Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Automotive » Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

  • account_circle Dara Harun Assegaf
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 64
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Seoul – Kabar gembira buat kamu yang masih ragu beralih ke mobil listrik (EV) karena takut baterai cepat habis atau drop saat cuaca dingin.

Sekelompok ilmuwan jenius dari Korea Selatan baru saja mengumumkan terobosan besar. Tim gabungan dari POSTECH, KAIST, dan Gyeongsang National University berhasil mengembangkan teknologi baterai logam lithium “tanpa anoda” (anode-free).

Klaimnya nggak main-main: teknologi ini bisa menggandakan kepadatan energi tanpa perlu memperbesar ukuran fisik baterai. Ini bisa jadi kunci jawaban atas masalah klasik EV: “range anxiety” alias kecemasan soal jarak tempuh.

Ukuran Sama, Tenaga Dua Kali Lipat

Tim peneliti yang dipimpin oleh Profesor Soojin Park dan Dr. Dong-Yeob Han ini memamerkan baterai dengan kepadatan energi mencapai 1.270 Wh/L.

Sebagai perbandingan, baterai lithium-ion yang dipakai di kebanyakan mobil listrik saat ini rata-rata hanya punya kepadatan sekitar 650 Wh/L.

Bagi pabrikan mobil, “kepadatan volumetrik” ini adalah segalanya. Artinya, mereka bisa menyuntikkan tenaga dua kali lipat lebih banyak ke dalam sasis mobil tanpa harus membuat bodinya jadi bengkak atau lebih berat.

Rahasianya: Buang Anoda!

Sesuai namanya, rahasia teknologi ini ada pada desain “tanpa anoda”.

Di baterai biasa, ada komponen bernama anoda grafit yang berfungsi sebagai “rumah” penyimpanan lithium. Nah, di versi baru ini, rumah itu dihilangkan. Saat baterai diisi daya (charge), ion lithium langsung menempel pada kolektor tembaga.

Dengan membuang anoda yang memakan tempat, ruang internal baterai jadi jauh lebih lega. Ruang kosong ini kemudian diisi dengan lebih banyak daya aktif. Simpel tapi brilian, kan?

Menjinakkan “Dendrit” Si Perusak Baterai

Konsep tanpa anoda ini sebenarnya sudah lama jadi “Holy Grail” (cawan suci) dunia baterai, tapi eksekusinya susah minta ampun.

Masalah utamanya adalah Dendrit. Saat lithium menempel tidak rata, ia membentuk jarum-jarum tajam (dendrit) yang bisa menusuk lapisan dalam baterai. Akibatnya fatal: bisa korsleting, umur baterai pendek, atau bahkan terbakar.

Untuk mengatasi ini, tim Korea menggunakan strategi dua langkah:

  1. Reversible Host: Mereka membuat bingkai polimer dengan nanopartikel perak. Ini berfungsi sebagai “pemandu” agar lithium menempel dengan rapi dan mulus.
  2. Elektrolit Khusus: Mereka meracik elektrolit yang menciptakan lapisan pelindung (lithium oksida dan nitrida). Lapisan ini bertindak sebagai tameng yang mencegah dendrit tumbuh, tapi tetap membiarkan aliran listrik lancar.

Semakin Dekat ke Produksi Massal

Hasil tes laboratoriumnya sangat menjanjikan. Bahkan di bawah kondisi ekstrem, baterai ini mampu mempertahankan hampir 82% kapasitasnya setelah 100 siklus pengisian.

Yang bikin optimis, mereka menguji teknologi ini menggunakan format “pouch cells” (sel kantong), bentuk yang paling mendekati baterai mobil listrik sungguhan di pasaran. Ini tanda bahwa teknologi ini bukan sekadar teori di atas kertas, tapi sangat mungkin diproduksi massal.

Memang belum ada tanggal rilis resminya, tapi temuan ini memberi harapan nyata. Masa depan di mana mobil listrik bisa jalan ribuan kilometer sekali charge dan tahan banting di segala cuaca sepertinya sudah di depan mata.

  • Penulis: Dara Harun Assegaf

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Samsung Galaxy One UI 8.5

    Galaxy S25 Mulai Kebagian One UI 8.5, Bawa Fitur Baru dari Galaxy S26

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Samsung mulai menggulirkan One UI 8.5 ke lebih banyak perangkat Galaxy. Salah satu model pertama yang mendapat pembaruan ini adalah Galaxy S25 series. Dalam pengumuman resminya, Samsung menyebut rollout One UI 8.5 dimulai dari Korea pada 6 Mei 2026, lalu menyusul wilayah lain secara bertahap. Daftar perangkat yang masuk gelombang pembaruan mencakup […]

  • WWDC 2026

    Plot Twist WWDC 2026 yang Bikin Pengguna iPhone Standar Gigit Jari

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Gelaran WWDC 2026 sukses membius pencinta teknologi lewat pameran kecerdasan buatan terbaru mereka, Apple Intelligence dan pembaruan masif Siri AI. Namun, di balik kemegahan panggung tersebut, Apple diam-diam menjatuhkan sebuah “bom” yang cukup membuat sebagian besar penggunanya gigit jari. Bukan rahasia lagi jika Apple selalu mendorong pemrosesan AI secara lokal di dalam […]

  • Soundcore Boom Go 3i

    Soundcore Boom Go 3i Resmi Masuk Indonesia, Bawa Fitur Power Bank dan Sirine Darurat

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Tren aktivitas luar ruangan seperti hiking, bersepeda, hingga tren glamping (camping mewah) kini tengah digandrungi oleh masyarakat Indonesia, khususnya kalangan urban yang mendambakan short escape di akhir pekan. Seiring dengan menjamurnya hobi outdoor ini, kebutuhan akan gawai tangguh yang tahan banting pun ikut meningkat. Melihat peluang besar tersebut, Soundcore, yang merupakan lini […]

  • netflix fifa

    Netflix Bakal Boyong Game FIFA Resmi Jelang Piala Dunia 2026

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco – Netflix tampaknya makin serius terjun ke dunia gaming. Nggak tanggung-tanggung, raksasa streaming ini baru saja mengumumkan bakal memboyong franchise sepak bola terbesar di dunia, FIFA, masuk ke dalam katalog game mereka. Rencananya, game ini bakal dirilis bertepatan dengan momen Piala Dunia 2026 (World Cup 2026). Target utamanya bukan cuma gamer yang […]

  • iPhone 18 Pro ok

    iPhone 18 Bakal Punya RAM 12GB Setara Versi Pro?

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Teknoloji, California – Bagi kamu yang sering merasa “dianakemaskan” oleh Apple karena memilih model standar ketimbang varian Pro, ada kabar segar yang patut disimak. Raksasa teknologi asal Cupertino ini dikabarkan bakal meruntuhkan tembok pemisah spesifikasi memori pada lini smartphone masa depannya. Menurut analis Dan Nystedt, sebagaimana dilansir dari MacRumors pada Jumat (24/4/2026), Apple berencana menyematkan […]

  • RUPSt ITSEC Asia

    Kebutuhan Cyber Security Melonjak, ITSEC Asia Rombak Manajemen

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Kesadaran akan pentingnya perlindungan data di Indonesia tampaknya sudah bergeser dari sekadar “pilihan” menjadi “kebutuhan mutlak”. Di tengah maraknya isu kebocoran data dan serangan siber yang kian canggih, emiten teknologi spesialis keamanan siber, PT ITSEC Asia Tbk (IDX: CYBR), mengambil langkah taktis untuk memperkokoh posisinya di pasar domestik. Melalui Rapat Umum Pemegang […]

expand_less