Bukan Kacamata Pintar, Perangkat Hardware Pertama OpenAI Ternyata Sebuah Speaker!
- account_circle Dara Harun Assegaf
- calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
- visibility 22
- comment 0 komentar
- print Cetak

Speaker OpenAI berbasis ChatGPT (Ilustrasi: Hardware Libre).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Teknoloji, California – Jagat teknologi sempat dibuat penasaran selama berbulan-bulan tentang wujud perangkat keras (hardware) pertama yang sedang digarap oleh OpenAI. Banyak yang berspekulasi bahwa sang kreator ChatGPT akan merilis kacamata pintar (smart glasses) penantang Meta, atau bahkan ponsel pintar berbasis kecerdasan buatan (AI-native smartphone). Namun, rumor terbaru justru mengungkap arah yang berbeda.
Berdasarkan laporan dari Bloomberg News, Rabu (15/7/2026), OpenAI kini tengah fokus mengembangkan speaker pintar (smart speaker) sebagai produk hardware perdana mereka. Langkah ini menandai babak baru ambisi Sam Altman dan kolega untuk membawa asisten virtual pintar mereka keluar dari layar ponsel dan masuk langsung ke ruang tamu rumah Anda.
Proyek Rahasia Bersama Jony Ive
Meskipun berwujud speaker, perangkat ini dipastikan bukan sekadar pengeras suara biasa untuk memutar musik. OpenAI dirumorkan bekerja sama dengan maestro desainer legendaris eks Apple, Jony Ive, untuk merancang perangkat ini agar terlihat estetis dan minimalis.
Speaker pintar ini akan ditenagai oleh model AI tercanggih OpenAI yang memiliki kemampuan penalaran tingkat tinggi (advanced reasoning). Alih-alih hanya merespons perintah suara sederhana seperti menyalakan lampu atau mengecek cuaca seperti Amazon Alexa atau Google Nest generasi lama, speaker berbasis ChatGPT ini diproyeksikan mampu menjadi teman mengobrol yang natural, memahami konteks percakapan yang panjang, hingga membantu menyelesaikan tugas-tugas harian secara otonom lewat suara.
OpenAI Belum Mengonfirmasi
Hingga saat ini, pihak OpenAI masih memilih untuk menutup rapat-rapat keran informasi mendalam mengenai proyek ambisius ini. Perwakilan OpenAI menolak memberikan komentar resmi kepada media terkait detail laporan manufaktur tersebut.
Namun, dalam berbagai kesempatan sebelumnya, CEO OpenAI, Sam Altman, memang tidak pernah menyembunyikan ketertarikannya pada potensi hardware masa depan yang tidak lagi berpusat pada layar aplikasi tradisional. Altman sempat mengisyaratkan bahwa cara manusia berinteraksi dengan komputer akan berubah total berkat kehadiran AI generatif yang semakin matang.
Meski jadwal rilis pastinya belum diungkap, rumor ini setidaknya memberi peta jalan yang jelas: OpenAI ingin menjadi bagian dari keseharian Anda, dimulai dari suara pintar yang menemani aktivitas Anda di ruang keluarga.
- Penulis: Dara Harun Assegaf

Saat ini belum ada komentar