Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Beranda » Gadget » Samsung Galaxy Z Fold Wide Tidak Membawa Kamera 200 MP dan Tanpa Telefoto

Samsung Galaxy Z Fold Wide Tidak Membawa Kamera 200 MP dan Tanpa Telefoto

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Seoul – Samsung Galaxy Z Fold Wide kembali menjadi bahan pembicaraan. Kali ini, bocoran terbaru menyoroti sektor kamera yang kemungkinan tidak akan semewah Galaxy Z Fold reguler.

Seperti dilansir Andriod Authority, Rabu (13/4/2026), perangkat lipat yang belum diumumkan resmi tersebut disebut tidak memakai kamera utama 200 MP, melainkan kamera utama 50 MP dengan bukaan f/1.8 dan kamera ultrawide 50 MP dengan bukaan f/1.9.

Jika bocoran ini akurat, Galaxy Z Fold Wide tampaknya akan menjadi varian yang cukup unik dalam lini HP lipat Samsung. Bentuknya tetap mengusung desain lipat horizontal seperti seri Galaxy Z Fold, tetapi pendekatannya dari sisi kamera terlihat lebih sederhana.

Lebih Dekat ke Galaxy Z Flip dari Sisi Kamera

Galaxy Z Fold Wide disebut hanya membawa dua kamera belakang. Artinya, perangkat ini kemungkinan tidak memiliki kamera telefoto khusus untuk zoom optik. Absennya lensa telefoto membuat posisinya terasa lebih dekat ke Galaxy Z Flip, meski format bodinya tetap menyerupai Galaxy Z Fold.

Perbedaannya, kamera ultrawide 50 MP bisa menjadi nilai jual tersendiri. Di atas kertas, resolusi ini lebih tinggi dibanding konfigurasi ultrawide 12 MP yang masih banyak ditemukan di ponsel lipat model clamshell. Namun, untuk urusan zoom, Galaxy Z Fold Wide berpotensi kalah dari Fold reguler yang dikabarkan tetap membawa sistem kamera lebih lengkap.

Kamera utama 200 MP biasanya memberi ruang lebih besar untuk pemotongan gambar atau crop zoom tanpa kehilangan terlalu banyak detail. Dengan kamera utama 50 MP dan tanpa telefoto, kemampuan zoom Galaxy Z Fold Wide kemungkinan akan lebih bergantung pada pemrosesan software.

Bukan Pengganti Galaxy Z Fold Reguler

Bocoran yang beredar menunjukkan Galaxy Z Fold Wide bukan disiapkan sebagai pengganti langsung Galaxy Z Fold8. Perangkat ini lebih terlihat sebagai varian baru yang mengisi celah antara Galaxy Z Flip dan Galaxy Z Fold utama.

Secara konsep, Galaxy Z Fold Wide tetap dibuka secara horizontal, tetapi disebut memiliki dimensi lebih ringkas dan layar dengan rasio lebih lebar. Pendekatan ini masuk akal jika Samsung ingin menawarkan pengalaman layar besar yang lebih nyaman untuk menonton video, membaca, atau multitasking ringan, tanpa membuat perangkat terasa sebesar Fold reguler.

Sementara itu, SamMobile menyebut Galaxy Z Fold8 reguler justru dikabarkan mendapat peningkatan kamera lebih agresif. Spekulasinya perangkat tersebut bisa membawa kamera utama 200 MP, ultrawide 50 MP, dan telefoto 10 MP dengan zoom optik 3x.

Dengan strategi seperti ini, Samsung tampaknya sedang mencoba memperluas pilihan HP lipatnya. Galaxy Z Fold8 tetap menjadi model premium utama, sedangkan Galaxy Z Fold Wide bisa menjadi opsi yang lebih praktis bagi pengguna yang menginginkan layar lebar, tetapi tidak terlalu mengejar kamera paling lengkap.

Baterai 4.800 mAh dan Kamera Selfie Ganda

Selain kamera belakang, Galaxy Z Fold Wide juga disebut membawa dua kamera selfie 10 MP, masing-masing untuk layar luar dan layar dalam. Android Authority melaporkan perangkat ini juga dikabarkan memakai baterai 4.800 mAh.

SamMobile menambahkan Galaxy Z Fold Wide kemungkinan akan menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM minimal 12 GB, penyimpanan internal mulai 256 GB, serta baterai yang sedikit lebih kecil dibanding Galaxy Z Fold8 reguler yang disebut berada di kisaran 5.000 mAh.

