Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Gadget » Pixel 11 Pro Fold Gagal Bend Test Lagi, Kelemahannya di Jalur Antena

Pixel 11 Pro Fold Gagal Bend Test Lagi, Kelemahannya di Jalur Antena

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • visibility 59
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji – Google Pixel 11 Pro Fold kembali menjalani uji ketahanan ekstrem dari kanal YouTube JerryRigEverything. Hasilnya menunjukkan ada peningkatan dibanding generasi sebelumnya, terutama pada ketahanan layar luar. Namun, ponsel lipat terbaru Google itu masih gagal dalam bend test dan kembali patah di sekitar jalur antena.

Uji tersebut dilakukan oleh Zack Nelson dari JerryRigEverything melalui serangkaian pengujian mulai dari goresan, paparan panas, debu dan pasir, hingga tekanan ekstrem dengan menekuk perangkat ke arah berlawanan.

Perlu dicatat, metode semacam ini merupakan stress test yang jauh lebih ekstrem dibandingkan penggunaan sehari-hari. Hasilnya tidak berarti Pixel 11 Pro Fold akan mudah patah dalam kondisi normal, tetapi dapat memberikan gambaran mengenai titik lemah struktur perangkat ketika menerima tekanan besar.

Layar Luar Justru Tampil Mengesankan

Salah satu hasil positif datang dari layar luar Pixel 11 Pro Fold. Google menggunakan lapisan ceramic cover glass baru pada layar Super Actua 6,5 inci. Dalam pengujian JerryRigEverything, permukaannya nyaris tidak menunjukkan goresan pada level 6 skala kekerasan Mohs. Goresan yang lebih dalam baru terlihat pada level 7.

Hasil tersebut termasuk menarik karena sebagian besar layar smartphone berbasis kaca mulai menunjukkan tanda goresan pada level 6. Google sendiri sebelumnya mengklaim Pixel 11 Pro Fold sebagai Pixel Fold paling tahan yang pernah dibuat. Perusahaan menyebut konstruksinya tiga kali lebih tahan dibanding generasi sebelumnya berkat ceramic cover glass, engsel baru tanpa roda gigi, serta bagian belakang berbahan glass fiber composite.

Namun, hasil bend test menunjukkan ketahanan terhadap goresan belum otomatis berarti struktur keseluruhannya kebal terhadap tekanan ekstrem.

Patah Lagi di Jalur Antena

Masalah terbesar muncul ketika perangkat ditekuk ke arah berlawanan dari mekanisme lipat normalnya. Rangka Pixel 11 Pro Fold patah di sekitar jalur antena yang berada dekat dengan area engsel. Lokasi tersebut menarik perhatian karena pola kerusakan serupa juga terjadi pada tiga generasi Pixel Fold sebelumnya.

Dengan kata lain, dalam pengujian yang sama, titik lemah struktural tersebut kembali muncul untuk generasi keempat. Setelah rangka rusak, bagian layar depan dan panel belakang perangkat juga dapat dilepaskan relatif mudah menggunakan tangan tanpa memerlukan banyak alat.

Hasil ini tentu menjadi catatan tersendiri mengingat Google secara khusus menonjolkan peningkatan durability saat memperkenalkan Pixel 11 Pro Fold.

Namun, ada satu peningkatan penting dibanding Pixel 10 Pro Fold. Dalam bend test tahun lalu, tekanan ekstrem menyebabkan baterai Pixel 10 Pro Fold mengalami kerusakan hingga mengeluarkan asap. Pada Pixel 11 Pro Fold, kejadian tersebut tidak terulang meskipun struktur perangkat akhirnya tetap patah.

Artinya, meski perangkat belum berhasil melewati bend test, konstruksi internalnya setidaknya menunjukkan perbaikan dalam menghadapi skenario ekstrem tersebut. Namun, fakta bahwa lokasi kerusakan utama masih berada di area jalur antena menunjukkan Google masih memiliki pekerjaan rumah pada desain rangka generasi berikutnya.

Google Klaim Ketahanannya Meningkat Tiga Kali Lipat

Saat memperkenalkan Pixel 11 Pro Fold pada 12 Agustus 2026, Google memberikan perhatian cukup besar pada peningkatan konstruksinya.

Selain ceramic cover glass, Google menggunakan engsel gearless baru yang diklaim membantu melindungi layar bagian dalam. Radius lipatan engsel juga diperbesar dan lapisan kaca pada layar dalam dibuat lebih tebal untuk mengurangi crease sekaligus meningkatkan daya tahan.

Perangkat juga memiliki sertifikasi IP68 untuk perlindungan terhadap debu dan air, sebuah pencapaian yang cukup penting untuk smartphone dengan mekanisme layar lipat.

Layar dalamnya berukuran 8 inci, sementara layar luar menggunakan panel OLED 6,5 inci dengan refresh rate adaptif hingga 120Hz dan tingkat kecerahan maksimum hingga 3.600 nits.

Tidak Bisa Disamakan dengan Penggunaan Normal

Hasil JerryRigEverything tetap perlu ditempatkan dalam konteks yang tepat. Menekuk smartphone lipat dengan tenaga besar ke arah yang berlawanan bukan skenario penggunaan normal. Dalam kondisi sehari-hari, pengguna tidak seharusnya memberikan tekanan seperti itu pada perangkat.

