Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Telecommunication » Indosat Gandeng Qualcomm Bikin Sinyal Makin Kencang Berkat Teknologi Naga

Indosat Gandeng Qualcomm Bikin Sinyal Makin Kencang Berkat Teknologi Naga

  • account_circle Fajar Surya
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • visibility 37
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Jakarta – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali membuat gebrakan teknologi. Demi memanjakan pelanggan dengan kualitas sinyal yang lebih prima, operator seluler ini resmi menggandeng raksasa teknologi global, Qualcomm.

Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama biasa, tapi sebuah langkah strategis untuk menyuntikkan kecerdasan buatan (AI) langsung ke jantung jaringan Indosat.

Fokus utama dari kemitraan ini adalah penerapan teknologi bernama Qualcomm® Dragonwing™ RAN Automation Suite. Meskipun namanya terdengar seperti jurus di film fiksi ilmiah, fungsinya sangat nyata dan krusial.

Secara sederhana, Indosat memanfaatkan kemampuan AI canggih dari Qualcomm untuk mengelola lalu lintas data dan infrastruktur jaringan mereka secara otomatis.

Apa untungnya?

  • Optimasi Jaringan: AI akan mendeteksi kebutuhan jaringan secara real-time, sehingga koneksi internet pengguna bisa lebih stabil.
  • Efisiensi Biaya: Operasional menara dan perangkat jaringan jadi lebih hemat energi dan biaya.
  • Pengalaman Pengguna: Ujung-ujungnya, pelanggan Indosat bisa menikmati pengalaman digital yang lebih mulus, entah itu saat streaming, main game, atau scrolling medsos.

Langkah Menuju Transformasi Digital

Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyebut langkah ini sebagai tonggak penting.

“Penerapan Dragonwing RAN Automation Suite menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi jaringan Indosat… Fitur otomatisasi berbasis AI ini kami integrasikan guna mendorong kinerja jaringan ke level optimal,” ujar Desmond.

Sementara itu, Ofir Zemer dari Qualcomm Technologies menambahkan bahwa solusi ini dirancang untuk menyederhanakan manajemen jaringan yang super kompleks. Dengan bantuan AI/ML (Machine Learning), Indosat bisa mengelola jaringan dengan lebih fleksibel dan tangguh.

Masa Depan Internet Indonesia

Menariknya, proyek canggih ini tidak hanya melibatkan dua pihak. Ada peran PT Lintas Teknologi Indonesia sebagai mitra integrator. Dengan pengalaman mereka, proses instalasi dan adaptasi teknologi baru ini di sistem Indosat bisa berjalan mulus.

Kolaborasi Indosat dan Qualcomm ini menjadi bukti bahwa era pengelolaan jaringan secara manual sudah mulai ditinggalkan. Dengan jaringan yang lebih “cerdas” dan efisien berkat AI, Indosat mempertegas posisinya untuk terus mendorong Indonesia ke masa depan yang lebih terhubung.

Bagi kita para pengguna, tentu saja harapannya satu: sinyal makin kencang, kuota makin irit, dan loading makin cepat!

  • Penulis: Fajar Surya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wajah AI

    Studi: Banyak Orang Tak Mampu Membedakan Wajah AI dan Manusia

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Teknoloji, New South Wales – Kamu yakin bisa mengenali wajah hasil kecerdasan buatan (AI)? Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa keyakinan tersebut mungkin berlebihan. Ya, penelitian yang dilakukan oleh University of New South Wales (UNSW) dan Australian National University (ANU) menemukan bahwa sebagian besar orang kesulitan membedakan wajah manusia asli dengan wajah yang dihasilkan AI, meskipun […]

  • SK Telecom

    Data Pengguna Bocor, SK Telecom Wajib Bayar Kompensasi Triliunan Won

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Kabar kurang sedap datang dari raksasa telekomunikasi Korea Selatan, SK Telecom. Setelah sempat bikin heboh karena kasus peretasan besar-besaran, kini mereka harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam untuk ganti rugi. Seperti dilansir Reuters, Badan perlindungan konsumen Korea Selatan pada hari Minggu (21/12/2025) secara resmi menyatakan akan memerintahkan SK Telecom untuk memberikan kompensasi […]

  • Speaker OpenAI ChatGPT

    Bukan Kacamata Pintar, Perangkat Hardware Pertama OpenAI Ternyata Sebuah Speaker!

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Jagat teknologi sempat dibuat penasaran selama berbulan-bulan tentang wujud perangkat keras (hardware) pertama yang sedang digarap oleh OpenAI. Banyak yang berspekulasi bahwa sang kreator ChatGPT akan merilis kacamata pintar (smart glasses) penantang Meta, atau bahkan ponsel pintar berbasis kecerdasan buatan (AI-native smartphone). Namun, rumor terbaru justru mengungkap arah yang berbeda. Berdasarkan laporan […]

  • Digitalisasi bansos ilustrasi ok

    Digitalisasi Bansos Meluas, Apakah Keamanan Data Masyarakat Sudah Siap?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta, Teknoloji – Pemerintah memperluas proyek percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) pada 2026 ke 41 kabupaten/kota di 25 provinsi. Menariknya, sekitar 78% lokasi piloting berada di luar Pulau Jawa yang diyakini menjadi sebuah langkah strategis untuk memastikan transformasi layanan publik menjangkau wilayah yang selama ini menghadapi tantangan akses dan infrastruktur digital. Perluasan ini menegaskan peran […]

  • Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Kabar gembira buat kamu yang masih ragu beralih ke mobil listrik (EV) karena takut baterai cepat habis atau drop saat cuaca dingin. Sekelompok ilmuwan jenius dari Korea Selatan baru saja mengumumkan terobosan besar. Tim gabungan dari POSTECH, KAIST, dan Gyeongsang National University berhasil mengembangkan teknologi baterai logam lithium “tanpa anoda” (anode-free). Klaimnya […]

  • Google Gemini Chrome

    Google Gemini Resmi Hadir di Sidebar Chrome Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Kabar gembira bagi para “penjelajah” dunia maya di Tanah Air. Google secara resmi memperluas ketersediaan asisten cerdasnya, Gemini, ke dalam peramban (browser) Chrome di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari gelombang perluasan kedua di kawasan Asia Pasifik, menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara teknologi maju lainnya seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura. Kini, […]

expand_less