Apple Tetap Bakal Luncurkan iPhone Fold di Bulan September
- account_circle Dara Harun Assegaf
- calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
- visibility 9
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi iPhone Fold (foto: Istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Teknoloji, San Fransisco – Rumor soal iPhone Fold kembali panas. Setelah sempat muncul kabar bahwa ponsel lipat pertama Apple itu mengalami masalah dalam tahap pengembangan dan berpotensi mundur dari jadwal rilis, bocoran terbaru justru menyebut sebaliknya.
Berdasarkan laporan dari jurnalis Bloomberg, Mark Gurman, yang dikutip Teknoloji, Kamis (9/4/2026), proyek iPhone Fold masih berjalan sesuai rencana. Kalau tidak ada perubahan besar, perangkat ini disebut tetap akan diperkenalkan pada September, berbarengan dengan lini iPhone 18 Pro.
Kalau kabar ini akurat, artinya Apple memang makin dekat untuk akhirnya masuk ke pasar smartphone lipat, segmen yang selama ini sudah lebih dulu diramaikan Samsung, Oppo, Huawei, hingga Honor.
Sebelumnya, sempat beredar laporan yang menyebut iPhone Fold mengalami kendala saat memasuki fase engineering test, yakni tahap penting sebelum perangkat benar-benar siap menuju produksi massal.
Kabar itu memicu spekulasi bahwa Apple bisa saja menunda peluncuran iPhone Fold beberapa bulan dari jadwal semula. Tapi menurut Gurman, klaim itu tidak akurat.
Apple disebut masih berada di jalur yang sama, dan iPhone Fold tetap diposisikan untuk tampil sebagai salah satu produk utama dalam peluncuran iPhone generasi berikutnya.
Meski jadwalnya disebut aman, bukan berarti semuanya berjalan mulus. Salah satu tantangan terbesar iPhone Fold justru ada di sisi produksi. Seperti ponsel lipat lain, perangkat ini diperkirakan memakai komponen yang jauh lebih rumit dibanding iPhone biasa, terutama di bagian:
- layar lipat
- mekanisme engsel
- desain bodi yang harus tetap tipis, tapi kuat
Apple juga dirumorkan akan memakai engsel berbasis 3D printing, yang diyakini jadi salah satu kunci untuk mengurangi bekas lipatan layar. Tapi justru karena desainnya lebih kompleks, suplai awal iPhone Fold kemungkinan akan cukup terbatas.
Artinya, meski diumumkan September, belum tentu semua pasar langsung kebagian stok dalam jumlah besar. Jadi jangan berharap penjualannya akan langsung mengglobal.
Kenapa Apple Terlambat Masuk ke HP Lipat?
Pertanyaan ini sudah lama muncul: kenapa Apple belum juga merilis ponsel lipat, padahal kompetitor Android sudah melakukannya bertahun-tahun? Jawabannya kemungkinan sederhana: Apple tidak ingin buru-buru.
Sejauh ini, Apple memang dikenal tidak selalu jadi yang pertama masuk ke kategori baru. Tapi ketika akhirnya masuk, mereka biasanya mencoba menyelesaikan masalah utama yang masih belum beres di pasar.
Dan untuk kategori foldable, masalah itu masih sangat jelas, seperti bekas lipatan layar, daya tahan engsel, ketebalan bodi, dan pengalaman penggunaan dalam jangka panjang.
Kalau Apple benar merilis iPhone Fold tahun ini, kemungkinan besar perusahaan ingin masuk dengan produk yang terasa lebih matang, bukan sekadar ikut tren. Semoga saja begitu.
Harga iPhone Fold Diprediksi Bisa Tembus Rp30 Jutaan
Soal harga, Apple memang belum mengungkap apa pun. Tapi kalau melihat harga perangkat foldable premium saat ini, banyak pihak memperkirakan iPhone Fold akan dibanderol di kisaran US$ 2.000 atau bahkan lebih.
Kalau masuk Indonesia, bukan tidak mungkin harganya bisa menyentuh Rp30 juta hingga Rp40 jutaan, tergantung konfigurasi dan pajak. Dengan kata lain, iPhone Fold kemungkinan akan langsung masuk ke segmen ultra-premium. Artinya bukan untuk semua orang, tapi cukup kuat untuk mencuri perhatian pasar.
Namun, meski bocoran terbaru terdengar cukup optimistis, satu hal tetap perlu diingat: semua ini masih bisa berubah. Produksi iPhone Fold disebut belum benar-benar memasuki fase penuh, dan dalam industri hardware, penyesuaian kecil di tahap akhir bisa berdampak besar pada jadwal peluncuran.
Hanya saja, setidaknya untuk sekarang, sinyal yang muncul cukup jelas: Apple tampaknya belum menyerah, dan iPhone Fold masih sangat mungkin hadir September ini. Kalau itu benar terjadi, 2026 bisa jadi tahun di mana Apple akhirnya benar-benar ikut bertarung di pasar smartphone lipat.
- Penulis: Dara Harun Assegaf

Saat ini belum ada komentar