Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Beranda » Technology » Digitalisasi Bansos dengan AI Bikin Negara Hemat Rp300 Triliun

Digitalisasi Bansos dengan AI Bikin Negara Hemat Rp300 Triliun

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Jakarta – Siapa sangka, sentuhan teknologi pada birokrasi ternyata bisa menyelamatkan uang negara dalam jumlah fantastis. Tidak tanggung-tanggung, potensi penghematannya mencapai Rp300 triliun!

Angka mencengangkan ini diungkapkan langsung oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam diskusi Sustainable Growth in Indonesia yang digelar LPEM UI, Senin (15/12/2025).

Menurut Luhut, kunci dari efisiensi raksasa ini adalah digitalisasi bantuan sosial (Bansos).

Ini bukan sekadar wacana di atas kertas. Pemerintah ternyata sudah “curi start” dengan melakukan uji coba sistem bansos digital ini di Banyuwangi, Jawa Timur, pada September hingga Oktober 2025 lalu.

Proyek ini keroyokan melibatkan banyak pihak, mulai dari Kementerian Sosial, Kementerian PANRB, Bapanas, hingga Bank Indonesia (BI).

“Dari Bapanas melakukan beberapa analisis, kita dapat menghemat sekitar Rp300 triliun setiap tahun dari program ini. Jadi Anda bisa membayangkan dampaknya terhadap perekonomian kita,” ujar Luhut penuh optimisme.

“Otak” AI Buatan Lokal

Sebagai penggemar teknologi, ini bagian yang paling menarik. Luhut menegaskan bahwa sistem canggih yang dipakai untuk mengawasi triliunan rupiah uang rakyat ini bukanlah barang impor.

Sistem ini digerakkan oleh Artificial Intelligence (AI) yang dirancang sepenuhnya oleh talenta-talenta jenius Indonesia.

“Ini dikelola oleh AI. AI yang dirancang oleh orang-orang Indonesia… Karena kita adalah otaknya. Kita memiliki begitu banyak orang cerdas di negara ini,” puji Luhut.

Salah satu fitur kuncinya adalah penggunaan Face Recognition (pengenalan wajah). Teknologi ini memastikan bansos diterima oleh orang yang tepat, memangkas risiko “bansos hantu” atau salah sasaran yang selama ini jadi penyakit kronis.

Lalu, kapan sistem ini bisa kita rasakan secara menyeluruh? Pemerintah menargetkan bansos digital ini beroperasi secara nasional mulai Oktober 2026.

Luhut memprediksi, dalam dua hingga tiga tahun setelah peluncuran tersebut, tingkat transparansi di Indonesia akan meroket, dan angka korupsi, khususnya di sektor bansos bisa ditekan drastis.

Jika teknologi bisa membuat negara lebih hemat, transparan, dan adil, rasanya tidak ada alasan untuk tidak mendukungnya, bukan?

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajah AI

    Studi: Banyak Orang Tak Mampu Membedakan Wajah AI dan Manusia

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Teknoloji, New South Wales – Kamu yakin bisa mengenali wajah hasil kecerdasan buatan (AI)? Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa keyakinan tersebut mungkin berlebihan. Ya, penelitian yang dilakukan oleh University of New South Wales (UNSW) dan Australian National University (ANU) menemukan bahwa sebagian besar orang kesulitan membedakan wajah manusia asli dengan wajah yang dihasilkan AI, meskipun […]

  • baterai mobil listrik ok

    Ilmuwan Korea Temukan Solusi Baterai Mobil Listrik yang Bisa Terisi Penuh Hanya 12 Menit

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Sebuah tim peneliti dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) mengklaim telah menemukan solusi untuk salah satu hambatan terbesar mobil listrik (EV): pengisian daya super cepat tanpa mengorbankan keamanan dan usia baterai. Selama ini, pengembangan baterai lithium-metal yang digadang-gadang sebagai generasi penerus lithium-ion terhambat oleh masalah dendrit. Kenapa? Dendrit adalah […]

  • Lazada 12.12

    Lazada 12.12 Hadir Lagi, Kasih Diskon Besar, hingga Promo Berhadiah Mobil

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta – Menjelang akhir tahun, tren belanja online biasanya meningkat pesat. Entah itu untuk persiapan liburan, kebutuhan rumah tangga, atau sekadar memberi hadiah untuk diri sendiri setelah setahun bekerja keras. Memahami kebutuhan ini, Lazada kembali menggelar festival belanja tahunan mereka, Lazada 12.12 Promo Habis-Habisan, yang akan berlangsung mulai 11 Desember (pukul 20.00 WIB) hingga 14 […]

  • Solusi Keselamatan Berkendara

    Peneliti Ini Ciptakan Solusi Keselamatan Berkendara dan Penerbangan di Masa Depan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Teknoloji, Michigan – Berkendara dalam kondisi cuaca ekstrem kerap menjadi pengalaman menegangkan, terutama karena ancaman yang tidak selalu terlihat oleh mata. Di negara beriklim empat musim, salah satu yang paling berbahaya adalah black ice, lapisan es tipis yang tampak seperti permukaan jalan basah, namun dapat membuat ban kendaraan kehilangan traksi dalam sekejap. Risiko serupa juga […]

  • Lyria 3 Gemini

    Pengguna Gemini Bisa Bikin Musik dari Teks Lewat Lyria 3

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Google kembali memperluas kemampuan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) melalui Gemini, yang kini mampu membuat trek musik berdurasi 30 detik hanya dari deskripsi teks (prompt). Fitur ini ditenagai oleh Lyria 3, model generatif musik terbaru dari Google DeepMind, dan mulai dirilis dalam versi beta di aplikasi Gemini. Peluncuran awal mendukung berbagai bahasa, termasuk […]

  • Redmi Note 15 5G lead

    Bocoran Resmi Redmi Note 15 5G: Ditenagai Snapdragon 6 Gen 3

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Shenzhen – Setelah beberapa hari lalu sempat “menggoda” para Mi Fans dengan bocoran kamera 108MP dan baterai jumbo 5.520 mAh, Redmi akhirnya membuka kartu as berikutnya untuk seri Redmi Note 15 5G. Kali ini, informasi yang diungkap adalah salah satu komponen paling vital: Chipset. Ya, Redmi secara resmi mengonfirmasi bahwa Redmi Note 15 5G akan […]

expand_less