Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Technology » NTT DATA dan AWS Berkolaborasi Dorong Adopsi Agentic AI di Perusahaan

NTT DATA dan AWS Berkolaborasi Dorong Adopsi Agentic AI di Perusahaan

  • account_circle Fajar Surya
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Tokyo – NTT DATA dan Amazon Web Services (AWS) resmi menandatangani kerja sama strategis multi-tahun yang berfokus pada modernisasi sistem lama (legacy systems), adopsi agentic AI, serta percepatan inovasi lintas industri. Kolaborasi ini menyasar perusahaan besar yang ingin bertransformasi dari sekadar uji coba teknologi menuju penerapan AI berskala besar yang berdampak nyata pada bisnis.

Melalui kerja sama ini, NTT DATA akan menggabungkan keahliannya dalam transformasi cloud, modernisasi cloud-native, dan pengembangan agentic AI dengan skala serta ekosistem layanan AWS yang telah digunakan jutaan organisasi global.

Modernisasi Sistem Kritis dan Fondasi Cloud yang Aman

Kolaborasi NTT DATA dan AWS diposisikan untuk menghadirkan solusi enterprise yang dirancang khusus, terutama bagi organisasi dengan sistem misi-kritis dan kebutuhan regulasi tinggi. Fokus utamanya meliputi:

  • Modernisasi beban kerja penting (mission-critical workloads)
  • Pembangunan fondasi cloud yang aman dan terukur
  • Penerapan AI yang menghasilkan outcome bisnis yang terukur

Pendekatan ini dinilai relevan bagi sektor-sektor seperti keuangan, pemerintahan, kesehatan, dan industri dengan pertumbuhan tinggi yang menghadapi tekanan regulasi sekaligus tuntutan inovasi digital.

Sebagai bagian dari kerja sama, NTT DATA akan membantu perusahaan memigrasikan workload on-premises ke AWS, memanfaatkan berbagai layanan AI dan analitik, serta mendukung kebutuhan kedaulatan data (data residency), khususnya bagi pemerintah dan perusahaan di Eropa.

NTT DATA menyebut akan menghadirkan “sovereign-by-design cloud solutions”, yakni layanan cloud dan managed services yang sejak awal dirancang untuk memenuhi persyaratan kepatuhan regulasi dan otonomi operasional. Pendekatan ini selaras dengan kehadiran AWS European Sovereign Cloud, yang ditujukan untuk membantu organisasi Eropa memenuhi aturan ketat terkait perlindungan data, keamanan, dan kontrol operasional.

Isu kedaulatan data sendiri semakin penting, seiring diperketatnya regulasi seperti GDPR dan meningkatnya perhatian pemerintah terhadap lokasi penyimpanan serta pengelolaan data sensitif.

Untuk mendukung ambisi tersebut, NTT DATA membentuk AWS Business Group khusus yang saat ini telah didukung sekitar 11.000 profesional bersertifikasi AWS. Perusahaan juga berencana menambah 10.000 sertifikasi AWS baru dalam tiga tahun ke depan, menandakan investasi serius pada pengembangan talenta cloud dan AI.

Selain layanan teknis, kedua perusahaan juga akan menjalankan program co-innovation, pelatihan, sertifikasi lanjutan, serta berbagai acara klien untuk mempercepat adopsi teknologi cloud dan AI di tingkat enterprise.

Agentic AI Jadi Fokus Baru Transformasi Enterprise

Dalam pernyataannya, Abhijit Dubey, President dan CEO NTT DATA, menegaskan bahwa cloud dan AI kini menjadi fondasi utama transformasi perusahaan. Menurutnya, kerja sama strategis dengan AWS bertujuan membantu klien melampaui fase eksperimen dan mulai menerapkan AI secara bertanggung jawab, aman, dan berdampak langsung terhadap bisnis.

Dari sisi AWS, Greg Pearson, VP AWS Global Sales, menyebut kolaborasi ini akan membantu lebih banyak organisasi enterprise membuka potensi cloud dan AI untuk memodernisasi operasional, sekaligus mempercepat inovasi. Pendekatan berbasis arsitektur industri, pengalaman pelanggan berbasis AI, serta dukungan kepatuhan regulasi disebut sebagai keunggulan utama kerja sama ini.

Tren Kolaborasi Agentic AI Makin Menguat

Kolaborasi NTT DATA dan AWS bukanlah kasus tunggal. Dalam beberapa waktu terakhir, agentic AI yang dikenal sebagai AI yang tidak hanya merespons perintah, tetapi mampu mengambil tindakan terstruktur dalam sistem bisnis, telah menjadi fokus banyak perusahaan besar.

Pekan lalu, misalnya, e& dan IBM mengumumkan kerja sama untuk mengembangkan agentic AI kelas enterprise yang difokuskan pada kebijakan, risiko, dan kepatuhan. Proyek tersebut bertujuan melampaui chatbot berbasis NLP tradisional menuju AI yang terkelola, berorientasi aksi, dan terintegrasi langsung ke sistem inti perusahaan.