Karena itu, kegagalan bend test tidak bisa langsung diterjemahkan sebagai bukti bahwa Pixel 11 Pro Fold tidak tahan digunakan sehari-hari. Namun, pengujian tersebut tetap menarik karena dilakukan dengan pendekatan relatif konsisten terhadap berbagai smartphone.

Ketika lokasi kerusakan yang sama muncul pada beberapa generasi perangkat, hal tersebut setidaknya memberikan petunjuk mengenai bagian struktur yang masih dapat ditingkatkan. Sebagai perbandingan, Galaxy Z Fold8 sebelumnya mampu bertahan dalam bend test serupa tanpa mengalami kerusakan struktural seperti yang terjadi pada Pixel 11 Pro Fold.

Belum Dijual Resmi di Indonesia

Pixel 11 Pro Fold mulai dipasarkan di sejumlah negara pada Agustus 2026 dengan harga mulai US$1.899. Namun, Indonesia belum termasuk dalam daftar wilayah resmi penjualan Pixel 11 Pro Fold melalui Google Store. Negara Asia yang mendapatkan perangkat tersebut antara lain India, Jepang, Singapura, dan Taiwan.

Karena itu, konsumen Indonesia yang membeli perangkat melalui jalur impor juga perlu mempertimbangkan aspek layanan purnajual dan dukungan garansi.

Pada akhirnya, hasil uji ketahanan Pixel 11 Pro Fold memperlihatkan dua sisi yang berbeda. Google berhasil meningkatkan perlindungan layar luar dan mencegah insiden baterai seperti generasi sebelumnya, tetapi bend test kembali mengungkap titik lemah di area jalur antena.

Untuk smartphone lipat premium, ketahanan memang tidak hanya ditentukan oleh seberapa sulit layarnya tergores. Desain engsel, distribusi tekanan pada rangka, serta posisi komponen struktural tetap menjadi faktor penting, terutama ketika perangkat harus bertahan menghadapi ribuan siklus buka-tutup selama masa penggunaannya.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • iPhone Fold lead

    Apple Siapkan Engsel 3D untuk iPhone Fold Printing demi Hilangkan Bekas Lipatan

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Teknoloji, China – Rumor mengenai iPhone Fold kembali mencuat. Laporan terbaru dari China menyebut bahwa ponsel lipat pertama Apple itu kemungkinan akan dibekali engsel berbasis 3D printing untuk membantu meminimalkan bekas lipatan (crease) pada layar. Jika rumor yang dihembuskan salah satu akun Weibo ini benar, ini menjadi salah satu detail teknis paling penting sejauh ini […]

  • Xbox Amazon TV

    Main Game Xbox Bisa Langsung di Smart TV

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Teknoloji, Washington – Kabar gembira buat kamu yang pengen main game AAA tapi dompet masih “teriak” kalau harus beli konsol mahal. Xbox baru saja membuat terobosan asik dengan membawa layanan cloud gaming mereka langsung ke perangkat Amazon Fire TV. Mulai minggu ini, aplikasi Xbox sudah tersedia di beberapa jajaran TV pintar dan perangkat streaming Amazon. […]

  • Google Gemini Chrome

    Google Gemini Resmi Hadir di Sidebar Chrome Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Kabar gembira bagi para “penjelajah” dunia maya di Tanah Air. Google secara resmi memperluas ketersediaan asisten cerdasnya, Gemini, ke dalam peramban (browser) Chrome di Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari gelombang perluasan kedua di kawasan Asia Pasifik, menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara teknologi maju lainnya seperti Jepang, Korea Selatan, dan Singapura. Kini, […]

  • Apple Ultra

    Jelang Era Ultra, Apple Siapkan iPhone Fold dan MacBook Layar Sentuh

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Jika kamu mengira label “Pro Max” adalah kasta tertinggi di ekosistem Apple, sebaiknya mulailah bersiap untuk standar baru yang lebih prestisius. Raksasa teknologi asal Cupertino dikabarkan tengah menyusun strategi branding ultra-premium yang akan menjadi identitas baru bagi jajaran produk tercanggih mereka. Dalam dua belas bulan ke depan, Apple diprediksi akan memperkenalkan dua […]

  • Honor Pad X8b

    Honor Pad X8b Hadir di Indonesia, Tablet Anak Harga Rp2 Jutaan

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Honor resmi menghadirkan Honor Pad X8b di Indonesia. Tablet ini menyasar keluarga modern yang membutuhkan perangkat serbaguna untuk belajar, hiburan, panggilan video, hingga aktivitas digital anak di rumah. Dengan harga mulai Rp2.999.000, Honor Pad X8b mencoba masuk ke segmen tablet terjangkau yang semakin ramai. Nilai jual utamanya ada pada layar 11 inci, […]

  • John Ternus CEO Apple

    John Ternus Resmi Gantikan Tim Cook Sebagai CEO Apple

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Teknoloji, California –  Sebuah era baru baru saja dimulai di Cupertino. Setelah hampir 15 tahun menakhodai Apple melalui transformasi raksasa, Tim Cook resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi CEO. Posisi puncak perusahaan paling bernilai di dunia ini akan diserahkan kepada John Ternus, veteran divisi hardware engineering, mulai 1 September 2026. Lalu, ke mana Tim Cook? […]

expand_less