Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Headline » Studi: Banyak Orang Tak Mampu Membedakan Wajah AI dan Manusia

Studi: Banyak Orang Tak Mampu Membedakan Wajah AI dan Manusia

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, New South Wales – Kamu yakin bisa mengenali wajah hasil kecerdasan buatan (AI)? Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa keyakinan tersebut mungkin berlebihan.

Ya, penelitian yang dilakukan oleh University of New South Wales (UNSW) dan Australian National University (ANU) menemukan bahwa sebagian besar orang kesulitan membedakan wajah manusia asli dengan wajah yang dihasilkan AI, meskipun mereka yakin mampu melakukannya.

Dalam studi tersebut, 125 partisipan diuji untuk mengidentifikasi wajah asli dan wajah buatan AI. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan rata-rata peserta hanya sedikit lebih baik dari tebak-tebakan acak.

Bahkan kelompok dengan kemampuan pengenalan wajah di atas rata-rata atau yang dikenal sebagai super-recognizers, hanya mencatat skor sedikit lebih tinggi. Mengenai temuan ini, Dr. James Dunn menjelaskan bahwa orang dengan kemampuan pengenalan wajah rata-rata hanya sedikit lebih baik dari peluang acak.

“Kami melihat bahwa orang dengan kemampuan pengenalan wajah rata-rata hanya sedikit lebih baik dari peluang acak. Bahkan super-recognizers hanya unggul tipis. Yang konsisten adalah tingkat kepercayaan diri peserta yang tinggi, meskipun tidak sejalan dengan performa mereka,” ujarnya seperti dikutip Teknoloji dari DigitalTrends, Jumat (20/2/2026).

AI Kini Menghasilkan Wajah yang Semakin Realistis

Harus diakui, perkembangan teknologi generatif membuat wajah buatan AI semakin sulit dikenali. Jika sebelumnya gambar AI mudah terdeteksi melalui kesalahan visual seperti gigi yang tidak simetris atau aksesori yang tidak konsisten, sistem generasi terbaru kini mampu menghasilkan wajah yang simetris, proporsional, dan tampak alami.

Kemajuan ini didorong oleh model generatif seperti GAN (Generative Adversarial Networks) dan diffusion models yang mampu mempelajari pola wajah manusia secara detail. Hasilnya, batas antara wajah asli dan sintetis semakin kabur, bahkan bagi pengamat berpengalaman.

Ketidakmampuan membedakan wajah AI memiliki implikasi serius di dunia nyata. Wajah sintetis kini banyak digunakan dalam profil media sosial palsu, penipuan daring, hingga identitas fiktif untuk manipulasi opini publik.

Kepercayaan Diri Tinggi, Akurasi Rendah

Salah satu temuan penting studi ini adalah kesenjangan antara kepercayaan diri dan kemampuan nyata. Banyak peserta yakin dapat mengenali wajah AI, tetapi hasil tes menunjukkan sebaliknya.

Fenomena ini berbahaya karena mendorong individu dan perusahaan mengandalkan intuisi semata dalam memverifikasi identitas digital. Penelitian tersebut menegaskan bahwa gut feeling tidak lagi cukup untuk membedakan wajah asli dari hasil AI.

Lebih lanjut, studi juga menunjukkan belum ada bukti kuat bahwa kemampuan ini dapat dilatih secara konsisten. Artinya, bahkan orang dengan kemampuan pengenalan wajah di atas rata-rata tetap rentan tertipu.

Nah, bagaimana dengan kamu? Apakah mudah atau sulit membedakan wajah asli atau buatan AI?

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • iOS 27 ok

    Daftar Lengkap Perangkat Apple yang Mendukung iOS 27, iPadOS 27, macOS 27, dan watchOS 27

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Ajang tahunan Apple WWDC 2026 akhirnya resmi digelar. Seperti biasa, panggung utama langsung diguncang oleh pengumuman jajaran sistem operasi generasi terbaru: iOS 27, iPadOS 27, macOS 27 Golden Gate, dan watchOS 27. Bagi para pengguna setia ekosistem Apple, momen ini selalu memicu satu pertanyaan krusial yang bikin ketar-ketir: “Apakah gadget yang saya […]

  • Digitalisasi bansos ilustrasi ok

    Digitalisasi Bansos Meluas, Apakah Keamanan Data Masyarakat Sudah Siap?

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, Teknoloji – Pemerintah memperluas proyek percontohan digitalisasi bantuan sosial (bansos) pada 2026 ke 41 kabupaten/kota di 25 provinsi. Menariknya, sekitar 78% lokasi piloting berada di luar Pulau Jawa yang diyakini menjadi sebuah langkah strategis untuk memastikan transformasi layanan publik menjangkau wilayah yang selama ini menghadapi tantangan akses dan infrastruktur digital. Perluasan ini menegaskan peran […]

  • Vivo V80

    Vivo V80 Rumornya Bakal Rilis Bulan Depan Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Pasar smartphone premium mid-range tampaknya bersiap menyambut standar baru dalam urusan daya tahan baterai. Vivo, yang dikenal konsisten memperbarui lini V-series mereka dua kali setahun, dilaporkan sedang bersiap meluncurkan suksesor terbarunya: Vivo V80. Bocoran terbaru dari informan gadget kenamaan di platform X, Sanju Choudhary, Jumat (10/7/2026), menyebutkan bahwa Vivo V80 dijadwalkan meluncur […]

  • Tron 2 Robot

    Tron 2: Robot Humanoid dari LimX yang Bisa Salto dan Angkat Manusia

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Shenzhen, Teknoloji – Dunia robotik kembali dibuat heboh oleh LimX Dynamics. Baru empat bulan lalu mereka memukau kita dengan robot humanoid bernama Oli, sekarang startup teknologi yang baru berumur tiga tahun ini sudah merilis mainan barunya: Tron 2. Sesuai namanya, ini adalah penerus dari Tron 1. Namun, berdasarkan video demo yang dirilis LimX hari Kamis […]

  • Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Kabar gembira buat kamu yang masih ragu beralih ke mobil listrik (EV) karena takut baterai cepat habis atau drop saat cuaca dingin. Sekelompok ilmuwan jenius dari Korea Selatan baru saja mengumumkan terobosan besar. Tim gabungan dari POSTECH, KAIST, dan Gyeongsang National University berhasil mengembangkan teknologi baterai logam lithium “tanpa anoda” (anode-free). Klaimnya […]

  • Samsung Galaxy S26

    Samsung Galaxy S26 Bisa Terhubung dengan Sinyal Satelit?

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco – Seri Samsung Galaxy S26 yang diperkirakan akan diperkenalkan dalam waktu dekat mulai menunjukkan petunjuk penting terkait fitur barunya. Seluruh model dalam lini ini, seperti Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra terpantau telah muncul dalam database Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat, sekaligus mengungkap detail awal soal kemampuan konektivitasnya. Berdasarkan […]

expand_less