah atas pelanggaran data pribadi pada periode 2020-2021. Putusan ini menjadi perkembangan terbaru dalam skandal penyadapan yang mengguncang politik Yunani sejak 2022. Seperti dilansir Reuters, Kamis (26/2/2026), kasus ini mencuat setelah jurnalis keuangan […]

expand_less