Tren ini menunjukkan bahwa dunia enterprise mulai melihat agentic AI bukan sekadar alat bantu, melainkan komponen strategis dalam pengambilan keputusan dan otomasi proses bisnis.

Kerja sama strategis antara NTT DATA dan AWS mencerminkan pergeseran penting dalam transformasi digital enterprise. Fokus tidak lagi berhenti pada adopsi cloud atau uji coba AI, melainkan pada penerapan AI yang aman, patuh regulasi, dan menghasilkan nilai bisnis nyata.

Baca juga: Mengungkap Ambisi Elon Musk Bangun Data Center Berbasis AI di Luar Angkasa

Di tengah meningkatnya kompleksitas regulasi dan persaingan global, kolaborasi seperti ini berpotensi menjadi model baru bagi perusahaan yang ingin memodernisasi sistem lama sekaligus memanfaatkan AI secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

  • Penulis: Fajar Surya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pavel Durov lead

    Pavel Durov Tawarkan Program Bayi Tabung dan Warisan Triliunan

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Asmara
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Teknoloji, Dubai – Kelakuan para miliarder teknologi memang sering bikin geleng-geleng kepala. Setelah Elon Musk yang rajin “mencetak” keturunan, kini giliran Pavel Durov, pendiri aplikasi pesan instan Telegram, yang bikin geger jagat maya. Pria berusia 41 tahun ini dikabarkan menawarkan biaya program bayi tabung (IVF) gratis bagi wanita yang bersedia menggunakan spermanya. Tawaran ini bukan […]

  • iOS-26.2-Glass-Feature

    Fitur Tersembunyi iOS 26.2 Ini Bikin iPhone Kamu ‘Berkedip’ Saat Ada Notifikasi!

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Apple baru saja meluncurkan iOS 26.2. Di saat semua orang sibuk membicarakan pembaruan canggih pada aplikasi bawaan sistem, ada satu fitur “tersembunyi” yang justru mungkin paling berguna buat keseharian kita—terutama buat kamu yang sering kelewatan notifikasi. Selain perbaikan rutin pada Reminders, Podcasts, dan Apple Music, update kali ini membawa cara baru bagi iPhone untuk “berteriak” […]

  • SK Telecom

    Data Pengguna Bocor, SK Telecom Wajib Bayar Kompensasi Triliunan Won

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Dara Asmara
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Kabar kurang sedap datang dari raksasa telekomunikasi Korea Selatan, SK Telecom. Setelah sempat bikin heboh karena kasus peretasan besar-besaran, kini mereka harus siap-siap merogoh kocek lebih dalam untuk ganti rugi. Seperti dilansir Reuters, Badan perlindungan konsumen Korea Selatan pada hari Minggu (21/12/2025) secara resmi menyatakan akan memerintahkan SK Telecom untuk memberikan kompensasi […]

  • Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    Baterai Tanpa Anoda Ini Bikin Jarak Tempuh Mobil Listrik Makin Jauh

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Asmara
    • visibility 8
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Kabar gembira buat kamu yang masih ragu beralih ke mobil listrik (EV) karena takut baterai cepat habis atau drop saat cuaca dingin. Sekelompok ilmuwan jenius dari Korea Selatan baru saja mengumumkan terobosan besar. Tim gabungan dari POSTECH, KAIST, dan Gyeongsang National University berhasil mengembangkan teknologi baterai logam lithium “tanpa anoda” (anode-free). Klaimnya […]

  • netflix fifa

    Netflix Bakal Boyong Game FIFA Resmi Jelang Piala Dunia 2026

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Dara Asmara
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco – Netflix tampaknya makin serius terjun ke dunia gaming. Nggak tanggung-tanggung, raksasa streaming ini baru saja mengumumkan bakal memboyong franchise sepak bola terbesar di dunia, FIFA, masuk ke dalam katalog game mereka. Rencananya, game ini bakal dirilis bertepatan dengan momen Piala Dunia 2026 (World Cup 2026). Target utamanya bukan cuma gamer yang […]

  • Elon Musk AI

    Mengungkap Ambisi Elon Musk Bangun Data Center Berbasis AI di Luar Angkasa

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Fajar Surya
    • visibility 13
    • 0Komentar

    Teknoloji, Washington – Wacana pusat data kecerdasan buatan (AI) di luar angkasa kembali mencuri perhatian setelah laporan eksklusif Reuters mengungkap rencana penggabungan SpaceX dan xAI, dua perusahaan milik Elon Musk. Jika terealisasi, langkah ini berpotensi mempercepat ambisi Musk membangun data center berbasis satelit untuk mendukung pengembangan AI, sekaligus memperkuat posisinya dalam persaingan global melawan raksasa […]

expand_less