Tips & Trick
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Technology » NTT DATA dan AWS Berkolaborasi Dorong Adopsi Agentic AI di Perusahaan

NTT DATA dan AWS Berkolaborasi Dorong Adopsi Agentic AI di Perusahaan

  • account_circle Fajar Surya
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Teknoloji, Tokyo – NTT DATA dan Amazon Web Services (AWS) resmi menandatangani kerja sama strategis multi-tahun yang berfokus pada modernisasi sistem lama (legacy systems), adopsi agentic AI, serta percepatan inovasi lintas industri. Kolaborasi ini menyasar perusahaan besar yang ingin bertransformasi dari sekadar uji coba teknologi menuju penerapan AI berskala besar yang berdampak nyata pada bisnis.

Melalui kerja sama ini, NTT DATA akan menggabungkan keahliannya dalam transformasi cloud, modernisasi cloud-native, dan pengembangan agentic AI dengan skala serta ekosistem layanan AWS yang telah digunakan jutaan organisasi global.

Modernisasi Sistem Kritis dan Fondasi Cloud yang Aman

Kolaborasi NTT DATA dan AWS diposisikan untuk menghadirkan solusi enterprise yang dirancang khusus, terutama bagi organisasi dengan sistem misi-kritis dan kebutuhan regulasi tinggi. Fokus utamanya meliputi:

  • Modernisasi beban kerja penting (mission-critical workloads)
  • Pembangunan fondasi cloud yang aman dan terukur
  • Penerapan AI yang menghasilkan outcome bisnis yang terukur

Pendekatan ini dinilai relevan bagi sektor-sektor seperti keuangan, pemerintahan, kesehatan, dan industri dengan pertumbuhan tinggi yang menghadapi tekanan regulasi sekaligus tuntutan inovasi digital.

Sebagai bagian dari kerja sama, NTT DATA akan membantu perusahaan memigrasikan workload on-premises ke AWS, memanfaatkan berbagai layanan AI dan analitik, serta mendukung kebutuhan kedaulatan data (data residency), khususnya bagi pemerintah dan perusahaan di Eropa.

NTT DATA menyebut akan menghadirkan “sovereign-by-design cloud solutions”, yakni layanan cloud dan managed services yang sejak awal dirancang untuk memenuhi persyaratan kepatuhan regulasi dan otonomi operasional. Pendekatan ini selaras dengan kehadiran AWS European Sovereign Cloud, yang ditujukan untuk membantu organisasi Eropa memenuhi aturan ketat terkait perlindungan data, keamanan, dan kontrol operasional.

Isu kedaulatan data sendiri semakin penting, seiring diperketatnya regulasi seperti GDPR dan meningkatnya perhatian pemerintah terhadap lokasi penyimpanan serta pengelolaan data sensitif.

Untuk mendukung ambisi tersebut, NTT DATA membentuk AWS Business Group khusus yang saat ini telah didukung sekitar 11.000 profesional bersertifikasi AWS. Perusahaan juga berencana menambah 10.000 sertifikasi AWS baru dalam tiga tahun ke depan, menandakan investasi serius pada pengembangan talenta cloud dan AI.

Selain layanan teknis, kedua perusahaan juga akan menjalankan program co-innovation, pelatihan, sertifikasi lanjutan, serta berbagai acara klien untuk mempercepat adopsi teknologi cloud dan AI di tingkat enterprise.

Agentic AI Jadi Fokus Baru Transformasi Enterprise

Dalam pernyataannya, Abhijit Dubey, President dan CEO NTT DATA, menegaskan bahwa cloud dan AI kini menjadi fondasi utama transformasi perusahaan. Menurutnya, kerja sama strategis dengan AWS bertujuan membantu klien melampaui fase eksperimen dan mulai menerapkan AI secara bertanggung jawab, aman, dan berdampak langsung terhadap bisnis.

Dari sisi AWS, Greg Pearson, VP AWS Global Sales, menyebut kolaborasi ini akan membantu lebih banyak organisasi enterprise membuka potensi cloud dan AI untuk memodernisasi operasional, sekaligus mempercepat inovasi. Pendekatan berbasis arsitektur industri, pengalaman pelanggan berbasis AI, serta dukungan kepatuhan regulasi disebut sebagai keunggulan utama kerja sama ini.

Tren Kolaborasi Agentic AI Makin Menguat

Kolaborasi NTT DATA dan AWS bukanlah kasus tunggal. Dalam beberapa waktu terakhir, agentic AI yang dikenal sebagai AI yang tidak hanya merespons perintah, tetapi mampu mengambil tindakan terstruktur dalam sistem bisnis, telah menjadi fokus banyak perusahaan besar.

