Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Beranda » Apps » Samsung Messages Resmi Dihentikan, Ini Dampaknya untuk Pengguna Galaxy

Samsung Messages Resmi Dihentikan, Ini Dampaknya untuk Pengguna Galaxy

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, California – Samsung memastikan bahwa aplikasi pesan bawaannya, Samsung Messages, akan segera dihentikan. Aplikasi yang selama ini menjadi salah satu fitur standar di ponsel Galaxy itu dijadwalkan berakhir pada Juli 2026, setidaknya untuk pasar Amerika Serikat.

Langkah ini sebenarnya tidak datang tiba-tiba. Dalam beberapa tahun terakhir, Samsung sudah mulai menggeser peran aplikasi pesannya dan lebih banyak mengandalkan Google Messages sebagai aplikasi default di perangkat terbaru. Kini, arah tersebut akhirnya dipastikan secara resmi.

Transisi ke Google Messages Masuk Tahap Akhir

Dalam pemberitahuan yang dipublikasikan di situs resminya, Samsung menyebut bahwa pengguna disarankan untuk mulai beralih ke Google Messages agar tetap mendapatkan pengalaman berkirim pesan yang konsisten di Android.

“The Samsung Messages application will be discontinued in July 2026. Upgrade to Google Messages as your default messaging app today to maintain a consistent messaging experience on Android,”, demikan tulis Samsung melalui pemberitahuan resmi di situsnya.

Pengguna juga diminta untuk mengecek aplikasi Samsung Messages di perangkat masing-masing untuk mengetahui tanggal pasti penghentian layanan, yang kemungkinan bisa berbeda tergantung wilayah dan perangkat.

Samsung memberi catatan bahwa tidak semua pengguna akan langsung terdampak perubahan ini. Perangkat yang masih menggunakan Android 11 atau versi lebih lama disebut tetap bisa menjalankan Samsung Messages seperti biasa. Namun untuk perangkat yang lebih baru, terutama yang sudah dirilis dalam beberapa generasi terakhir, transisi ke Google Messages pada dasarnya sudah berjalan.

Artinya, bagi sebagian pengguna, perubahan ini mungkin tidak terlalu terasa karena mereka sudah lebih dulu menggunakan aplikasi pesan dari Google sebagai default.

Google Messages Sudah Jadi Standar di Perangkat Baru

Sejak beberapa tahun terakhir, Samsung memang mulai menempatkan Google Messages sebagai aplikasi utama di lini Galaxy terbaru. Model-model seperti Galaxy S25, Galaxy Z Fold6, dan Galaxy Z Flip6 sudah hadir dengan Google Messages sebagai aplikasi pesan bawaan. Bahkan, pada beberapa perangkat terbaru, Samsung Messages tidak lagi diprioritaskan atau tidak disertakan sebagai aplikasi utama.

Di pasar Amerika Serikat, pergeseran ini sudah mulai terlihat sejak era Galaxy S22, ketika Samsung mulai secara bertahap mengurangi peran aplikasi pesannya sendiri. Dengan kata lain, penghentian Samsung Messages lebih merupakan kelanjutan dari strategi yang sudah berjalan cukup lama.

Alasan di Balik Keputusan Samsung

Secara strategis, keputusan ini bisa dipahami sebagai upaya Samsung untuk menyederhanakan pengalaman pengguna. Alih-alih mempertahankan dua aplikasi dengan fungsi serupa, Samsung tampaknya memilih untuk selaras dengan ekosistem Android yang kini semakin berpusat pada layanan Google.

Google Messages sendiri terus dikembangkan, termasuk dengan dukungan RCS (Rich Communication Services), fitur keamanan yang lebih kuat, serta integrasi dengan berbagai layanan lain di Android. Bagi pengguna, pendekatan ini juga berarti pengalaman berkirim pesan yang lebih seragam, terutama saat berpindah antar perangkat Android dari berbagai merek.

Meski secara umum transisinya terlihat sederhana, Samsung juga mengingatkan bahwa pada beberapa perangkat lama, perpindahan ke Google Messages bisa berdampak pada percakapan RCS yang sedang aktif. Namun untuk SMS dan MMS biasa, layanan tetap akan berjalan seperti biasa tanpa gangguan berarti.

Samsung juga menyebut bahwa perangkat Galaxy terbaru tidak lagi bisa mengunduh Samsung Messages dari Galaxy Store, dan setelah Juli 2026, akses unduhan aplikasi tersebut akan sepenuhnya dihentikan.