Namun, semua informasi tersebut masih perlu dibaca sebagai bocoran. Samsung belum mengumumkan Galaxy Z Fold Wide secara resmi, termasuk soal nama final, spesifikasi, harga, maupun jadwal peluncurannya.

Jika benar hadir, Galaxy Z Fold Wide bisa menjadi eksperimen penting Samsung: menawarkan bentuk Fold yang lebih praktis, layar lebih lebar, tetapi dengan kompromi pada kamera. Bagi pengguna yang lebih mementingkan layar dan produktivitas daripada zoom optik, perangkat ini bisa menjadi alternatif menarik. Namun, bagi pencinta fotografi mobile, Galaxy Z Fold reguler kemungkinan tetap menjadi pilihan yang lebih aman.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • iOS-26.2-Glass-Feature

    Fitur Tersembunyi iOS 26.2 Ini Bikin iPhone Kamu ‘Berkedip’ Saat Ada Notifikasi!

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 31
    • 0Komentar

    Apple baru saja meluncurkan iOS 26.2. Di saat semua orang sibuk membicarakan pembaruan canggih pada aplikasi bawaan sistem, ada satu fitur “tersembunyi” yang justru mungkin paling berguna buat keseharian kita—terutama buat kamu yang sering kelewatan notifikasi. Selain perbaikan rutin pada Reminders, Podcasts, dan Apple Music, update kali ini membawa cara baru bagi iPhone untuk “berteriak” […]

  • Huawei Watch GT Runner 2

    Huawei Watch GT Runner 2 Resmi Meluncur dengan Fitur Marathon Pintar

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Teknoloji, Shenzhen – Huawei kembali menyasar segmen olahraga serius lewat peluncuran Watch GT Runner 2 dalam ajang bertajuk “Now is Your Run”. Perangkat ini merupakan penerus Watch GT Runner (2021) dan dirancang khusus dari nol untuk pelari, bukan sekadar smartwatch umum dengan fitur lari tambahan. Dalam peluncurannya, Huawei menjanjikan peningkatan signifikan pada akurasi GPS, insight […]

  • Tesla Starlink

    Tesla Siapkan Teknologi Internet Starlink di Atas Atap Mobil

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Teknoloji, Texas – Tesla tampaknya tengah menyiapkan solusi untuk salah satu mimpi buruk terbesar para pengemudi jarak jauh dan warga daerah terpencil: sinyal yang tiba-tiba hilang. Sebuah paten terbaru mengungkap bahwa perusahaan milik Elon Musk ini sedang memikirkan ulang desain atap mobil yang bukan sekadar soal estetika, tapi soal konektivitas. Alih-alih menggunakan material konvensional seperti […]

  • baterai mobil listrik ok

    Ilmuwan Korea Temukan Solusi Baterai Mobil Listrik yang Bisa Terisi Penuh Hanya 12 Menit

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Sebuah tim peneliti dari Korea Advanced Institute of Science and Technology (KAIST) mengklaim telah menemukan solusi untuk salah satu hambatan terbesar mobil listrik (EV): pengisian daya super cepat tanpa mengorbankan keamanan dan usia baterai. Selama ini, pengembangan baterai lithium-metal yang digadang-gadang sebagai generasi penerus lithium-ion terhambat oleh masalah dendrit. Kenapa? Dendrit adalah […]

  • DJI Drone

    Penjualan Drone Dilarang, DJI Langsung Babak Belur

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Teknoloji, Washington – Kabar burung yang selama ini beredar akhirnya kejadian juga. Pemerintah Amerika Serikat resmi mengetok palu larangan terhadap drone buatan luar negeri. Tapi tunggu dulu, ini bukan serangan khusus ke satu merek saja. Aturan baru ini ternyata menyapu rata semua drone dan komponen buatan asing. Meskipun begitu, tak bisa dipungkiri kalau DJI, sebagai […]

  • Solusi Keselamatan Berkendara

    Peneliti Ini Ciptakan Solusi Keselamatan Berkendara dan Penerbangan di Masa Depan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Teknoloji, Michigan – Berkendara dalam kondisi cuaca ekstrem kerap menjadi pengalaman menegangkan, terutama karena ancaman yang tidak selalu terlihat oleh mata. Di negara beriklim empat musim, salah satu yang paling berbahaya adalah black ice, lapisan es tipis yang tampak seperti permukaan jalan basah, namun dapat membuat ban kendaraan kehilangan traksi dalam sekejap. Risiko serupa juga […]

expand_less