Samsung Galaxy S26 Bisa Terhubung dengan Sinyal Satelit?
- account_circle Fajar Surya
- calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
- visibility 13
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Teknoloji, San Fransisco – Seri Samsung Galaxy S26 yang diperkirakan akan diperkenalkan dalam waktu dekat mulai menunjukkan petunjuk penting terkait fitur barunya. Seluruh model dalam lini ini, seperti Galaxy S26, Galaxy S26+, dan Galaxy S26 Ultra terpantau telah muncul dalam database Federal Communications Commission (FCC) Amerika Serikat, sekaligus mengungkap detail awal soal kemampuan konektivitasnya.
Berdasarkan dokumen FCC untuk varian AS yang dilansir dari GSMArena, Kamis (29/1/2026), ketiga model Galaxy S26 tercatat mendukung teknologi Supplemental Coverage from Space (SCS) dan Non-Terrestrial Network (NTN). Kehadiran dua teknologi tersebut menjadi indikasi kuat bahwa Samsung tengah menyiapkan dukungan komunikasi satelit pada generasi flagship terbarunya.
Bisa Kirim Pesan Tanpa Sinyal Seluler
Dengan dukungan SCS dan NTN, Galaxy S26 berpotensi memungkinkan pengguna mengirim dan menerima pesan teks melalui satelit, terutama di wilayah yang tidak terjangkau jaringan seluler konvensional. Konsep ini sejalan dengan pengembangan standar NTN oleh 3GPP, yang memang dirancang untuk menghadirkan konektivitas dasar di area terpencil, kondisi darurat, atau wilayah dengan infrastruktur terbatas.
Meski demikian, fitur komunikasi satelit ini diperkirakan tidak langsung tersedia secara global. Seperti yang terjadi pada beberapa ponsel flagship lain, implementasinya kemungkinan akan dibatasi pada negara atau wilayah tertentu, tergantung regulasi dan dukungan operator setempat.
Konektivitas Lengkap: Wi-Fi 7 hingga UWB
Selain kemampuan satelit, dokumen FCC juga mengonfirmasi bahwa seri Galaxy S26 akan dibekali fitur konektivitas terkini. Ponsel ini tercatat mendukung Wi-Fi 7, yang menawarkan kecepatan lebih tinggi dan latensi lebih rendah dibanding Wi-Fi 6E. Teknologi ini ideal untuk aktivitas berat seperti streaming resolusi tinggi, cloud gaming, hingga transfer data berukuran besar.
Tak hanya itu, Galaxy S26 juga akan membawa Bluetooth Low Energy (LE) untuk efisiensi daya, NFC untuk pembayaran digital dan akses pintar, serta Ultra Wideband (UWB) yang mendukung pelacakan perangkat secara presisi dan fitur ekosistem pintar Samsung.
Potensi Kerja Sama Samsung dan Skylo
Menariknya, muncul indikasi bahwa Samsung kemungkinan akan bermitra dengan Skylo, perusahaan penyedia layanan konektivitas satelit berbasis NTN. Dugaan ini menguat setelah laporan sebelumnya mengaitkan Exynos Modem 5410 dengan dukungan komunikasi satelit.
Skylo sendiri dikenal sebagai salah satu pemain utama dalam layanan NTN yang telah bekerja sama dengan berbagai produsen chipset dan operator global. Jika kolaborasi ini terwujud, Samsung berpeluang menghadirkan layanan pesan dan panggilan darurat via satelit secara lebih luas dan terintegrasi.
Langkah Strategis Galaxy S26 di Pasar Flagship
Kehadiran komunikasi satelit pada Galaxy S26 menandai langkah strategis Samsung dalam memperkuat posisi di pasar smartphone premium. Fitur ini tidak hanya menambah nilai dari sisi teknologi, tetapi juga relevan untuk kebutuhan keselamatan, perjalanan, dan penggunaan di area dengan konektivitas terbatas.
Baca juga: Samsung One UI Jadi Android Skin Favorit Tahun Ini!
Dengan kombinasi dukungan satelit, Wi-Fi 7, dan teknologi konektivitas mutakhir, Galaxy S26 berpotensi menjadi salah satu ponsel flagship paling lengkap yang dirilis Samsung sejauh ini. Tinggal menunggu pengumuman resmi untuk mengetahui sejauh mana fitur-fitur tersebut akan tersedia bagi pengguna di berbagai negara, termasuk Indonesia.
- Penulis: Fajar Surya

Saat ini belum ada komentar