Google Pixel 10a Hadir dengan Material Ramah Lingkungan
- account_circle Dara Harun Assegaf
- calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
- visibility 25
- comment 0 komentar
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Teknoloji, San Fransisco – Google kembali merilis lini ponsel kelas menengahnya melalui Pixel 10a, dengan fokus besar pada keberlanjutan lingkungan. Perangkat ini diklaim menggunakan material daur ulang lebih banyak dibandingkan model Pixel a-series sebelumnya. Namun di sisi lain, spesifikasinya masih sangat mirip dengan Pixel 9a, sehingga peningkatan utama justru datang dari aspek desain berkelanjutan dan fitur berbasis perangkat lunak.
Pixel 10a menjadi ponsel pertama di seri a yang menggunakan material daur ulang seperti kobalt, tembaga, emas, dan tungsten dengan komposisi minimal 36% dari total berat perangkat. Rangka aluminium dibuat dari 100% bahan daur ulang, sementara kemasannya sepenuhnya bebas plastik.
Langkah ini sejalan dengan tren global industri teknologi yang mulai menekan jejak karbon perangkat elektronik. Menurut laporan Global E-waste Monitor 2024, dunia menghasilkan lebih dari 60 juta ton limbah elektronik per tahun, dan hanya sekitar 20% yang berhasil didaur ulang. Upaya produsen seperti Google menjadi bagian penting dalam mengurangi dampak tersebut.
Di Indonesia sendiri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memperkirakan limbah elektronik terus meningkat seiring tingginya adopsi smartphone, yang telah mencapai lebih dari 70% populasi menurut data APJII 2024. Hal ini menjadikan desain perangkat yang lebih ramah lingkungan semakin relevan bagi pasar domestik.
Performa Sama, Andalkan Tensor G4 dan Android 16
Dari sisi performa, Pixel 10a ditenagai chipset Tensor G4 berbasis fabrikasi 4nm dari Samsung—chip yang sama dengan Pixel 9a dan seri Pixel 9 lainnya. RAM tetap 8GB, dengan pilihan penyimpanan 128GB dan 256GB. Artinya, performa harian diperkirakan tidak jauh berbeda dari generasi sebelumnya.
Ponsel ini langsung menjalankan Android 16 dan dijanjikan pembaruan perangkat lunak hingga 7 tahun, termasuk fitur Pixel Drops yang rutin menghadirkan inovasi baru. Google tampaknya mengandalkan kekuatan software untuk bersaing di pasar mid-range, termasuk integrasi Gemini AI, Gemini Live (kontrol suara), dan fitur berbasis kecerdasan buatan lainnya.
Pendekatan ini menarik, mengingat pasar smartphone Indonesia sangat sensitif terhadap nilai guna jangka panjang. Dukungan pembaruan hingga 7 tahun bisa menjadi faktor pembeda, terutama di tengah siklus penggunaan ponsel yang rata-rata mencapai 3–4 tahun.
Layar Lebih Terang dan Desain Lebih Tahan Lama
Pixel 10a hadir dengan layar 6,3 inci Actua display yang kini memiliki tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nits, meningkat dari 2.700 nits pada generasi sebelumnya. Kaca pelindung juga ditingkatkan ke Gorilla Glass 7i, yang diklaim lebih tahan gores dan mampu bertahan dari jatuh hingga 1 meter.
Ponsel ini tetap mengantongi sertifikasi IP68 untuk ketahanan air dan debu. Bagian belakang menggunakan plastik dengan 81% material daur ulang, sementara desain kamera yang hampir rata dengan bodi memberikan tampilan yang lebih minimalis dibanding tren modul kamera besar saat ini.
Google juga merancang ulang struktur internal agar perangkat lebih mudah diperbaiki. Pendekatan repairability ini mulai menjadi perhatian global karena dapat memperpanjang usia perangkat dan mengurangi limbah elektronik.
![]()
Kamera Sama, Fitur AI Jadi Andalan
Di sektor kamera, Pixel 10a masih mengusung konfigurasi 48MP kamera utama dan 13MP ultra-wide. Alih-alih peningkatan hardware, Google mengandalkan fitur berbasis AI seperti:
-
Camera Coach: memberi panduan fotografi berbasis Gemini
-
Auto Best Take: memilih ekspresi terbaik dalam foto grup
-
Add Me: menggabungkan foto agar fotografer ikut dalam gambar
Pendekatan ini mencerminkan arah industri smartphone yang semakin menitikberatkan komputasi fotografi dibanding peningkatan sensor semata.
Baterai Tahan Lama, Pengisian Lebih Cepat
Pixel 10a dibekali baterai 5.100 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 30 jam penggunaan normal. Pengisian daya kabel meningkat menjadi 30W (dari 23W), sementara pengisian nirkabel kini mendukung hingga 10W.
Bagi pengguna di Indonesia, daya tahan baterai tetap menjadi faktor utama, terutama di wilayah dengan mobilitas tinggi dan akses listrik yang tidak selalu stabil.
Harga dan Ketersediaan Global
Pixel 10a tersedia dalam empat warna: Fog, Obsidian, Berry, dan Lavender. Di pasar global, harganya berada di kisaran:
-
AS: USD 500
-
Inggris: £500
-
Eropa: €550
-
India: ₹50.000
Jika masuk ke Indonesia, harga perangkat ini berpotensi berada di kisaran Rp8–9 jutaan, menempatkannya di segmen mid-range premium yang cukup kompetitif.
- Penulis: Dara Harun Assegaf

Saat ini belum ada komentar