Samsung Rilis One UI 9 Beta 6 untuk Galaxy S26 Series
- account_circle Dara Harun Assegaf
- calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
- visibility 95
- comment 0 komentar
- print Cetak

Samsung One UI 9 Beta 6 (Foto: Istimewa).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Teknoloji – Samsung kembali memperbarui One UI 9 untuk Galaxy S26 Series. Versi beta keenam mulai digulirkan dengan fokus utama pada perbaikan bug, mulai dari tampilan Now Brief hingga masalah penyimpanan foto pada Expert RAW.
One UI 9 Beta 6 berbasis Android 17 tersedia untuk Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra yang terdaftar dalam program beta Samsung.
Pembaruan ini berukuran sekitar 851 MB dengan firmware yang berakhir dengan kode ZZHE. Update tersebut juga membawa patch keamanan Android 5 Agustus 2026.
Berbeda dari beberapa beta awal yang memperkenalkan fitur baru, Beta 6 lebih banyak berfungsi sebagai tahap penyempurnaan. Kondisi ini bisa menjadi indikasi bahwa pengembangan One UI 9 untuk Galaxy S26 Series sudah semakin mendekati versi stabil.
Empat Bug Utama Diperbaiki
Berdasarkan changelog yang beredar, Samsung memperbaiki empat masalah utama. Pertama adalah kesalahan tampilan pada widget Now Brief. Fitur ini menjadi salah satu bagian dari pengalaman Galaxy AI yang menampilkan rangkuman informasi personal pengguna.
Samsung juga memperbaiki masalah tampilan pada Home screen serta bug pada camera widget yang muncul ketika diakses melalui jalur tertentu.
Perbaikan lain menyasar Expert RAW. Sebelumnya, foto 24 MP dapat tersimpan dengan hasil berbeda ketika menggunakan focal length tertentu. Masalah tersebut kini diperbaiki melalui Beta 6.
Perbaikan Expert RAW cukup penting bagi pengguna Galaxy S26 Ultra yang memanfaatkan smartphone untuk fotografi lebih serius. Expert RAW memang dirancang memberikan kontrol lebih luas terhadap pengambilan gambar, termasuk format RAW dan pengaturan kamera yang lebih mendalam.
AI Select Kini Lebih Mudah Dikendalikan
Selain changelog utama, One UI 9 Beta 6 juga membawa perubahan kecil pada AI Select. Ya, Samsung menambahkan opsi “Touch and hold for AI select” yang memungkinkan pengguna menonaktifkan gesture tekan dan tahan pada Edge Panel.
Sebelumnya, gesture tersebut terkadang dapat memicu AI Select secara tidak sengaja ketika pengguna menahan jari terlalu lama saat membuka Edge Panel. Menonaktifkan gesture tersebut tidak menghilangkan AI Select. Pengguna masih dapat membukanya melalui shortcut yang tersedia di Edge Panel.
Perubahan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi menunjukkan bahwa tahap beta sekarang lebih banyak digunakan Samsung untuk memperhalus interaksi sehari-hari ketimbang menambahkan fitur besar.
Beta 5 Sebelumnya Juga Fokus pada Stabilitas
One UI 9 Beta 6 hadir sekitar dua minggu setelah Samsung merilis Beta 5. Pada pembaruan sebelumnya, perusahaan ini memperbaiki sejumlah masalah pada aplikasi Settings, kamera, Phone, My Files, Home screen, dan editor foto maupun video. Masalah koneksi Wi-Fi juga menjadi salah satu yang dibenahi.
Dengan dua pembaruan berturut-turut yang sebagian besar berisi bug fixes, pengembangan One UI 9 untuk Galaxy S26 Series tampaknya sudah memasuki tahap pematangan.
Samsung sendiri pertama kali membuka program One UI 9 Beta untuk Galaxy S26 Series pada Mei 2026. Sistem operasi ini dibangun di atas Android 17 dan membawa sejumlah perubahan pada kreativitas, personalisasi, aksesibilitas, serta keamanan.
Salah satu perubahan utamanya adalah Quick Panel yang lebih fleksibel. Pengguna dapat mengatur brightness, audio, dan media player secara lebih bebas dengan pilihan ukuran elemen yang berbeda.
Samsung Notes juga mendapatkan tool kreatif baru, sementara sistem keamanan diperbarui agar dapat memberikan peringatan hingga memblokir aplikasi yang dinilai berisiko tinggi.
Versi Stabil One UI 9 Makin Dekat?
Samsung belum mengumumkan tanggal resmi perilisan One UI 9 stabil untuk Galaxy S26 Series. Namun, versi stabil One UI 9 sudah lebih dahulu hadir bersama perangkat Galaxy Z generasi terbaru. Sementara itu, Galaxy S26 Series masih menjalani pengujian melalui program beta.
Karena Beta 6 tidak lagi membawa perubahan besar dan lebih banyak memperbaiki detail antarmuka serta stabilitas aplikasi, peluang versi stabil hadir dalam waktu dekat semakin terbuka. Meski demikian, jumlah beta tidak selalu menjadi penentu. Samsung masih dapat merilis satu atau beberapa versi tambahan apabila ditemukan bug yang dianggap cukup serius.
Pengguna Indonesia Belum Masuk Program Beta
Bagi pengguna Galaxy S26 Series di Indonesia, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Samsung secara resmi hanya membuka program One UI 9 Beta di Jerman, India, Korea Selatan, Polandia, Inggris, dan Amerika Serikat. Indonesia tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Artinya, pengguna Galaxy S26 Series yang membeli perangkat resmi Indonesia pada umumnya harus menunggu One UI 9 versi stabil daripada mengikuti program beta melalui Samsung Members.
Hal ini sebenarnya memiliki keuntungan tersendiri. Software beta memang memberikan akses lebih awal terhadap fitur baru, tetapi masih memiliki kemungkinan bug, penurunan stabilitas, atau aplikasi yang belum sepenuhnya kompatibel.
Untuk pengguna yang menjadikan smartphone sebagai perangkat utama sehari-hari, menunggu versi stabil biasanya menjadi pilihan yang lebih aman.
Tinggal Menunggu Versi Final
One UI 9 Beta 6 bukan pembaruan yang membawa banyak fitur baru. Justru itu yang membuatnya menarik.
Ketika sebuah software beta mulai lebih banyak memperbaiki widget, tampilan Home screen, gesture, hingga detail penyimpanan foto, biasanya fokus pengembang sudah bergeser dari menambahkan fitur menjadi memastikan pengalaman pengguna berjalan konsisten.
Samsung belum memberi tanggal pasti kapan Galaxy S26 Series akan mendapatkan One UI 9 stabil. Namun, dengan beta keenam yang sudah berfokus pada sejumlah bug spesifik, jarak menuju rilis final tampaknya semakin dekat.
Untuk pengguna Galaxy S26 di Indonesia, pertanyaan terbesarnya kini bukan lagi apa saja fitur baru One UI 9, melainkan kapan Samsung mulai menggulirkan versi stabilnya secara resmi di Tanah Air.
- Penulis: Dara Harun Assegaf

Saat ini belum ada komentar