Update Terbesar dalam Sejarah Chrome: Kini Dilengkapi AI Bawaan
- account_circle Fajar Surya
- calendar_month Minggu, 14 Des 2025
- visibility 7
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
San Fransisco – Google baru saja merilis pembaruan yang sangat signifikan untuk Chrome. Mereka menyematkan fitur berbasis AI langsung ke dalam browser, menjadikan teknologi ini sebagai bagian inti dari pengalaman berselancar di internet, bukan sekadar fitur tambahan atau ekstensi.
Semua fitur baru ini ditenagai oleh model AI andalan Google, Gemini. Berikut adalah beberapa perubahan utamanya:
Fitur Cerdas yang Memudahkan Pengguna
- AI Langsung dari Address Bar: Kolom alamat (Omnibox) kini lebih pintar. Anda bisa bertanya atau memberikan perintah kompleks langsung di kolom tersebut tanpa perlu masuk ke halaman pencarian Google dulu.
- Analisis Multi-Tab: Ini fitur yang sangat membantu riset. Chrome bisa membandingkan dan merangkum informasi dari beberapa tab yang sedang terbuka sekaligus. Jadi, Anda tidak perlu repot membuka satu per satu tab untuk menyimpulkan isinya.
- Integrasi Google Apps: Chrome kini terhubung lebih dalam dengan aplikasi Google lainnya. Anda bisa meminta AI mengecek jadwal di Kalender, melihat rute di Google Maps, atau mencari konteks video YouTube tanpa meninggalkan halaman web yang sedang dibuka.
- Keamanan yang Ditingkatkan: Google juga memperbarui sistem deteksi penipuan (scam), penyaringan notifikasi cerdas, hingga fitur ganti kata sandi satu klik yang lebih praktis.
Mengubah Cara Kerja Browser

Langkah ini menandai perubahan mendasar pada fungsi Chrome. Dari yang tadinya hanya sekadar peramban web dengan alat bantu tambahan, kini berubah menjadi asisten cerdas yang aktif. Tujuannya adalah meminimalkan waktu yang terbuang saat berpindah-pindah tab atau aplikasi untuk mencari jawaban.
Dengan pembaruan ini, Google memosisikan Chrome sebagai pesaing langsung bagi layanan pencarian berbasis AI lainnya seperti ChatGPT Atlas dari OpenAI dan Comet milik Perplexity.
Ketersediaan
Fitur-fitur ini sebenarnya sudah diumumkan sejak September lalu, namun baru mulai digulirkan sekarang secara bertahap. Saat ini, fitur berbasis AI tersebut baru tersedia untuk pengguna Chrome di Amerika Serikat. Namun, Google berencana memperluas jangkauan wilayah dan dukungan bahasanya dalam waktu dekat.
- Penulis: Fajar Surya

Saat ini belum ada komentar