Indosat Gandeng Qualcomm Bikin Sinyal Makin Kencang Berkat Teknologi Naga
- account_circle Fajar Surya
- calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali membuat gebrakan teknologi. Demi memanjakan pelanggan dengan kualitas sinyal yang lebih prima, operator seluler ini resmi menggandeng raksasa teknologi global, Qualcomm.
Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama biasa, tapi sebuah langkah strategis untuk menyuntikkan kecerdasan buatan (AI) langsung ke jantung jaringan Indosat.
Fokus utama dari kemitraan ini adalah penerapan teknologi bernama Qualcomm® Dragonwing™ RAN Automation Suite. Meskipun namanya terdengar seperti jurus di film fiksi ilmiah, fungsinya sangat nyata dan krusial.
Secara sederhana, Indosat memanfaatkan kemampuan AI canggih dari Qualcomm untuk mengelola lalu lintas data dan infrastruktur jaringan mereka secara otomatis.
Apa untungnya?
- Optimasi Jaringan: AI akan mendeteksi kebutuhan jaringan secara real-time, sehingga koneksi internet pengguna bisa lebih stabil.
- Efisiensi Biaya: Operasional menara dan perangkat jaringan jadi lebih hemat energi dan biaya.
- Pengalaman Pengguna: Ujung-ujungnya, pelanggan Indosat bisa menikmati pengalaman digital yang lebih mulus, entah itu saat streaming, main game, atau scrolling medsos.
Langkah Menuju Transformasi Digital
Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyebut langkah ini sebagai tonggak penting.
“Penerapan Dragonwing RAN Automation Suite menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi jaringan Indosat… Fitur otomatisasi berbasis AI ini kami integrasikan guna mendorong kinerja jaringan ke level optimal,” ujar Desmond.
Sementara itu, Ofir Zemer dari Qualcomm Technologies menambahkan bahwa solusi ini dirancang untuk menyederhanakan manajemen jaringan yang super kompleks. Dengan bantuan AI/ML (Machine Learning), Indosat bisa mengelola jaringan dengan lebih fleksibel dan tangguh.
Masa Depan Internet Indonesia
Menariknya, proyek canggih ini tidak hanya melibatkan dua pihak. Ada peran PT Lintas Teknologi Indonesia sebagai mitra integrator. Dengan pengalaman mereka, proses instalasi dan adaptasi teknologi baru ini di sistem Indosat bisa berjalan mulus.
Kolaborasi Indosat dan Qualcomm ini menjadi bukti bahwa era pengelolaan jaringan secara manual sudah mulai ditinggalkan. Dengan jaringan yang lebih “cerdas” dan efisien berkat AI, Indosat mempertegas posisinya untuk terus mendorong Indonesia ke masa depan yang lebih terhubung.
Bagi kita para pengguna, tentu saja harapannya satu: sinyal makin kencang, kuota makin irit, dan loading makin cepat!
- Penulis: Fajar Surya

Saat ini belum ada komentar