Akhir dari Salah Satu Ciri Khas Galaxy

Bagi pengguna lama, Samsung Messages mungkin bukan sekadar aplikasi, tetapi bagian dari identitas Galaxy itu sendiri.

Namun seperti banyak hal lain di industri teknologi, perubahan arah produk sering kali mengikuti kebutuhan yang lebih besar, dalam hal ini, efisiensi, konsistensi pengalaman, dan integrasi ekosistem.

Dengan keputusan ini, Samsung tampaknya memilih untuk tidak lagi bersaing di ranah aplikasi pesan, dan menyerahkan peran tersebut sepenuhnya ke Google.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Google Chrome

    Update Terbesar dalam Sejarah Chrome: Kini Dilengkapi AI Bawaan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 42
    • 0Komentar

    San Fransisco – Google baru saja merilis pembaruan yang sangat signifikan untuk Chrome. Mereka menyematkan fitur berbasis AI langsung ke dalam browser, menjadikan teknologi ini sebagai bagian inti dari pengalaman berselancar di internet, bukan sekadar fitur tambahan atau ekstensi. Semua fitur baru ini ditenagai oleh model AI andalan Google, Gemini. Berikut adalah beberapa perubahan utamanya: […]

  • Lyria 3 Gemini

    Pengguna Gemini Bisa Bikin Musik dari Teks Lewat Lyria 3

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Google kembali memperluas kemampuan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) melalui Gemini, yang kini mampu membuat trek musik berdurasi 30 detik hanya dari deskripsi teks (prompt). Fitur ini ditenagai oleh Lyria 3, model generatif musik terbaru dari Google DeepMind, dan mulai dirilis dalam versi beta di aplikasi Gemini. Peluncuran awal mendukung berbagai bahasa, termasuk […]

  • Axios hacker korea utara

    Geger Axios Kena Bajak: Hacker Korea Utara Incar Developer, Apa Dampaknya di Indonesia?

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Ekosistem open source baru saja menerima “alarm” keras. Salah satu library JavaScript paling populer di dunia, Axios, dilaporkan sempat disusupi kode berbahaya oleh peretas yang diduga berafiliasi dengan Korea Utara. Insiden ini bukan masalah sepele, karena Axios adalah “tulang punggung” bagi jutaan aplikasi untuk terhubung ke internet. Kenapa Ini Menakutkan? Bagi kamu […]

  • Huawei GT Runner 2

    Gandeng Eliud Kipchoge, Huawei Siap Luncurkan GT Runner 2

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Teknoloji, Shenzhen – Bagi kamu pengguna Huawei Watch GT Runner, siap-siap karna GT Runner 2 akan diluncurkan dalam waktu dekat. Fitur apa sih yang menarik? Ya, Huawei dijadwalkan menggelar acara peluncuran global pada 26 Februari 2026, menghadirkan sejumlah perangkat baru untuk pasar internasional. Salah satu yang paling dinantikan adalah Huawei Watch GT Runner 2, penerus Watch […]

  • Samsung 6G

    Samsung Uji Teknologi 6G yang Kecepatannya Tembus 3 Gbps

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Teknoloji, Suwon – Samsung mengumumkan keberhasilan pengujian teknologi kunci yang digadang-gadang menjadi fondasi jaringan 6G di masa depan. Seperti apakah hasil dari pengujian ini? Seperti diketahui, selain dikenal sebagai produsen smartphone, Samsung juga aktif dalam riset dan pengembangan perangkat jaringan telekomunikasi, bersaing dengan pemain global seperti Ericsson, Nokia, dan Huawei dalam membangun infrastruktur generasi berikutnya. Dilansir […]

  • Windows 11 logo

    Personalisasi Windows 11 Kini Lebih Mudah dengan Themes Terbaru

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Washington – Kabar baik bagi pengguna Windows 11 yang gemar mengutak-atik tampilan desktop. Microsoft baru saja memperkenalkan bagian khusus Themes di dalam Microsoft Store. Lewat fitur ini, pengguna bisa menemukan ratusan tema pilihan, mulai dari wallpaper, skema warna, hingga elemen visual lainnya yang bisa diunduh dan dipasang hanya dengan satu klik. Kehadiran menu ini bertujuan […]

expand_less