Pekan lalu, misalnya, e& dan IBM mengumumkan kerja sama untuk mengembangkan agentic AI kelas enterprise yang difokuskan pada kebijakan, risiko, dan kepatuhan. Proyek tersebut bertujuan melampaui chatbot berbasis NLP tradisional menuju AI yang terkelola, berorientasi aksi, dan terintegrasi langsung ke sistem inti perusahaan.

Tren ini menunjukkan bahwa dunia enterprise mulai melihat agentic AI bukan sekadar alat bantu, melainkan komponen strategis dalam pengambilan keputusan dan otomasi proses bisnis.

Kerja sama strategis antara NTT DATA dan AWS mencerminkan pergeseran penting dalam transformasi digital enterprise. Fokus tidak lagi berhenti pada adopsi cloud atau uji coba AI, melainkan pada penerapan AI yang aman, patuh regulasi, dan menghasilkan nilai bisnis nyata.

Baca juga: Mengungkap Ambisi Elon Musk Bangun Data Center Berbasis AI di Luar Angkasa

Di tengah meningkatnya kompleksitas regulasi dan persaingan global, kolaborasi seperti ini berpotensi menjadi model baru bagi perusahaan yang ingin memodernisasi sistem lama sekaligus memanfaatkan AI secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

  • Penulis: Fajar Surya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vivo V80

    Vivo V80 Rumornya Bakal Rilis Bulan Depan Bawa Baterai Jumbo 7.200 mAh

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 217
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Pasar smartphone premium mid-range tampaknya bersiap menyambut standar baru dalam urusan daya tahan baterai. Vivo, yang dikenal konsisten memperbarui lini V-series mereka dua kali setahun, dilaporkan sedang bersiap meluncurkan suksesor terbarunya: Vivo V80. Bocoran terbaru dari informan gadget kenamaan di platform X, Sanju Choudhary, Jumat (10/7/2026), menyebutkan bahwa Vivo V80 dijadwalkan meluncur […]

  • iPhone Lipat

    Bocoran iPhone Fold: Mirip iPad Mini Versi Saku?

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Teknoloji, San Fransisco – Rumor soal iPhone fold memang sudah lama beredar, tapi kali ini bocorannya terasa lebih “daging”. Laporan terbaru dari iPhone-ticker.de yang dikutip Teknoloji, Selasa (23/12/2025) mengungkap bahwa para pembuat aksesoris ternyata sudah mulai bersiap menyambut perangkat lipat pertama dari Apple ini. Bukan sekadar isu kosong, situs tersebut mengklaim telah melihat gambar CAD […]

  • Huawei Watch GT Runner 2

    Huawei Watch GT Runner 2 Resmi Meluncur dengan Fitur Marathon Pintar

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Teknoloji, Shenzhen – Huawei kembali menyasar segmen olahraga serius lewat peluncuran Watch GT Runner 2 dalam ajang bertajuk “Now is Your Run”. Perangkat ini merupakan penerus Watch GT Runner (2021) dan dirancang khusus dari nol untuk pelari, bukan sekadar smartwatch umum dengan fitur lari tambahan. Dalam peluncurannya, Huawei menjanjikan peningkatan signifikan pada akurasi GPS, insight […]

  • Samsung Galaxy Ring 2

    Samsung Konfirmasi Kehadiran Galaxy Ring 2 dan Berpeluang Dukung iPhone!

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Teknoloji, Seoul – Persaingan di ranah teknologi pelacak kesehatan (health-wearable) tampaknya akan semakin memanas. Setelah sukses meluncurkan cincin pintar pertamanya pada tahun 2024 silam, raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, akhirnya resmi memecah keheningan dengan mengonfirmasi bahwa generasi penerusnya, Galaxy Ring 2, kini sedang dalam tahap pengembangan aktif. Konfirmasi ini datang langsung dari Dr. Hon […]

  • Pemerintah UEA

    Pemerintah UEA Resmi Larang Anak di Bawah 15 Tahun Punya Akun Medsos

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 19
    • 0Komentar

    Teknoloji, Dubai – Langkah super berani dan ekstrem baru saja diambil oleh Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA). Demi melindungi generasi mudanya dari dampak buruk dunia maya, UEA secara resmi mengesahkan undang-undang yang melarang total anak-anak di bawah usia 15 tahun untuk memiliki atau membuat akun media sosial. Aturan baru ini memicu perdebatan hangat di tingkat […]

  • Lazada Nestle AI LazzieCHat

    Lazada dan Nestlé Hadirkan Asisten AI LazzieChat di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Dara Harun Assegaf
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Teknoloji, Jakarta – Pernahkah kamu merasa bingung saat memilih produk nutrisi di aplikasi belanja? Deskripsi yang panjang dan istilah medis yang rumit sering kali membuat kita ragu. Memahami dilema ini, Lazada kembali berkolaborasi dengan Nestlé dalam ajang Regional Super Brand Day 2026 yang digelar serentak pada 23 April di lima negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia. […]

expand_less